Cukup tersentuh dengan liriknya, begitu tahu siapa pencipta lagunya, tidak heran kalau lagu ini sangat bagus menurut saya. Sangat bisa menggambarkan sosok 'Keke' dari novelnya, dan tentu sosok aslinya yang kini sudah tiada. Sama seperti lagu-lagu lainnya yang juga diadaptasi dari sebuah novel kemudian dibuat film. Siapa lagi kalau bukan Teh Melly Goeslow? Salut :).
Setelah di album sebelumnya saya tidak terlalu menikmati lagu-lagunya kecuali single Cinta Pertama dan Terakhir, album TUNA sukses membuat kepincut. Lebih dari sekedar kepincut, setelah hampir bertahun-tahun tidak menyambangi toko kaset atau CD musik, saya benar-benar ngidam (enggak cuma Bumil yang bisa ngidam kan?) buat beli album terbaru Sherina kali ini.
Jujur, saya baru mendengarkan lagu-lagu tersebut dari Youtube. Tapi sangat menikmati setiap notasi lagu dengan lirik yang tidak cengeng, tapi juga tidak urakan. Seperti kembali menemukan sosok Sherina kecil yang identik dengan suara manis tapi ber-power super. Intinya TUNA cukup sukses kembali membuat saya nge-fans lagi sama Sherina. Terutama dengan lagu Akan Kutunggu yang katanya terinspirasi dari anime Naruto. Keren kan? Begini nih harusnya anak muda, saat sedang senang-senang baca komik atau menonton anime, bisa tetap kreatif berkarya. Saluuut! Tapi kali ini lagi saya sedang ingin mendikte lagu yang berjudul Ada. Alunan pianonya kereeennnn. Yuk mareee.....
Budaya ke-Timur-an membuat posisi kebanyakan wanita seolah berada di posisi menunggu. Terutama dalam hal perasaan. Meski zaman sudah semakin moderen, tapi tetap saja masih banyak perempuan atau wanita yang merasa malu untuk jujur mengungkapkan perasaan mereka lebih dulu pada seseorang. Malu, takut dianggap agresif, dan alasan lainnya membuat hati menjadi korban perasaan. Ya kalau terus menunggu, lantas menunjukkan hasil yang diharapkan, sebut saja sang pujaan hati juga menaruh perasaan yang sama dan suatu saat 'nembak'. Tapi kenyataan kadang tidak memandang belas kasihan, yang kebanyakan terjadi justru sebaliknya. Hanya mampu terdiam memendam semuanya sendiri, tanpa mendapat kepastian tapi hati masih berusaha bertahan mengharapkan hal semu.
Sampai kapan?
Pertanyaan itulah yang paling kuat mendasari seseorang, siapa pun itu, baik laki-laki atau perempuan tidak sepatutnya mengalami diskriminasi dalam hal siapa yang berhak terlebih dahulu menyatakan perasaan. Walaupun memang akan agak aneh kalau perempuan duluan yang bersikap. Tapi laki-laki juga tidak semuanya memiliki keberanian super untuk sekedar mengatakan 'I love you', sekalipun sudah menjadi rahasia umum bahwa keduanya saling menyukai. Enggak heran kalau banyak yang bilang, kalau kita memiliki rasa suka, sayang, atau cinta, maka ungkapkanlah. Masalah perasaan terbalas atau tidak, itu urusan belakangan, yang penting segera mendapat kepastian. Dan tentunya tidak lama-lama berlarut mengharapkan suatu hal yang semu.
Seperti sebuah lagu yang dipopulerkan oleh Endah N Resha berikut ini, dengan judul When You Love Someone.
When You Love Someone
"Endah N Rhesa"
I love you
But it's not so easy
To make you here with me
I wanna touch and hold you forever
But you're still in my dream
And I can't stand to wait 'till nite is coming to my life
And I still have a time to break silence
When you love someone
Just be brave to say
That you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will lose your chance
To make your dreams come true
I used to hide and watch you from a distance
And I knew you realize
I was looking for a time to get closer
At least to say "Hello"
And I can't stand to wait your love is coming to my life
Satu lagu lagi, yang menurutku 'jleb' banget dan mengena di hati. Meski bukan lagu baru (sebut saja diri ini telat mendengarnya), tapi cocok untuk siapa pun, dimana pun, dan kapan pun.
"AKU ADA"
Dewi Lestari feat. Arina Mocca
Melukiskanmu saat senja
Memanggil namamu ke ujung dunia
Tiada yang lebih pilu, tiada yang menjawabku
Selain hatiku dan ombak berderu
Di pantai ini kau s'lalu sendiri
Tak ada jejakku di sisimu
Namun saat ku tiba, suaraku memanggilmu
Aku lah lautan, kemana kau s'lalu pulang
Jingga di bahuku, malam di depanku
Dan bulan siaga, sinari langkahku
Ku terus berjalan, ku terus melangkah
Ku ingin, kutahu, engkau ada
Memandangimu saat senja
Berjalan di batas dua dunia
Tiada yang lebih indah, tiada yang lebih rindu
Selain hatiku, andai engkau tahu
Di pantai itu kau tampak sendiri
Tak ada jejakku di sisimu
Namun saat kau rasa, pasir yang kaupijak pergi
Aku lah lautan, memeluk pantaimu erat
Jingga di bahumu, malam di depanmu
Dan bulan siaga, sinari langkahmu
Teruslah berjalan, teruslah melangkah
Kutahu, kau tahu, aku ada
Jingga di bahumu, malam di depanmu
Dan bulan siaga, sinari langkahmu
Teruslah berjalan, teruslah melangkah
Kutahu, kau tahu, aku ada
Kuterus berjalan (teruslah berjalan), kuterus melangkah (melangkah)
*Kalau ada kata-kata yang salah, maaf ya... Maklum suara lagunya agak kalah sama gemuruh hujan.
Dengan sok tahu tingkat tinggi, saya tebak bahwa lirik lagu tersebut nyaris sesuai dengan pengalaman hidup mayoritas manusia di dunia ini. Baik yang berujung pada kebahagiaan atau 'memaksakan' bahagia dengan melepaskan seseorang apapun alasannya. Intinya adalah sebuah kata yang terdiri dari lima huruf. J-O-D-O-H.
Satu hal yang misteri dan sudah ada ketetapannya dari Sang Maha Kuasa, disamping maut dan rezeki. Sesuatu yang katanya tidak hanya sekedar ditunggu tapi juga harus dicari. Tapi ujung-ujungnya juga kembali pada Kuasa Ilahi. Yang tidak semua keputusan finalnya dapat diterima mentah-mentah dengan hati lapang. Beberapa sempat terpuruk, jika sosok yang diharapkan menjadi jodohnya, ternyata bukanlah jodoh yang ditentukan Tuhan. Tapi beberapa di antaranya juga bisa bangkit dan mulai menyadari bahwa Tuhan akan memberikan ganti jodoh yang sebenarnya sudah tercatat di "buku khusus" yang tersimpan di "langit."
Sekuat apa pun usaha, dan walaupun berjuta kali kita sebut nama seseorang dalam setiap doa, tidak akan tercapai apa yang diharapkan jika Tuhan berkehendak lain. Lalu jika keinginan itu tidak sesuai dengan keputusan Sang Maha Kuasa, bagaimana? Lepaskan harapan itu.
Saya tidak mengatakan hal itu mudah untuk dilakukan. Bahkan kadang kita memerlukan waktu lebih untuk menyembuhkan hati. Wajar jika sempat merasa sedih, namun berusaha tetap bangkit dari keterpurukan juga harus.
Kembali lagi tentang misteri jodoh. Misteri adalah sesuatu yang tidak bisa dengan cepat kita temukan jawabannya. Kadang hasil akhirnya tidak pernah bisa kita prediksikan. Relakan, lepaskan, dan perlahan kikis harapan yang mungkin saat ini seolah hanya angan semu. Pasrahkan segalanya pada Sang Maha Cinta. Jika memang suatu waktu yang entah kapan itu, kita masih berjodoh dengan sosok itu, Tuhan akan memberikan jalan untuk bertemu. Jika tidak, maka takdir itulah yang dihadiahkan Tuhan untuk kita. Semoga hati kita bisa lapang menerima segala ketentuan-Nya.
Berikut ini salah satu kisah nyata, yang membuktikan bahwa "jodoh tak akan lari kemana" itu benar. Walaupun awalnya tidak direstui keluarga, tapi mereka tidak bertindak konyol dengan memaksakan cinta dan melawan orang tua. Pada akhirnya mereka bertemu kembali dalam keadaan sudah sama-sama 'sendiri' dan memutuskan kembali melanjutkan kisah cinta pertama yang terputus, menjadi cinta yang terakhir. Langsung saja ke lokasi ya: Berpisah 60 Tahun, Pasangan Romantis Ini Akhirnya Menikah
Lirik lagu tema film Dalam Mihrab Cinta ini, versi yang dinyanyikan oleh Asmirandah dan Dude Herlino. Sempat pula keduanya menjalin kisah asmara di dunia nyata, yang juga sangat didukung oleh para penggemarnya. Tapi namanya jodoh itu tak bisa ditebak oleh manusia. Serasi di mata manusia belum tentu cocok di mata Tuhan. Seperti juga tentang jodoh, rezeki, dan maut yang akan kita temui. Wallahu 'alam bishawab.
Beberapa waktu lalu pernah kubahas tentang salah satu drama Korea, yang memberikan pesan untuk tetap semangat bagi mereka yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Ya, Master of Study atau God of Study judulnya (klik di sini). Kali ini ijinkanku untuk menulis terjemahan dari lirik lagu tema drama tersebut, yang berjudul Dreams Come True.
Siapa sih yang tidak punya mimpi, impian, harapan, cita-cita? Bahkan tanpa disadari, orang yang telah kehilangan akal sehatnya pun, kadang berceloteh tentang harapannya (alam bawah sadarnya yang berperan).
Jadi sebenarnya lirik lagu tersebut tidak hanya cocok untuk para siswa sekolah menjelang masa ujian akhir, tapi juga cocok untuk semua orang. Dengan mimpi dan harapannya masing-masing. Tempo lagu yang cepat, seperti lagunya para rapper, membuat kita yang tidak mengerti bahasa Korea, pun tahu bahwa lagu tersebut ingin menyemangati siapa pun yang mendengarkannya.
Kalau mencari lirik lagu dalam bahasa Koreanya, mungkin cukup mudah didapat dari berbagai blog khusus lirik lagu-lagu Korea. Tetapi Saya kesulitan menemukan terjemahannya dalam bahasa Inggris sekalipun. Untungnya buka Youtube, dan menemukan sebuah video dengan subtittle terjemahan bahasa Inggris lagu yang dinyanyikan oleh 4Minute ini.
Maka dengan semangat juang tinggi (lebaynya kambuh -_-), rela sebentar-sebentar mem-pause videonya, demi mengetik sebaris demi sebaris lirik lagu. Selanjutnya dicek lagi penulisannya dengan mencocokkan terjemahan kasar di Google Translate, lalu kucoba terjemahkan dengan rapi sesuai kemampuanku yang masih rendah dalam hal English.
Hehe, macam orang kurang kerjaan ya? Tapi mengingat liriknya benar-benar bisa menyemangati kita semua, terutama adik-adik yang sebentar lagi UN, maka tidak ada penyesalan telah meluangkan waktu dan tenaga mengerjakan tulisan kali ini. Berhubung liriknya cukup lumayan panjang, jadi tidak perlu ditambahkan ulasan dari opini penulis pribadi. Mari kita mulai ^_^.
Boys and girls, don't give up babe, You know Dreams come true
Trust yourself Fly toward that dream you been creating Open your heart Shout with all your might toward the sky
I can't follow the worlds rhythm with my feet I am always the only one who falls behind Where did the dreams I forgot go? What am I doing now?
The kid that used to pray and have a lot of dreams Is lost in time and looking for the missing wings
The rainbow that comes after the rough rain and wind It is the gift for me for fighting the hard times
The sunset glow that looks like a stitching across the sky It was you who could carry everything along in one dream Even the dark night sky is this beautiful It is because of the silver moon light stitching up on the sky
Stand up again, there is no giving up for me I will run, we run and run
For that little kid who was praying toward the moonlight I hope all of his wishes will come true Take out the memories lost in time The dream that I been waiting for greets me with a smile No I didn't let go yet, don't let go Step by step Im going closer to it Now show the wings that you been hiding Fly higher than anyone else
The white wings you hid in your heart Spread it toward that burning sun Feel it, the cool winds flying across your hair I won't let go the younger image of myself I was running towards Fly towards that moon light that shines you with white light The time kept you away will disappear in your wings
Stand up again, there is no giving up for me I will run, we run and run
The rainbow that comes after the rough rain and wind It is the gift for me for fighting the hard times
The sunset glow that looks like a stitching across the sky It was you who could carry everything along in one dream Even the dark night sky is this beautiful It is because of the silver moon light stitching up on the sky
Baby one more time That's right
Terjemahan Indonesia
Boys and girls (hai kalian semua), jangan menyerah kawan, tahukah kalian bahwa
Mimpi akan menjadi kenyataan
Percaya pada dirimu sendiri
Terbang menuju mimpi (impian) yang kauciptakan
Bukalah hatimu
Berteriaklah ke langit, dengan seluruh kekuatanmu
Aku tidak mampu mengikuti ritme (pergerakan) dunia, dengan kakiku
Aku selalu menjadi satu-satunya orang yang jatuh di belakang (tertinggal)
Dimana impian-impian yang kulupakan?
Apa yang harus kulakukan sekarang?
Seorang anak yang selalu berdoa dan memiliki banyak impian
Waktu berlalu dan mencari sayap-sayapnya yang hilang *(apa mungkin sayap maksudnya semangat?)
Pelangi yang muncul setelah hujan lebat dan angin
Merupakan hadiah untukku dalam berjuang di masa-masa sulit
Cahaya matahari terbenam bagaikan sebuah jahitan di langit *(mungkin maksud jahitan: yang mempersatukan)
Itu adalah sesuatu yang dapat menyatukan semuanya dalam satu impian
Bahkan gelapnya langit malam ini begitu indah
Itu semua karena cahaya bulan perak yang seolah menjadi jahitan di langit
Bangkit kembali, tidak ada kata menyerah lagi
Aku akan berlari, kita berlari dan lari
Untuk seorang anak yang sedang berdoa saat bulan bercahaya
Aku harap semua harapannya akan terwujud
Mengeluarkan kenangan waktu yang terlewati
Impian yang telah menunggu untuk menyambutku dengan sebuah senyuman
Tidak, Aku tidak akan melepaskannya, jangan pergi
Selangkah demi selangkah Aku akan lebih dekat dengan impian itu
Sekarang, tunjukkan sayap-sayap yang selama ini kau sembunyikan
Terbanglah lebih tinggi daripada yang lain
Ada sayap-sayap putih yang kau sembunyikan di hatimu
Sebarkan sebagaimana cahaya matahari yang membakar *(agak kurang yakin dengan terjemahanku ini)
Rasakanlah, saat angin yang dingin berhembus melewati rambutmu
Aku tidak akan membiarkan jiwa mudaku pergi *(agak kurang yakin juga) Aku berlari menujunya
Terbang ke arah bulan yang bersinar dengan cahaya putih
Waktu akan berlalu dan akan menghilangkan sayap-sayapmu
Bangkit kembali, tidak ada kata menyerah lagi
Aku akan berlari, kita berlari dan lari
Pelangi yang muncul setelah hujan lebat dan angin
Merupakan hadiah untukku dalam berjuang di masa-masa sulit
Cahaya matahari terbenam bagaikan sebuah jahitan di langit
Itu adalah sesuatu yang dapat menyatukan semuanya dalam satu impian
Bahkan gelapnya langit malam ini begitu indah
Itu semua karena cahaya bulan perak yang seolah menjadi jahitan di langit
Kadang tidak selalu ada orang lain yang dapat menghibur atau menyemangati diri kita. Maka sebaiknya kita mampu menyemangati dan membesarkan hati sendiri, supaya tetap bisa terus melangkah mengahadapi berbagai tantangan hidup. Caranya? Masing-masing individu pasti memiliki caranya tersendiri. Salah satunya mungkin mendengarkan lagu-lagu dengan nada dan lirik pemberi semangat, dan menjauhi berbagai jenis lagu melankolis nan sedih.
Salah satunya lagu yang cukup populer, terutama setelah dinyanyikan oleh para pemain drama musikal Glee. Saya sendiri kurang tahu pasti siapa penyanyi pertama yang menyanyikan lagu tersebut, tapi sepertinya termasuk lagu jadul alias jaman dulu. Judulnya "True Colors". Bukan hanya disuguhkan sebuah cerita, tetapi juga suara-suara keren para pemainnya. Banyak lagu yang menurutku lebih enak didengar versi Glee daripada penyanyi aslinya. Tapi, yang namanya selera kan relatif, mungkin itu hanya karena penulis kurang banyak wawasan lagu baratnya.
Diatas merupakan salah satu video gabungan lagu dan lirik True Colors versi Glee, yang didapat dari situs Youtube. Lirik lengkapnya penulis kutip dari Lirik True Colors, dan sekarang kita coba menelaah makna dari lagu tersebut. Let's move on, let's action, let's be spirit. Fighting ^_^.
*: "........." = terjemahan bahasa Indonesia
TRUE COLORS
"Warna yang Benar (Sesungguhnya)"
You with the sad eyes / don't be discouraged / oh I realize / it's hard to take courage
/ in a world full of people / you can lose sight of it all
/ and the darkness inside you
/ can make you feel so small
"Untukmu yang sedang bersedih / jangan berkecil hati / oh, kusadari / bahwa sulit untuk memiliki keberanian / di dunia yang penuh dengan orang-orang / kamu dapat kehilangan segalanya / dan kegelapan di dalam dirimu / dapat membuatmu merasa sangat kecil"
Ulasan: Jangan berkecil hati, walau di saat-saat buruk atau tersedih dalam hidup kita. Memang benar butuh keberanian yang kuat untuk membuat diri kita mampu bertahan di dunia ini. Dunia yang dipenuhi berbagai macam karakter manusia, yang bukan tidak mungkin ada yang sengaja atau tidak sengaja, membuat kita jatuh, kalah, kehilangan segalanya, dan merasa sangat minder. Memang sekedar memulai untuk berani juga tidak mudah, tetapi ingat satu hal. Tidak perlu berkecil hati.
But I see your true colors
/ shining through
/ I see your true colors/ and that's why I love you/ so don't be afraid to let them show/ your true colors / true colors / are beautifullike a rainbow
"Tetapi kulihat warnamu yang sebenarnya / tetap bersinar / kulihat warnamu yang sesungguhnya / dan karena itulah kumencintaimu/menyayangimu / jadi jangan takut untuk menunjukkan kepada mereka / warnamu yang sesungguhnya / warna sebenarnya / yang indah seperti pelangi"
Ulasan: Tapi sesungguhnya kulihat dirimu yang sebenarnya. Dengan warna (karakter) khas, yang sesungguhnya juga bersinar. Karena itulah Aku peduli, sayang, dan memiliki maksud baik padamu (orang yang disemangati). Jangan ragu, takut, atau malu, untuk menunjukkan diri kita yang sebenarnya pada orang lain. Tunjukkan dirimu yang sebenarnya, jadilah diri sendiri. Karena berbagai jenis warna-warna yang ada (karakter manusia yang berbeda-beda), adalah suatu keindahan seperti halnya pelangi.
Show me a smile / thendon't be unhappy, can't remember
/ when I last saw you laughing/ if this world makes you crazy/ and you've taken all you can bear/ you call me up/ because you know I'll be there
"Tersenyumlah padaku / janganlah menjadi tidak bahagia, ku tak dapat mengingat / kapan terakhir kali kulihat dirimu tertawa / jika dunia ini membuatmu gila / dan jika kamu telah mengambil semua yang kautanggung / kamu dapat menghubungiku / karena dirimu tahu, Aku akan berada di sana"
Ulasan: Entah sejak kapan kau/kita berhenti tertawa, senyumlah pada dunia, pada orang lain, siapa pun itu. Jika segala yang terjadi di hidup kita mebuat kita gila/tertekan, atau jika sudah tidak mampu lagi menangguang semuanya, hubungilah orang lain. Bisa teman, saudara, orang tua, sahabat, dll. Karena sesungguhnya mereka akan selalu siap menerima kita, dengan apa adanya diri kita. Jadilah diri sendiri. Itu akan lebih indah, dibanding berpura-pura menjadi pribadi yang berbeda.
Mari beranikan diri, tunjukkan diri kita sebenarnya tanpa takut akan pandangan orang lain. Jadilah apa adanya diri kita.
Bila berjalan di jalan yang panjang / adakalanya mobil cipratkan lumpur
Kotoran burung tiba-tiba jatuh / adakalanya juga menumpahkan jus
Tidak usah terus bersedih / pakaian yang kotor
Daripada menangisi kesialan / ayo ketawa
Karenanya / pakai baju putih / dengan bau mentari
Terlahir lagi / saat itu / dirimu yang baru
Kegagalan itu tiada yang peduli
Karena pasti hal yang menyenangkan
Esok pasti akan / menunggu...
Baju yang dirimu kenakan sekarang / walaupun sudah usang / robek di sana-sini
Hal yang paling penting adalah / p'rasaan selalu putih dan suci
Menangis itu juga hal perlu / robek pun tidak apa
Tanpa rasa takut terkotori / jalanilah hidup...
Ya betul..
Pakai baju putih / perasaan baru
Kesedihan dan kesulitan / ayo kita cuci
Bekas air mata / juga kan segera hilang
Pasti ada hari yang cerah
Ada kamu yang menyilaukan...
Karenanya / pakai baju putih / dengan bau mentari
Terlahir lagi / saat itu / dirimu yang baru
Kegagalan itu tiada yang peduli
Karena pasti hal yang menyenangkan
Esok pasti akan / menunggu...
Pakai baju putih / perasaan baru
Kesedihan dan kesulitan / ayo kita cuci
Bekas air mata / juga 'kan segera hilang
Pasti ada hari yang cerah
Ada kamu yang menyilaukan...
Untuk siapa pun (termasuk diriku) yang pernah, sedang atau suatu saat (mungkin) menemui masa-masa terpuruk, merasa sendiri, sedih, malu, kecewa, atau marah. Sesungguhnya tidak ada hal yang abadi, termasuk hal yang pernah kita anggap sebagai kesialan.
Mustahil ada seseorang yang tidak pernah mengalami kejadian buruk. Mereka yang sukses, baru akan dikatakan sukses karena sebelumnya pernah gagal, mereka yang disebut kaya (bukan keturunan) juga berawal dari masa-masa sulit mengumpulkan selembar dua lembar uang. Mereka yang pandai berbicara di depan umum, juga diawali oleh kegugupan yang luar biasa saat pertama kali melakukannya.
Memang kadang sulit memaafkan diri sendiri, saat menyadari kegagalan yang terjadi lebih diakibatkan oleh kelalaian/kekhilafan diri. Tapi cobalah melembutkan hati, maafkan diri sendiri, sambil bertekad untuk melakukan suatu perubahan. Yakin, suatu saat kita juga bisa seperti mereka, menjadi pribadi yang bersinar dengan tercapainya satu persatu impian kita. Semangat ^_^.
*nb: Saya bukan motivator, bukan juga orang yang bergelar cerdas, sukses, atau kaya. Saya bukan siapa-siapa. Hanya ingin berbagi semangat. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari segala hal yang terjadi di kehidupan ini, baik suka atau pun duka.
Still trying to test my speed of typing by listening one of song that I like it lyric. This is "Lihat Hatiku" by Kerispatih, name of a band from Indonesia. Let's check it out.
Perahu Kertas merupakan salah satu novel (sekaligus film) yang memberikan kesan mendalam di hati banyak orang. Mungkin karena masing-masing tokohnya (tidak hanya tokoh utama) mewakili isi hati setiap orang, terutama dalam memaknai sebuah kata berjuta makna, cinta. Tidak ada yang mampu mendeskripsikan definisinya secara pasti, tetapi semua yang ada di alam ini bisa merasakan cinta, dengan caranya masing-masing.
Seperti kisah tentang Luhde di Perahu Kertas. Tidak perlu lagi dibahas bagaimana detail karakter dan konflik yang dialami Luhde (kalau ada yang belum tahu, bisa googling saja). Ternyata pemeran Luhde (Elyzia Mulachela) menyanyikan sendiri salah satu lagu tema di Perahu Kertas, tentu saja yang menggambarkan kisahnya Luhde. And this lyric will tell us the story.
Cinta yang Tak Mungkin (Elyzia Mulachela)
Kupejamkan mata ini / kutertidur tanpa lelap
Tapi kubermimpi / kau jadi milikku
Suaramu tetap bernyanyi / walau sadar ku kian tak ada
Namun ku bahagia / lagumu milikku
Indah senyumanmu / tak kan bisa pudar
Makin indah di hatiku
Walau kusadari
Cinta yang tak mungkin jadi
Apapun yang kau ciptakan / ku akan berjuang dapatkan
Jika kau bahagia / Aku s'makin bahagia
Indahnya wajahmu / tak kan bisa pudar
Makin indah di hatiku
Walau kusadari
Cinta yang tak mungkin jadi
Meski ku tak kan bisa memiliki dirimu
Tak kan ku berpaling pergi.....
Indah senyumanmu / tak kan bisa pudar
Makin indah di hatiku (walau kusadari...)
Walau kusadari itu
Cinta yang tak mungkin jadi (cinta yang tak mungkin jadi...)
Sekarang mencoba lagi posting lirik salah satu lagu yang kusuka. Masih diketik dengan usaha sendiri mendengarkan lagunya berulang-ulang. Diketiknya sih sudah dari kapan tahu, tapi cuma tersimpan di file notepad. Mumpung belum muncul ide baru buat menulis lagi, ya lebih baik memancing ide dengan cara menulis, walau hanya satu paragraf pembuka sebelum lirik Summer dari JKT48 muncul di sini. Sengaja memakai garis miring, supaya lebih jelas pemenggalan kalimatnya. Mari bernyanyi :).
Summer (JKT48)
Dirimu/ duduk memeluk lutut / di pinggiran geladak Menghitung banyaknya ombak / datang mendekat Diriku/ ada di sampingmu / seakan mau mengganggu Saat sengaja ajak bicara / kau memukul bahuku Laut yang sangatlah biru / menyerupai kasih sayang
Yang mempelajari / suatu arti / garis keabadian
Maafkan summer / menyilaukan Saat tatap wajahmu dari samping / dalam hatiku ingin menyentuhmu lembut / keisenganku saja Maafkan summer / cinta ini Meskipun hanya teman / terasa sedih Hanya angin laut yang sejak dari dulu / bertiup menujuku Maafkan summer.....
Burung / layang-layang putih / mengelilingi langit seperti memanasi / ayo cepat katakan Aku pun diseling bercanda / melepas sepatu sneakers Ketika lari sekuat tenaga / bagai melarikan diri
Bersama habisnya napas / debaran ini menyedihkan Walau kuhitung deburan ombak / tak akan ada habisnya
Tetaplah summer / kita berdua / disinari cerahnya / matahari Perasaanku ini akan terus berlanjut / apapun yang terjadi Tetaplah summer / lebih jauh / menuju cakrawala / ujung sana Aku pun sendirian menapak langkah kaki / tak mampu bilang suka Tetaplah summer.....
Pasir pantai putih bersih / seperti perasaan jujur Yang memaksaku tuk minta maaf / sayang yang terlalu dalam
Maafkan summer / menyilaukan Saat tatap wajahmu dari samping / dalam hatiku ingin menyentuhmu lembut / keisenganku saja Maafkan summer / cinta ini Meskipun hanya teman / terasa sedih Hanya angin laut yang sejak dari dulu / bertiup menujuku Maafkan summer...