Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers
Tampilkan postingan dengan label JKT48. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JKT48. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Februari 2013

Ganbatte!!

Shiroi Shirt (JKT48)


Pakai baju putih / perasaan baru
Kesedihan dan kesulitan / ayo kita cuci
Bekas air mata / juga 'kan segera hilang
Pasti ada hari yang cerah
Ada kamu yang menyilaukan...

Bila berjalan di jalan yang panjang / adakalanya mobil cipratkan lumpur
Kotoran burung tiba-tiba jatuh / adakalanya juga menumpahkan jus
Tidak usah terus bersedih / pakaian yang kotor
Daripada menangisi kesialan / ayo ketawa

Karenanya / pakai baju putih / dengan bau mentari
Terlahir lagi / saat itu / dirimu yang baru
Kegagalan itu tiada yang peduli
Karena pasti hal yang menyenangkan
Esok pasti akan / menunggu...

Baju yang dirimu kenakan sekarang / walaupun sudah usang / robek di sana-sini
Hal yang paling penting adalah / p'rasaan selalu putih dan suci
Menangis itu juga hal perlu / robek pun tidak apa
Tanpa rasa takut terkotori / jalanilah hidup...

Ya betul..
Pakai baju putih / perasaan baru 
Kesedihan dan kesulitan / ayo kita cuci
Bekas air mata / juga kan segera hilang
Pasti ada hari yang cerah
Ada kamu yang menyilaukan...

Karenanya / pakai baju putih / dengan bau mentari
Terlahir lagi / saat itu / dirimu yang baru
Kegagalan itu tiada yang peduli
Karena pasti hal yang menyenangkan
Esok pasti akan / menunggu...

Pakai baju putih / perasaan baru 
Kesedihan dan kesulitan / ayo kita cuci
Bekas air mata / juga 'kan segera hilang
Pasti ada hari yang cerah
Ada kamu yang menyilaukan...


Untuk siapa pun (termasuk diriku) yang pernah, sedang atau suatu saat (mungkin) menemui masa-masa terpuruk, merasa sendiri, sedih, malu, kecewa, atau marah. Sesungguhnya tidak ada hal yang abadi, termasuk hal yang pernah kita anggap sebagai kesialan.

Mustahil ada seseorang yang tidak pernah mengalami kejadian buruk. Mereka yang sukses, baru akan dikatakan sukses karena sebelumnya pernah gagal, mereka yang disebut kaya (bukan keturunan) juga berawal dari masa-masa sulit mengumpulkan selembar dua lembar uang. Mereka yang pandai berbicara di depan umum, juga diawali oleh kegugupan yang luar biasa saat pertama kali melakukannya.

Memang kadang sulit memaafkan diri sendiri, saat menyadari kegagalan yang terjadi lebih diakibatkan oleh kelalaian/kekhilafan diri. Tapi cobalah melembutkan hati, maafkan diri sendiri, sambil bertekad untuk melakukan suatu perubahan. Yakin, suatu saat kita juga bisa seperti mereka, menjadi pribadi yang bersinar dengan tercapainya satu persatu impian kita. Semangat ^_^.


*nb: Saya bukan motivator, bukan juga orang yang bergelar cerdas, sukses, atau kaya. Saya bukan siapa-siapa. Hanya ingin berbagi semangat. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari segala hal yang terjadi di kehidupan ini, baik suka atau pun duka.

read more »

Selasa, 22 Januari 2013

Maafkan Summer ^_^

Sekarang mencoba lagi posting lirik salah satu lagu yang kusuka. Masih diketik dengan usaha sendiri mendengarkan lagunya berulang-ulang. Diketiknya sih sudah dari kapan tahu, tapi cuma tersimpan di file notepad. Mumpung belum muncul ide baru buat menulis lagi, ya lebih baik memancing ide dengan cara menulis, walau hanya satu paragraf pembuka sebelum lirik Summer dari JKT48 muncul di sini. Sengaja memakai garis miring, supaya lebih jelas pemenggalan kalimatnya. Mari bernyanyi :).

Summer (JKT48)

Dirimu/ duduk memeluk lutut / di pinggiran geladak
Menghitung banyaknya ombak / datang mendekat
Diriku/ ada di sampingmu / seakan mau mengganggu
Saat sengaja ajak bicara / kau memukul bahuku
Laut yang sangatlah biru / menyerupai kasih sayang
Yang mempelajari / suatu arti / garis keabadian

Maafkan summer / menyilaukan
Saat tatap wajahmu dari samping / dalam hatiku ingin menyentuhmu lembut / keisenganku saja
Maafkan summer / cinta ini
Meskipun hanya teman / terasa sedih
Hanya angin laut yang sejak dari dulu / bertiup menujuku
Maafkan summer.....

Burung / layang-layang putih / mengelilingi langit
seperti memanasi / ayo cepat katakan
Aku pun diseling bercanda / melepas sepatu sneakers
Ketika lari sekuat tenaga / bagai melarikan diri

Bersama habisnya napas / debaran ini menyedihkan
Walau kuhitung deburan ombak / tak akan ada habisnya

Tetaplah summer / kita berdua / disinari cerahnya / matahari
Perasaanku ini akan terus berlanjut / apapun yang terjadi
Tetaplah summer / lebih jauh / menuju cakrawala / ujung sana
Aku pun sendirian menapak langkah kaki / tak mampu bilang suka
Tetaplah summer.....

Pasir pantai putih bersih / seperti perasaan jujur
Yang memaksaku tuk minta maaf / sayang yang terlalu dalam

Maafkan summer / menyilaukan
Saat tatap wajahmu dari samping / dalam hatiku ingin menyentuhmu lembut / keisenganku saja
Maafkan summer / cinta ini
Meskipun hanya teman / terasa sedih
Hanya angin laut yang sejak dari dulu / bertiup menujuku
Maafkan summer...
read more »

Senin, 21 Januari 2013

Lagu-Lagu Dari Jepang Itu...

Pernah suatu ketika tanpa sengaja membaca komentar seseorang yang heran dengan larangan pacaran untuk anggota JKT48, tetapi mengapa mereka banyak menyanyikan lagu tentang cinta? Meski tidak terlibat langsung dengan pembicaraan di suatu forum tersebut, tapi menurut Saya hal tersebut masih dikatakan wajar. Mengapa? Karena normalnya sejak usia remaja, semua orang akan merasakan hal tersebut walau tidak semuanya menjadi pelaku pacaran.

Coba perhatikan lirik-lirik pada lagu yang bertemakan cinta (karena masih ada lagu yang memotivasi semangat dalam bekerja keras), mayoritas sekedar ingin mengungkapkan isi hati ala ABG atau remaja kan? Bukan lirik lagu cinta ala orang dewasa yang rumit, penuh konflik, atau membuat galau berkepanjangan. Jadi lirik lagu mereka justru mau memberitahu dunia, supaya tidak terlalu galau nan mellow kalau sudah terjangkit virus merah jambu. Kalau suka sama seseorang katakan jika berani, atau memilih diam pun boleh. Jika hanya merasa cinta sepihak juga tidak perlu terlalu menjadikannya sebuah beban, karena "Cinta itu suara yang tak mengharapkan jawaban, tapi dikirimkan satu arah" (Karena Kusuka Dirimu, JKT48).

Awalnya sempat bingung dengan lirik-lirik lagu JKT48, karena tempo lagu yang cepat dan beberapa pelafalan bahasa Inggris dengan aksen Jepang yang masih asing di telinga. Ternyata setelah mengetahui lirik-liriknya, menyadari suatu fakta bahwa mayoritas lagu Jepang (berbahasa Jepang atau sudah diterjemahkan ke bahasa lain) memiliki makna yang tersirat. Pemilihan kata-kata agak tingkat dewa, jadi kalau hanya mendengar satu kali masih sedikit bingung maksud dari lagunya. Misalnya di lagu Bunga Sakura dari JKT48 pada lirik "...Sampai tujuan yang Aku ingin, langit biru menunggu diriku, mana yang lebih dulu memutuskan kita, bagaimana pun juga boleh..." Maksud dari penggalan lirik itu, kurang lebih kita harus mengusahakan berbagai cara untuk meraih impian. Kalau tidak salah lagu itu menceritakan seseorang yang bertekad bisa menyusul orang yang sudah sukses lebih dulu. Hanya dianalogikan dengan sekolah, kelulusan kakak kelas, yang lagu tersebut cocok dinyanyikan pada hari perpisahan.

Kemudian kalau ingat lirik lagu dari film kartun Kobo Chan, "Di dunia ini semua hal bisa terjadi, dan apa yang akan terjadi kita tak akan pernah mengetahui... Marilah kita hadapi pasti ada jalan keluar, hari ini entah siapa yang akan bahagia..." Enggak tahu karena level pemikiran anak-anak di Jepang yang lebih dewasa dari kita, atau memang orang Jepang memiliki ciri khas nyiptain lagu dengan lirik yang tidak mudah ditebak maknanya ya? Tapi itu yang menjadi daya tarik dari lagu-lagu yang berasal dari Jepang. Pendengarnya seolah diajarkan memikirkan makna tersirat dari sebuah lagu. Berikut ini lirik lagu yang  berkesan unik dari segi pemilihan kata-katanya.

"....Mungkin seperti perasaan sekuntum bunga saat dia akan mekar..." (Heavy Rotation, JKT48). Tidak terbayang sebelumnya kalau bisa menganalogikan perasaan hati dengan bunga yang mau mekar.

"Bila berjalan, di jalanan panjang adakalanya mobil cipratkan lumpur, kotoran burung tiba-tiba jatuh, adakalanya juga menumpahkan jus..." "....Daripada menangisi kesialan, ayo tertawa..." (Shiroi Shirt, JKT48). kecipratan genangan air, ketiban kotoran burung, numpahin minuman di depan orang banyak, its' real happened in my past time (curcol deh), dan segala jenis hal lain yang membuat kita merasa jadi manusia sial . Tidak perlu malu atau menangisi kesialan, cukup ganti baju (baca: bangkit), tidak usah memperdulikan tatapan/omongan orang lain, tetap semangat meraih masa depan. Ganbatte!

Satu lagi keunikan yang menurut Saya menjadi ciri khas lagu-lagu asal Jepang. Yaitu meminimalkan pengulangan kalimat, kecuali di bagian reff. Jadi misalnya lagunya berdurasi 4 menit, maka bait yang diulang sama persis kata-katanya hanya di bagian reff, dan memungkinkan sekitar tiga sampai empat bait lirik yang berbeda dengan notasi nada sama. Jika kurang yakin silahkan cek di google ya. Sebenarnya masih banyak lagu yang Saya temukan memiliki pemilihan lirik lagu bermakna dalam, tapi tersirat di balik kata-kata yang tidak sembarangan dipilih oleh penciptanya. Tapi sekarang ada yang harus Saya kerjakan jadi cukup sekian ya pembahasan kita tentang keunikan dari lirik lagu-lagu made in Japan. Konnichiwa ^_^.




read more »

Selasa, 08 Januari 2013

I Choose An Instrumental Music

Buat yang pernah mampir ke blog ini (Sok yakin aja nih kalau bakal ada yang mampir lagi setelah sekali kejebak masuk), mungkin merasa ada perubahan di sini. Pertama gambar background-nya yang sudah tidak memakai latar cabai aneka macam itu, juga pada jenis musik yang dipasang. Untuk masalah background, dengan berat hati harus diganti karena setelah blogwalking, menemukan suatu informasi yang menyatakan untuk desain blog, sebaiknya menghindari warna yang membuat mata tidak nyaman. So, jadi merasa tertohok karena saat itu warna latar belakang blog ini lumayan ngejreng, kuning terang meski agak pucat tetap saja bisa menimbulkan ketidaknyamanan saat membaca postingan. Untuk mencegah sakitnya mata para visitors, akhirnya background-nya positif diganti.

Selanjutnya tentang musik yang dipasang di blog. Sebagaimana kepolosan seorang blogger newbie, maka setiap kali dapat info tutorial nge-blog pasti semangat buat mempraktekkannya.  Salah satunya adalah memasang lagu supaya saat ada yang mampir ke blog, bisa mendapatkan lebih dari sekedar artikel. Entah sudah berapa kali ganti lagu, sampai akhirnya kali ini membuat suatu perubahan di sini. Apakah itu? Bagaimana sebab musabab-nya sampai keputusan ini diambil?

Suatu saat Saya menemukan cara mudah dalam mengetahui ada tidaknya kesalahan penulisan artikel yang telah diposting. Karena jika dibaca ulang di kotak tempat menulis artikel, ada saja yang terlewat. Mungkin karena sudah keburu bosan selama beberapa waktu melihat kotak tersebut. Jadi lebih baik langsung di preview pada tampilan halaman blog. Anggap saja membaca tulisan sendiri, tapi memposisikan diri sebagai para visitors blog yang sama sekali tidak mengenalku.

Ternyata, eh ternyata lagu yang Saya pasang di blog meski kadang cocok untuk beberapa posting, tapi sangat tidak nyambung ketika diperdengarkan saat membaca postingan lainnya. Misalnya lagu terakhir yang dipasang di sini, yaitu Summer-nya JKT48 yang iramanya riang. Kalau dipadankan dengan tulisan yang serius atau menyedihkan, jadi aneh. Belum lagi kalau pengunjung blognya ternyata tidak menyukai lagu tersebut, atau tidak mengerti bahasanya (Ge-eR kali aja ada visitor yang bukan orang Indonesia). Mungkin ada juga orang yang tidak begitu suka membaca sambil mendengarkan lagu yang ada liriknya.

Kemudian terbesit untuk menggunakan musik instrumental. Hanya dua musisi yang Saya tahu sebagai ahlinya instrumental (Memang wawasan musiknya kurang), yaitu Kenny G dan Kitaro. Kenny G memang dulu cukup sering Saya lihat di TV, khususnya karena beliau sering mengaransemen lagu-lagu yang mendunia, menjadi suatu musik instrumental baik dengan piano atau saxophone. Sedangkan karyanya Kitaro, baru Saya dengar saat sekolah di pesantren. Waktu itu setiap ada pertunjukan dari ekskul bela diri, nyaris semua memakai backsound dengan musiknya paman Kitaro (Berasa akrab deh). Kemudian sempat juga menggunakan musiknya Kitaro saat ikut tampil dalam pementasan musikalisasi puisi dalam bahasa Inggris. Hehe, bukan Saya yang baca puisinya, tapi berperan sebagai salah satu dari pemain dramanya biar lebih dramatis. kalau tidak salah temanya tentang penderitaan muslim di Palestina, jadi tidak ada dialog, hanya berpura-pura jatuh (Lumayan sakit sih) sambil berteriak minta tolong dan mengucap Allahu Akbar.

Setelah menjalani penyeleksian dari beberapa musik instrumental karya Kenny G dan Kitaro, maka salah satunya sukses terpilih sebagai backsound blogku (Kayak apaan aja pake seleksi-seleksian). Kalau dipikir-pikir selain membuat pembaca tidak terganggu dengan lirik lagu yang diperdengarkan, memakai musik instrumental memiliki satu keuntungan lagi. Yaitu kapasitasnya yang lebih kecil dari lagu dengan lirik, membuat risiko loading lama menjadi berkurang (Mudah-mudahan ya). Akhirnya mulai detik ini kuputuskan untuk tetap menggunakan musik instrumental sebagai backsound blog.

Jadi ingat akan satu hal lagi, yaitu musik yang selalu diputar di toko-toko buku yang berlokasi di mall. Berdasarkan ingatanku, sepertinya mereka selalu memutar instrumental bukan lagu yang ada liriknya. Dan itu sukses membuat orang betah lebih lama di dalamnya sembari membaca/memilih buku (Setidaknya orang sepertiku). Mungkin musik instrumental juga punya efek menenangkan, tanpa mengganggu konsentrasi saat membaca. Siapa tahu kan? Namanya juga analisis asal-asalan, bisa benar bisa juga salah. Thank's for visiting, wish you all be happy!!!


read more »

Jumat, 03 Agustus 2012

Kepincut Lirik Lagu-Lagunya JKT48

Pada awal kemunculannya di televisi, grup JKT48 (menurut beberapa sumber mereka disebut idol group jadi bukan girl band) cukup membuat Saya kaget. Kok banyak banget anggotanya, dan ternyata setiap kali tampil itu belum seluruh jumlah anggotanya, alias ada pembagian shift. Apalagi liriknya yang ada campuran bahasa Jepangnya membuat Saya sulit memahami maksud dari lirik lagu-lagunya. Kesimpulannya, kesan pertama biasa-biasa saja, meskipun tetap mengapresiasi usaha mereka yang pastinya buat latihan super duper harus disiplin dan sabar, karena jumlah anggota yang tidak sedikit.

Namun, sepertinya penilaian Saya agak berubah sejak (tanpa sengaja) menonton Mega Konser JKT48 yang ditayangkan stasiun televisi berlambang burung Rajawali. Dengan konsep konser yang mereka sebut mengajak para fans bernyanyi, otomatis di bagian bawah layar ada teks lirik lagunya. Akhirnya setelah didengarkan dan diperhatikan lirik lagu-lagunya cukup bagus dan dapat dikatakan memotivasi untuk selalu ceria+optimis. Mulai kepincut deh sama grup yang dibilang adik kelasnya AKB48 (Idol Group dari Jepang). Pantesan lagu-lagunya diadaptasi juga dari lagu kakak kelas mereka, tapi tetep easy listening (setidaknya menurut Saya).

Ada satu hal lagi yang unik saat menonton konser tersebut, para fans-nya yang kalau enggak salah lihat, yang hadir di studio itu cowok semua. Mungkin karena mayoritas penyuka manga, J-pop, dan segala hal about Jepang kayaknya emang cowok, beda sama all about Korea yang didominasi kaum cewek (kalau salah maaf ya, ini hanya berdasarkan pengamatan sekilas dan tren yang ada di jejaring sosial). Adik cowok saya juga penyuka manga, film-film jepang, dan sempat juga jadi pendengar lagunya Laruku (bener kan ya ini band asal Jepang?).

Balik lagi ke fans yang hadir saat Mega Konser JKT48, kalau diperhatiin ada yang unik lagi. Yaitu pada lagu yang beda-beda ada saja yel-yel yang khusus diteriakkan, kompak pula. Enggak tahu pasti kata apa yang diteriakkan, yang bisa Saya tangkap cuma satu yaitu kepanjangan dari JKT selain menunjukkan Jakarta. Yaitu, J= Joyfull; K= Kawaii (kalau enggak salah artinya lucu/cute); T= Try to the best. Wow, kalau sebelumnya ngeliat para cewek yang jadi fans fanatik suatu band, paling hanya rame teriak panggil nama artisnya atau kompak jadi paduan suara, ini lebih heboh lagi. Kebayang cowok-cowok yang suaranya udah pada berubah nge-bass, teriak rame-rame, menggelebar bo... Aduh sorry kalau lebay, tapi memang baru lihat yang seheboh itu, jadi maklum saja ya kalau agak norak.

Intinya acara yang ditayangkan tanggal 17 Juli 2012 tersebut, telah merubah pandangan Saya tentang JKT48, yang awalnya dikira sama seperti girl band lainnya. Terlepas dari kostum, usia anggota grupnya yang mungkin untuk beberapa pihak memunculkan kontroversi, Saya tidak akan berkomentar mengenai hal tersebut. Kembali ke judul postingan, ternyata Saya mulai kepincut lirik lagu-lagunya JKT48.

Kutipan lirik dari beberapa lagu JKT48:
  • Sampai tujuan yang Aku ingin, terus jalan walau tak akan sampai. (Bunga Sakuraku)
  • Pakai baju putih, perasaan baru, kesedihan dan kesulitan, ayo kita cuci. Bekas air mata juga kan segera hilang, pasti ada hari yang cerah, ada kamu yang menyilaukan. (Baju Putih)
  • Kegagalan itu tiada yang peduli, karena pasti hal yang menyenangkan, esok pasti akan menunggu. (Baju Putih)
  • Usaha keras itu tak akan menghianati. (Shonichii)

Akhir kata, segini dulu ya kalau ada info-info yang salah tolong kasih tahu yang benernya ya. Makasih udah mampir dan baca coretan Saya.
read more »