Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers
Tampilkan postingan dengan label semangat.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label semangat.. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juli 2020

Cukup Tahu Saja!

Cukup tahu saja. Mungkin ini yang bisa kita ambil sebagai sikap jika jelas seolah ada yang ingin menggempur kita supaya jatuh, menyerah dan terpuruk dengan kehidupan.

Eleganlah dalam membalas semua itu. Bukan dengan melakukan hal yang serupa atau justru jatuh dan menyerah yang bikin mereka tertawa bahagia. Karena menyerah belum tentu bikin mereka bahagia tapi sudah pasti membuat diri kita dan orang-orang tercinta terkena imbasnya. Berapa banyak masalah baru muncul jika kita justru menyerah sama keadaan?

Makanya putuskan tetap fokus pada impian meski di tengah perjalanan menemukan kerikil atau muncul badai sekalipun. Lupakan kekesalan sama orang yang berbuat demikian. Ingat merekalah yang sakit karena sibuk berusaha menjatuhkan kita. Fokus bangkitkan semangat diri menjadi manusia bermanfaat bagi sesama.

Jadi jika impianmu ada yang berusaha membunuhnya, lawan dengan cara makin semangat wujudkan impian itu dari sekarang, fokus hingga tujuan tercapai. Kecewakan haters-mu!
read more »

Rabu, 24 Juni 2020

Jadikan Bisnis sebagai Hobi Yuk...

Apakah pura-pura kuat itu wujud munafik? Tentu tidak. Karena dunia kadang memaksa kita menampakkan diri yang tegar, kuat dan sabar serta syukur di segala kondisi.

Sekedar menceritakan kesulitan kita, bagi kebanyakan orang, dianggap sebagai wujud kurang syukur, kurang iman dan tukang mengeluh. Pun demikian buat yang di lubuk hatinya terbesit ketidaksukaan sama kita, meski kita tidak tahu, malah bisa jadi wujud syukur mereka tahu kita susah.

Jadi jangan terlalu merasa bersalah sama diri jika kita pura-pura kuat, kelak pun beneran kuat dan lupa lagi pura-pura. Salah curhat sama yang gampang menghakimi ini itu malah kita risiko down lagi semangatnya. Mending tunjukkan kita kuat, sabar, syukur dan bahagia selalu ya. Malah bisa jadi nularin semangat buat orang lain🙂

Cari hobi atau kegiatan yang bikin kita semangat lagi meski kadang ada saja yang bikin down. Misal ada peluang bisnis atau jualan jangan ragu ambil ya. Apalagi kalau kita sreg sama produknya. Makin semangat deh promosinya.

Masih bingung jualan atau bisnis apa? Yuk japri saya 08994544109 atau tengok FB Nila Amalia Husna. Insyaa Allah ada solusinya bukan?
read more »

Sabtu, 20 Juni 2020

Jangan Dulu Bilang Harus Sabar!

Jangan langsung suruh sabar! Itu adalah kalimat yang selalu saya ingat, misal ada yang curhat ke saya tentang suatu masalah.

Sebenarnya semua masalah ya benar memang kita harus sabar, syukur dan sholat (ibadah). Mereka yang akhirnya terpaksa curhat juga bukan cari solusi. Tapi ingin melegakan isi hatinya, supaya setelah itu bisa lebih plong dan berani ambil keputusan selanjutnya.

Tahan kasih solusi meski apa yang dicurhatkan hampir mirip dengan pengalaman kita. Karena meski mirip atau kasus sama sekalipun, individu yang dia hadapi di sekitarnya tentu beda sama manusia sekitar kita pas mengalami hal tersebut.

Ingat lagi diri sendiri pas sedang drop, kalimat menyuruh sabar, menyuruh bersyukur dan melihat lebih banyak orang lebih susah dari kita, itu bikin kapok kan curhat lagi sama ybs.

Ya benar memang baiknya curhat hanya kepada Allah atau kepada ahlinya. Tapi konseling ke ahli butuh biaya banyak. Belum lagi enggak mesti cocok karena biarpun ahli, namanya orang asing bagi beberapa orang termasuk saya, tidak nyaman kan cerita apapun. Apalagi sama ahlinya kita ada tekanan harus cerita clear semuanya biar enggak eman2 biaya konselingnya.

Beda jika curhat sama orang yg kita sudah dekat, mereka tidak memaksa kita mau cerita semuanya. Mereka mau mendengarkan apa yang ingin kita sampaikan. Tanpa harus mengorek kisah yang sudah ingin kita keep sendiri saja.

Biarkan ybs melepaskan emosinya, uneg-unegnya. Tanpa kita hakimi dulu. Sampaikan bahwa memang pasti berat melaluinya. Apalagi jika terbentur 'opini' orang sekitarnya yang memandang jika dia curhat adalah bentuk tidak bersyukur. Karena kondisi mental seseorang beda2, jangan dihakimi baperan kalau kita tidak tahu pasti apa yang dialami.

Jangan sampai karena penghakiman kita, mereka jadi tertutup. Pura-pura kuat dan bahagia padahal rapuh. Mending jika pura-pura itu lambat laun jadi kebiasaan kuat bahagia beneran. Kalau jadi 'bom' yang siap meledak sewaktu-waktu gimana?

Kemarin-kemarin lihat berita lagi ibu bunuh anak. Entah apa sebabnya, tapi jelas bukan hanya karena kesalahan anak di saat itu saja, lantas langsung dibunuh. Tapi bisa jadi akumulasi emosi ibu akan semua masalah hidupnya, yang tak bisa dibagi. Yang mungkin sudah usaha cerita tapi dihakimi kurang syukur, kurang sabar, kurang iman dll. Padahal gangguan mental pun ada yang dialami mereka yang tampak selalu dekat dengan aktivitas keagamaan bukan?

Lebih empati dan tidak mudah menghakimi ya. Kita tidak tahu seberapa kuat usaha seseorang buat selalu berpikir positif dan semangat di segala kondisi hidupnya. Semoga pandemi tetap membuat kita bisa bertahan sehat jiwa raga, sampai semua ini berlalu🙏🥰

read more »