Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers
Tampilkan postingan dengan label SNSD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SNSD. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Januari 2013

Loving At The First Listen To "S.E.O.U.L." - Super Junior & SNSD

Saat merapikan file-file  yang berantakan di laptop, tanpa sengaja menemukan koleksi lagu-lagu milik adikku. Tidak perlu berpikir dua kali, segera kuputar lagu-lagu tersebut di winamp. Not bad, meski kebanyakan tidak kuketahui siapa penyanyinya. Sampai terdengar intro sebuah lagu yang menarik (baru intronya saja membuat penasaran), dan kulihat judulnya. Ternyata lagu itu judulnya "S.E.O.U.L." yang dinyanyikan oleh Super Junior feat. SNSD. Sekilas jadi ingat lagunya D'Bagindas yang juga mengeja sebuah kata, sekaligus menjadi judul lagu mereka "C.I.N.T.A." Tapi lagu "S.E.O.U.L." ini sungguh berbeda dari lagunya D'Bagindas, bukan lagu mellow.

Penulis memang belum bisa memahami bahasa Korea, tetapi irama dan musik dari sebuah lagu, sedikit banyak sudah menggambarkan pesan apa yang ingin disampaikan. Tebakan pertamaku adalah, lagu ini tentang mimpi, semangat, dan upaya untuk mewujudkan impian. Apalagi dinyanyikan oleh boy band dan girl band, yang sudah berjuang keras untuk meraih impian menjadi idola di ranah internasional. 

Satu lagi, judulnya yang mengambil nama ibu kota negara Korea Selatan, menunjukkan bahwa Seoul sebagai kota tujuan utama untuk meraih sukses di berbagai bidang (bagi SUJU & SNSD mungkin berupa tahap audisi, pertama kali debut, sampai bisa terkenal). Sama seperti orang Indonesia, yang mayoritas memilih Jakarta sebagai kota yang bisa mewujudkan impian mereka. Walau banyak yang berkata ibu kota tidak selalu ramah, bahkan sering menjadi kejam, tetapi banyak yang yakin itulah tempat yang akan membuat kita sukses. Kalau tebakan ini salah, ya pokoknya kutebak ini bukanlah lagu galau atau mellow nan tragis.

Tidak perlu berlama-lama, maka segera googling lirik dan terjemahan dari lagu "S.E.O.U.L.", yang ternyata tidak jauh-jauh dari tebakanku. Kira-kira mengisahkan tentang mereka yang berasal dari berbagai kota di Korea Selatan, meninggalkan rumah ke ibu kota demi meraih masa depan gemilang. Walaupun impian tersebut hanya bisa diraih dengan usaha super luar biasa dan mengorbankan beberapa hal dalam hidup. Tetapi yakin bahwa yang mereka lakukan dan korbankan, akan berganti dengan sebuah kebahagiaan serta kesuksesan. Waktu lihat videonya, ternyata juga menceritakan kisah cinta masing-masing pasangan antar anggota SUJU dan SNSD (jelas cuma akting). Tapi satu hal lagi yang ditekankan selain kisah asmara, yaitu usaha meraih kesuksesan, apapun profesinya. Ada yang menjadi pelukis, guru, polisi, fotografer, penari, dan lain-lain.


Tetap memotivasi diri berusaha keras, sambil berteriak pada dunia bahwa dari sebuah kota, yaitu Seoul mereka melangkah untuk mencapai impian. Meskipun sudah sukses dan berkelana ke beberapa kota atau  negara di belahan dunia lain, mereka akan tetap mencintai Seoul (secara tidak langsung mengingatkan semangat nasionalisme atau jangan sampai kita "Bagai kacang lupa dengan kulitnya"). Seperti juga kita sebagai anak Bangsa Indonesia. Walaupun sudah sukses di bidang tertentu dalam skala internasional, tetap saja tidak seharusnya melupakan Indonesia sebagai tanah airku tidak kulupakan (eh nyanyi...).

Kalau penulis boleh bermimpi terkait lagu ini, kira-kira seperti  ini. S.E.O.U.L. Semoga suatu saat bisa menjejakkan kaki di tanahmu, melihat langsung warung milik ahjumma pengusaha tteokkboki, sekaligus merasakan nikmatnya jajanan tersebut. Dan kalau kubisa mencontek resepnya, lumayan buat usaha jual kue beras pedas di Pondok Cabe (kambuh ngaconya apalagi ingat pernah bereksperimen bikin tteokkboki yang gagal total *_*). Intinya lagu "S.E.O.U.L." berhasil membuatku menyukainya di saat pertama kali mendengannya. Good night all!

read more »

Sabtu, 19 Januari 2013

Saranghaeyo...

Memang sulit untuk menyatakan perasaan suka, sayang, atau cinta pada seseorang lawan jenis yang berhasil membuat hidup kita mengalami perubahan. Aku sendiri mengakui akan hal tersebut, dan masih berusaha untuk tetap merahasiakannya meski seringkali ada suatu keinginan untuk menyatakan. Supaya keadaan ini tidak berlarut-larut mengiringi langkahku, tapi kenyataan berkata lain. Aku masih tidak mampu untuk mengatakannya, walau hanya sekedar lewat pesan tertulis tanpa bertatap muka. Biarlah seperti ini dulu, entah kapan akan terungkap.

Sedikit pembuka yang mengarahkan kita pada bahasan utama. Bukan tentang perasaan cinta terpendam pada seseorang yang belum tentu sedetik pun pernah mengingatku. Tapi ini tentang cinta dan kasih sayang kepada Ibu. Banyak kisah mereka yang takut tidak mampu mengatakan dan menunjukkan kasih sayangnya pada seorang yang disebut gebetan, pacar, kekasih, atau pasangan pernikahan sah sekalipun. Tanpa disadari ada seseorang yang lebih pantas untuk kita takutkan, tidak ada lagi kesempatan mengatakan rasa sayang kita pada beliau. Ibu. Mungkin banyak mereka yang memiliki hubungan begitu dekat dengan orang tuanya, terutama dengan Ibu, Mama, Bunda, Emak, Ummi, Eomma, dan apa apun panggilan yang mereka sebut kepada orang yang melahirkan atau mengasuh mereka di dunia ini. Dengan santainya memeluk, mencium, dan mengatakan "Aku sayang Ibu, terima kasih atas segalanya." Sungguh bahagia mereka yang bisa melakukannya sesering mereka bisa.

Tapi tidak dipungkiri ada sebagian juga yang begitu sulit mengungkapkan dan menunjukkan perasaan sayang mereka pada Ibu. Padahal di hati mereka tersimpan rasa sayang dan cinta yang teramat sangat untuk Ibu. Tidak semua keluarga memiliki kebiasaan menunjukkan kasih sayang secara terang-terangan. Pernah suatu ketika Aku merasa sangat berbeda dengan teman-teman, saat melihat keakraban mereka dengan sang Ibu. Berjalan beriringan saling mengandeng tangan, tanpa segan memeluk dan dengan terbuka menceritakan kisah cinta pertama mereka. Bukan Aku tidak ingin atau tidak mau mencoba lebih mendekatkan diri pada Mama, hanya saja sejak kecil Aku tidak terbiasa dengan keterbukaan sikap saling menunjukkan perasaan sayang antar anggota keluarga. Tidak ada masalah besar yang sampai menimbulkan konflik, kami saling menyayangi, hanya saja sepertinya satu sama lain sama-sama malu sekedar mengatakan sayang, cinta, memberikan pelukan atau ciuman sesering mungkin. Kami pun seperti sudah saling tahu isi hati masing-masing, bahwa inilah cara kami menyayangi keluarga.

Mungkin bukan hanya keluarga kami yang mengalami hal demikian. Mungkin juga masih banyak para anak yang masih sulit untuk sekedar mengatakan "Aku sayang Mama, terima kasih telah melakukan segalanya untukku, dan maaf jika belum mampu membuatmu bahagia", seperti diriku. Karena itu ada sebuah lagu berjudul "Dear Mom" yang dinyanyikan oleh SNSD, seolah mencoba mewakili isi hati seorang anak yang ingin mengutarakan rasa sayangnya pada Ibu mereka, meski merasa sulit, segan, takut, dan malu karena tidak terbiasa mengatakan "I love you, Mom"

Tapi biar bagaimanapun ingin kuungkapkan bahwa Aku sangat mencintaimu Mama, kusadari belum ada hal yang membuatmu bangga dari diriku. Kenanganku akan kebersamaan kita, tetap jauh lebih sedikit daripada yang kauingat sejak hari pertama gumpalan darahku ada di rahimmu, hingga saat ini kuberanjak dewasa. Bahkan meski anakmu tidak hanya diriku, engkau pun masih bisa mengingat saat pertama kali Aku bisa berjalan, bicara, terluka, dan menjadi nakal. Tapi tidak pernah kau ungkit semua kesalahanku di masa lalu, walau di saat Aku kembali melakukan hal yang membuatmu sedih. Kuakui bahwa diriku malu dan segan untuk mengatakannya, tapi Aku juga takut jika kesempatan itu hilang untuk selamanya. Aku sayang Mama melebihi siapapun di dunia ini. Meski kita tidak terlihat akrab dan begitu dekat, Aku sayang Mama, Aku sayang Mama, Aku sayang Mama. Mungkin saat ini hanya mampu kutuliskan kata-kata ini. Semoga Aku benar-benar mampu mengatakan langsung padamu Mama, terima kasih untuk segalanya.

"... Sujubeo jaju pyohyeon mothaejyo, Eomma jeongmallo saranghaeyo*" (SNSD - Dear Mom)
Aku malu dan tidak mampu untuk mengungkapkannya, bahwa Aku sangat mencintaimu Mama.

read more »