Setahun sudah wabah COVID-19 kita rasakan di Indonesia. Syukur Alhamdulillah kita masih diberikan kesempatan hidup dan juga kesehatan hari ini.
Hidup memang akan selalu ada ujiannya meski bukan berupa wabah penyakit. Dan kita tetap harus berjuang, apalagi jika ada orang-orang tercinta yang kita tanggung segala urusan hidupnya.
Alhamdulillah masih di MSI merasakan masih bisa punya semangat berikhtiar mewujudkan impian di masa depan. Apalagi MSI sangat mengutamakan kepentingan mitranya. Kali ini bonus minimal 100rb sudah bisa kita cairkan. Yang dulunya minimal 250rb.
Paket produk untuk memulai awal jadi mitra pun ada pilihan mulai 475rb, 550rb dan 650rb. Baru bisa beli ecer pun tidak dilarang meski akan lebih untung jika langsung join. Ini dia SS akumulasi bonus saya yang sudah 'ijo', alias bisa dicairkan. Alhamdulillah makin yakin harus fokus di MSI bukan?
Beberapa waktu lalu pernah kubahas tentang salah satu drama Korea, yang memberikan pesan untuk tetap semangat bagi mereka yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Ya, Master of Study atau God of Study judulnya (klik di sini). Kali ini ijinkanku untuk menulis terjemahan dari lirik lagu tema drama tersebut, yang berjudul Dreams Come True.
Siapa sih yang tidak punya mimpi, impian, harapan, cita-cita? Bahkan tanpa disadari, orang yang telah kehilangan akal sehatnya pun, kadang berceloteh tentang harapannya (alam bawah sadarnya yang berperan).
Jadi sebenarnya lirik lagu tersebut tidak hanya cocok untuk para siswa sekolah menjelang masa ujian akhir, tapi juga cocok untuk semua orang. Dengan mimpi dan harapannya masing-masing. Tempo lagu yang cepat, seperti lagunya para rapper, membuat kita yang tidak mengerti bahasa Korea, pun tahu bahwa lagu tersebut ingin menyemangati siapa pun yang mendengarkannya.
Kalau mencari lirik lagu dalam bahasa Koreanya, mungkin cukup mudah didapat dari berbagai blog khusus lirik lagu-lagu Korea. Tetapi Saya kesulitan menemukan terjemahannya dalam bahasa Inggris sekalipun. Untungnya buka Youtube, dan menemukan sebuah video dengan subtittle terjemahan bahasa Inggris lagu yang dinyanyikan oleh 4Minute ini.
Maka dengan semangat juang tinggi (lebaynya kambuh -_-), rela sebentar-sebentar mem-pause videonya, demi mengetik sebaris demi sebaris lirik lagu. Selanjutnya dicek lagi penulisannya dengan mencocokkan terjemahan kasar di Google Translate, lalu kucoba terjemahkan dengan rapi sesuai kemampuanku yang masih rendah dalam hal English.
Hehe, macam orang kurang kerjaan ya? Tapi mengingat liriknya benar-benar bisa menyemangati kita semua, terutama adik-adik yang sebentar lagi UN, maka tidak ada penyesalan telah meluangkan waktu dan tenaga mengerjakan tulisan kali ini. Berhubung liriknya cukup lumayan panjang, jadi tidak perlu ditambahkan ulasan dari opini penulis pribadi. Mari kita mulai ^_^.
Boys and girls, don't give up babe, You know Dreams come true
Trust yourself Fly toward that dream you been creating Open your heart Shout with all your might toward the sky
I can't follow the worlds rhythm with my feet I am always the only one who falls behind Where did the dreams I forgot go? What am I doing now?
The kid that used to pray and have a lot of dreams Is lost in time and looking for the missing wings
The rainbow that comes after the rough rain and wind It is the gift for me for fighting the hard times
The sunset glow that looks like a stitching across the sky It was you who could carry everything along in one dream Even the dark night sky is this beautiful It is because of the silver moon light stitching up on the sky
Stand up again, there is no giving up for me I will run, we run and run
For that little kid who was praying toward the moonlight I hope all of his wishes will come true Take out the memories lost in time The dream that I been waiting for greets me with a smile No I didn't let go yet, don't let go Step by step Im going closer to it Now show the wings that you been hiding Fly higher than anyone else
The white wings you hid in your heart Spread it toward that burning sun Feel it, the cool winds flying across your hair I won't let go the younger image of myself I was running towards Fly towards that moon light that shines you with white light The time kept you away will disappear in your wings
Stand up again, there is no giving up for me I will run, we run and run
The rainbow that comes after the rough rain and wind It is the gift for me for fighting the hard times
The sunset glow that looks like a stitching across the sky It was you who could carry everything along in one dream Even the dark night sky is this beautiful It is because of the silver moon light stitching up on the sky
Baby one more time That's right
Terjemahan Indonesia
Boys and girls (hai kalian semua), jangan menyerah kawan, tahukah kalian bahwa
Mimpi akan menjadi kenyataan
Percaya pada dirimu sendiri
Terbang menuju mimpi (impian) yang kauciptakan
Bukalah hatimu
Berteriaklah ke langit, dengan seluruh kekuatanmu
Aku tidak mampu mengikuti ritme (pergerakan) dunia, dengan kakiku
Aku selalu menjadi satu-satunya orang yang jatuh di belakang (tertinggal)
Dimana impian-impian yang kulupakan?
Apa yang harus kulakukan sekarang?
Seorang anak yang selalu berdoa dan memiliki banyak impian
Waktu berlalu dan mencari sayap-sayapnya yang hilang *(apa mungkin sayap maksudnya semangat?)
Pelangi yang muncul setelah hujan lebat dan angin
Merupakan hadiah untukku dalam berjuang di masa-masa sulit
Cahaya matahari terbenam bagaikan sebuah jahitan di langit *(mungkin maksud jahitan: yang mempersatukan)
Itu adalah sesuatu yang dapat menyatukan semuanya dalam satu impian
Bahkan gelapnya langit malam ini begitu indah
Itu semua karena cahaya bulan perak yang seolah menjadi jahitan di langit
Bangkit kembali, tidak ada kata menyerah lagi
Aku akan berlari, kita berlari dan lari
Untuk seorang anak yang sedang berdoa saat bulan bercahaya
Aku harap semua harapannya akan terwujud
Mengeluarkan kenangan waktu yang terlewati
Impian yang telah menunggu untuk menyambutku dengan sebuah senyuman
Tidak, Aku tidak akan melepaskannya, jangan pergi
Selangkah demi selangkah Aku akan lebih dekat dengan impian itu
Sekarang, tunjukkan sayap-sayap yang selama ini kau sembunyikan
Terbanglah lebih tinggi daripada yang lain
Ada sayap-sayap putih yang kau sembunyikan di hatimu
Sebarkan sebagaimana cahaya matahari yang membakar *(agak kurang yakin dengan terjemahanku ini)
Rasakanlah, saat angin yang dingin berhembus melewati rambutmu
Aku tidak akan membiarkan jiwa mudaku pergi *(agak kurang yakin juga) Aku berlari menujunya
Terbang ke arah bulan yang bersinar dengan cahaya putih
Waktu akan berlalu dan akan menghilangkan sayap-sayapmu
Bangkit kembali, tidak ada kata menyerah lagi
Aku akan berlari, kita berlari dan lari
Pelangi yang muncul setelah hujan lebat dan angin
Merupakan hadiah untukku dalam berjuang di masa-masa sulit
Cahaya matahari terbenam bagaikan sebuah jahitan di langit
Itu adalah sesuatu yang dapat menyatukan semuanya dalam satu impian
Bahkan gelapnya langit malam ini begitu indah
Itu semua karena cahaya bulan perak yang seolah menjadi jahitan di langit
Bila berjalan di jalan yang panjang / adakalanya mobil cipratkan lumpur
Kotoran burung tiba-tiba jatuh / adakalanya juga menumpahkan jus
Tidak usah terus bersedih / pakaian yang kotor
Daripada menangisi kesialan / ayo ketawa
Karenanya / pakai baju putih / dengan bau mentari
Terlahir lagi / saat itu / dirimu yang baru
Kegagalan itu tiada yang peduli
Karena pasti hal yang menyenangkan
Esok pasti akan / menunggu...
Baju yang dirimu kenakan sekarang / walaupun sudah usang / robek di sana-sini
Hal yang paling penting adalah / p'rasaan selalu putih dan suci
Menangis itu juga hal perlu / robek pun tidak apa
Tanpa rasa takut terkotori / jalanilah hidup...
Ya betul..
Pakai baju putih / perasaan baru
Kesedihan dan kesulitan / ayo kita cuci
Bekas air mata / juga kan segera hilang
Pasti ada hari yang cerah
Ada kamu yang menyilaukan...
Karenanya / pakai baju putih / dengan bau mentari
Terlahir lagi / saat itu / dirimu yang baru
Kegagalan itu tiada yang peduli
Karena pasti hal yang menyenangkan
Esok pasti akan / menunggu...
Pakai baju putih / perasaan baru
Kesedihan dan kesulitan / ayo kita cuci
Bekas air mata / juga 'kan segera hilang
Pasti ada hari yang cerah
Ada kamu yang menyilaukan...
Untuk siapa pun (termasuk diriku) yang pernah, sedang atau suatu saat (mungkin) menemui masa-masa terpuruk, merasa sendiri, sedih, malu, kecewa, atau marah. Sesungguhnya tidak ada hal yang abadi, termasuk hal yang pernah kita anggap sebagai kesialan.
Mustahil ada seseorang yang tidak pernah mengalami kejadian buruk. Mereka yang sukses, baru akan dikatakan sukses karena sebelumnya pernah gagal, mereka yang disebut kaya (bukan keturunan) juga berawal dari masa-masa sulit mengumpulkan selembar dua lembar uang. Mereka yang pandai berbicara di depan umum, juga diawali oleh kegugupan yang luar biasa saat pertama kali melakukannya.
Memang kadang sulit memaafkan diri sendiri, saat menyadari kegagalan yang terjadi lebih diakibatkan oleh kelalaian/kekhilafan diri. Tapi cobalah melembutkan hati, maafkan diri sendiri, sambil bertekad untuk melakukan suatu perubahan. Yakin, suatu saat kita juga bisa seperti mereka, menjadi pribadi yang bersinar dengan tercapainya satu persatu impian kita. Semangat ^_^.
*nb: Saya bukan motivator, bukan juga orang yang bergelar cerdas, sukses, atau kaya. Saya bukan siapa-siapa. Hanya ingin berbagi semangat. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari segala hal yang terjadi di kehidupan ini, baik suka atau pun duka.
Innaalillahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Sesungguhnya kita semua adalah milik-Nya, dan kepada-Nya lah kita semua akan kembali. Bicara mengenai kehidupan, tentu tidak lepas dari kata kematian. Lebih tepatnya adalah suatu proses dimana kita akan meninggalkan dunia, dan memasuki alam yang lebih kekal, memasuki alam kubur, dan suatu saat akan dibangkitkan kembali menuju akhirat dengan tujuan antara surga atau neraka.
Bicara mengenai usia, kadang kita lupa dan menganggap bahwa ajal hanya menjemput mereka yang telah berusia lanjut atau sekedar mencapai usia dewasa. Namun, pada kenyataannya, dan memang telah ditetapkan oleh Sang Maha Penentu Ajal, bahwa ajal adalah salah satu misteri yang tidak dapat diprediksi oleh manusia. Teringat belasan tahun lalu saat almarhumah adik sepupuku meninggalkan kami, beberapa waktu menjelang masuk Taman Kanak-kanak (TK). Dek, kamu pasti sudah bahagia ya disana, dan telah menyediakan tempat khusus di surga untuk kedua orang tuamu kelak.
Kemudian beberapa hari ini dikejutkan oleh kecelakaan maut, yang menewaskan dua orang mahasiswi semester 3 FK UNDIP. Kemudian Rabu kemarin dikejutkan lagi dengan kabar duka, bahwa teman adikku, yang juga merupakan adik almamaterku meninggal dunia di usia yang juga masih begitu muda, baru merasakan beberapa bulan menjadi mahasiswa. Ketiganya baru berusia 18 - 19 tahun, namun Allah lebih menyayangi mereka dengan memanggilnya lebih dulu daripada orang-orang di sekelilingnya. Semoga ketiganya mendapat tempat terindah di sisi-Nya, serta keluarga dan teman-teman yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk tetap melanjutkan kehidupan. Aamiin.
Satu persamaan di antara ketiganya, yaitu sama-sama seorang blogger, yang menulis hal-hal positif serta menginspirasi pembacanya untuk melakukan hal positif juga. Tentu mereka juga memiliki impian dan target jangka panjang yang ingin dicapai dalam hidup. Namun, Allah tetap memiliki hak mutlak untuk berkehendak, dan membuat impian itu harus terhenti. Namun, bukan benar-benar terhenti, tapi hanya pelakunya saja yang berbeda. Jika saudara, kerabat, kawan, atau sahabat kita kembali pada Allah lebih dahulu, maka kita sebagai manusia yang masih diberi kesempatan lebih lama untuk hidup lah yang meneruskan impian mereka. Meski impian tidak sama, namun semangatnya mesti tetap kita hidupkan dalam diri kita. Jadikan mereka sebagai pengingat, dan tetap ikhlaskan kepergiannya. Meski ketiganya tidak kukenal secara personal, tapi impian dan harapan yang mereka torehkan dalam blog pribadi masing-masing, membuatku termotivasi untuk meneruskan semangat mereka dalam bidang tulis menulis. Terima kasih telah menyadarkanku akan semangat hidup meski usiaku tak lagi muda belia. Hanya untaian doa yang dapat kukirimkan, Allahummagfirlahum wa'afihim wa'fuanhum. Aamiin.