Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Jumat, 28 Maret 2014

7 Bulan 4 Hari

Dengan atau pun tanpa melihat Daisy Path, hari ini saya ingat sudah 7 bulan lebih 4 hari usia pernikahan. Tidak muluk-muluk, hanya berharap semoga bisa menjadi pribadi dan pasangan yang lebih baik, lebih sabar dan tahan banting atas segala hal yang sedang dan akan kami hadapi kelak. Semoga.
read more »

Minggu, 16 Maret 2014

Jokowi NyaPres. Pro atau Kontra?

Salah satu berita heboh minggu ini adalah tentang Bapak Joko Widodo alias Jokowi yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, positif maju sebagai calon presiden RI selanjutnya. Wow! Antara kaget dan tidak heran juga begitu pertama kali mengetahui kabar tersebut.

Kaget, karena masa jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang baru saja diemban. Namun juga tidak aneh mengingat beberapa tahun belakangan ini, prestasi beliau memang selalu mendapat 'jempol' dari mayoritas penduduk Indonesia. Tapi menurut saya pribadi.... gimanaaaaa gitu? Kok kayaknya setelah memimpin Solo, kemudian jadi orang nomor satu di Jakarta, terus belum tuntas semua permasalahan di Jakarta, sudah mau loncat langsung menjadi CaPres. Apakah ini benar atau salah? Tergantung persepsi masing-masing individu.

Mereka yang pro, mungkin berharap selain mengurusi Jakarta, beliau juga bisa membuat segala kemajuan di seluruh penjuru nusantara. Tapi yang kontra, dan mungkin seperti saya yang awalnya berharap beliau jadi presidennya nanti saja lah di tahun 2019. Biar tuntas dulu masa jabatannya sebagai gubernur yang sekarang ini. Walaupun jujur saya masih belum tahu juga sih akan mimilih siapa yang pantas jadi orang nomor satu di Indonesia nantinya.

Apapun itu, sebagaimana harapan rakyat Indonesia kebanyakan, saya hanya ingin siapa pun pemimpin selanjutnya, semoga membawa hal-hal yang lebih baik di segala aspek. Terutama bebas KKN, mengingat sepertinya nyaris tidak ada yang tidak mengandung unsur KKN di negara kita saat ini. Jadi pro atau kontra atas penetapan Bapak Jokowi sebagai calon presiden selanjutnya?
read more »

Sabtu, 18 Januari 2014

Short Report

Tampaknya hujan sedang awet-awetnya mengguyur nyaris merata di seluruh wilayah tanah air tercinta, Indonesia. Banjir pun terjadi di mana-mana. Selain banjir, ada satu bencana alam lagi yang sudah cukup lama dialami saudara kita di Sumatera Utara, berupa akan/sudah (jujur saya memang sedang kurang mengikuti perkembangan berita nasional beberapa waktu terakhir ini) meletusnya Gunung Sinabung. Semoga semua yang mengalami banjir, menjadi korban Gunung Sinabung, yang sedang sakit atau merasa kesusahan, diberikan kesabaran luar biasa dan tetap tegar dan secepatnya melewati semua ini dan keadaan segera membaik. Aamiin.

Sekian laporan terkini di pagi menjelang siang, yang juga masih terus menyisakan titik-titik gerimis setelah hujan beberapa hari ini. Selamat berakhir pekan saudara-saudara, jangan lupa sediakan payung atau jas hujan sebelum keluar rumah!
read more »

Jumat, 10 Januari 2014

Kumat Lagi (Childish-nya)

Makan, mengunyah, mengulum, atau ngemut permen sudah menjadi hal yang jarang saya lakukan. Terutama karena usia sudah dewasa dan kekuatan gigi mungkin sudah sensitif terhadap gempuran aneka pangan yang mengandung banyak kadar gula. Kalaupun sesekali mengonsumsi permen, maka seringkali pilihan jatuh pada aneka rasa permen yang jarang disukai oleh anak-anak. Misalnya rasa mint, kopi, buah asam, dan jahe.

Kali ini rasanya ingin sekali bernostalgia dengan permen lolipop atau bahasa kerennya lebih dikenal sebagai permen kojek. Permen jenis ini (dengan merek dagang tertentu) yang dijual bebas di pasaran, termasuk jarang ditemukan, terkecuali jika mencarinya di toko atau pasar yang menjual dalam kelas grosiran. Setahu saya permen lolipop yang sedang tren sekarang adalah yang warna-warni seperti pelangi, dari ukuran kecil sampai super besar. Tapi dulu pernah mencoba permen sejenis, kok rasanya aneh. Cenderung terlalu manis dan gimanaa gitu?@#$%*.

Sebenarnya permen kojek yang saat masih SD, sering saya beli saat jajan di kantin sekolah, adalah permen merah berbentuk kaki, dengan rasa seperti buah Mangga Kweni. Hayooo yang mengalami era 90-an pasti tahu kan? Tapi, kalau sudah makan permen itu kadang kok jadi sariawan ya? Entah beneran atau cuma sugesti, karena bentuk permennya yang seperti jari kaki menusuk bagian dalam mulut. Selain itu permennya juga jarang deh ditemuin di minimarket-minimarket yang menjamur di hampir setiap kelurahan itu.

Maka untuk mengobati rindu akan masa kecil, dan sedikit menambah asupan kalsium (mungkin lebih sedikit daripada kandungan gulanya), saya pilih permen lolipop Milkita. Seingat saya waktu masih SD, dan permen tersebut baru muncul di pasaran, belum ada versi lolipop-nya. Bentuk permennya lunak dan lengket kalau dikunyah. Terus karena kata iklannya, mengunyah beberapa buah permen sama dengan minum segelas susu, maka seorang Nila kecil jadi bereksperimen memasukkan 3 - 5 buah permen Milkita, ke dalam segelas air hangat. Diaduk-aduk dan ditunggu sampai permennya larut dengan air, jadilah segelas susu. *kalau dipikir-pikir sekarang, aneh banget yak???

Bagi sebagian orang, apalagi yang memiliki masalah dengan gigi berlubang, permen kunyah adalah salah satu yang menjadi pantangan. Dan asal tebak, mungkin tidak banyak peminatnya. Maka untuk tetap menarik konsumen, Milkita memproduksi permen lolipop susu, yang sepertinya hampir belum ada pesaingnya. Apalagi dengan jargon iklannya yang mengatakan bahwa satu permen lolipop sama dengan minum segelas susu, bukan tidak mungkin para orang tua yang awalnya sangat anti memberikan permen pada anak, akhirnya luluh juga. *apaaaa sihhhh????

Ya sudah intinya sisi kekanak-kanak-an saya mungkin sedang kambuh alias kumat alias sedang ingin mendominasi diri saya selama beberapa hari ini. Next time, kalau sisi childish-nya muncul lagi dalam kisah yang berbeda, akan saya ceritakan lagi di sini. Memang sih, kok kayaknya enggak ada manfaatnya ya cerita beginian? Ya, anggap saja di luar sana, ada yang sedang galau dan malu karena sudah dewasa atau tua tapi merasa ingin sekali melakukan hal-hal yang sering dilakukan semasa kecil. Jangan malu, karena konon katanya setua apapun umur seseorang, atau sedewasa apapun cara pandang seseorang, masih akan selalu ada jiwa kanak-kanak dalam diri setiap individu. So, enjoy it and be relax ^_^.
read more »

Kamis, 09 Januari 2014

Satu Rindu (Opick feat. Amanda)

Hujan, kau ingatkan aku.. Tentang satu rindu
Di masa yang lalu, saat mimpi masih indah bersama..

Terbayang satu wajah, penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah, penuh dengan kehangatan...
Kau Ibu..... Oh Ibu...

Allah, ijinkanlah aku bahagiakan dia
Meski dia t'lah jauh, biarkanlah aku berarti untuk dirinya
Oh Ibu... Oh Ibu... Kau Ibu.....

Terbayang satu wajah, penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah, penuh dengan kehangatan... (Kau Ibu....)
Terbayang satu wajah, penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah, penuh dengan kehangatan...(Kau Ibu.... Oh Ibu... Kau Ibu... Oh Ibu...)

Hujan, kau ingatkan aku.. Tentang satu rindu
Di masa yang lalu, saat mimpi masih indah bersama..
Kau Ibu... (Kau Ibu...) Kau Ibu...
read more »

Sabtu, 28 Desember 2013

Laptop Multifungsi

On period. Dan seperti biasanya selalu dismenore dalam satu atau dua hari pertama di setiap siklusnya. Kali ini memang tidak separah sebelumnya. Tapi tetap saja membuat perasaan tidak nyaman dan serba salah. Duduk salah, berbaring tidak nyaman, berdiri atau berjalan pun rasanya aneh.

Sekitar dua jam lebih, saya habiskan waktu untuk berselancar di dunia maya. Sekedar membaca artikel baru di berbagai portal media online, membuka akun jejaring sosial, sampai akhirnya curcol sedikit di blog, karena belum ada ide untuk menuliskan hal lain yang sifatnya tidak terlalu personal.

Ternyata laptop saya multifungsi juga saat ini, yaitu sebagai kompres hangat untuk bagian perut yang nyeri. Hangat dan nyaman, ya walaupun entah aman atau tidak dari radiasi elektroniknya. Yang penting saya merasa lebih baik dan tidak perlu nungging-nungging tidak jelas atau mengaduh kesakitan seharian. Meskipun cuaca sepanjang hari sangat mendukung untuk hibernasi, tetap saja dalam keadaan menahan nyeri, tidak akan bisa lelap tidurnya, malah yang ada kepala pusing akibat banyak tidur tapi sedang terjadi pengeluaran sejumlah darah dari dalam tubuh.

Sekian curcol siang ini, have a nice lunch all....
read more »

Kamis, 26 Desember 2013

Love You, Mom ^_^

Tidak ada sekolah atau perguruan tinggi untuk menghasilkan seseorang bergelar ibu. Tetapi ketika Tuhan telah menetapkan seseorang menjadi seorang ibu, maka secara alami, maka semuanya berjalan mengalir begitu saja. Seorang ibu yang saat ini kita lihat sangat lihai memasak, mengurus anak dan semua urusan rumah tangga, tidaklah langsung mahir. Semuanya melalui proses belajar, mengalami masa belum bisa, masa terpaksa belajar, dan kemudian setelah menjadi kebiasaan akan mahir dengan sendirinya, dalam kadar yang tidak bisa disamaratakan atau dibandingkan antar ibu satu dengan yang lainnya. Toh, kondisi hidup dan keadaan anaknya juga berbeda-beda bukan? Jadi, tidak ada standar khusus kualitas seorang ibu. Yang terpenting dan kita tahu adalah, ibu selalu berusaha melakukan hal terbaik bagi orang-orang tercinta di sekitarnya.

Satu lagi keahlian spesial dari para ibu. Jutaan kilometer terpisah dari buah hatinya pun, tak akan menghilangkan 'telepati' yang ibu miliki untuk mendeteksi 'ketidakberesan' yang sedang dialami sang anak. Dengan cara unik dan berbeda-beda, ibu dapat merasakan saat anaknya sakit atau dalam keadaan kurang baik secara fisik atau psikis. Tidak dapat dijelaskan secara logika mungkin, tapi itulah kontak batin yang meski tidak secara sengaja dikirimkan oleh sang anak, ibu selalu tahu akan hal itu. Aneh tapi nyata bukan?

Seharusnya menyayangi dan berterima kasih kepada ibu, tidak hanya dalam satu hari. Tetapi saya tidak juga menyalahkan adanya momentum peringatan Hari Ibu. Karena, minimal jika suatu saat kita lupa atau khilaf telah menyakiti hati ibu, maka Hari Ibu dapat menyadarkan dan segera membuat kita segera minta maaf kepada ibu, selama masih sempat. Sebelum kita dan ibu terpisahkan di dunia yang berbeda, saat yang dapat kita lakukan hanyalah berdoa untuk kelapangan kuburnya. Semoga kita semua dapat membuat ibu bahagia sebelum ajal (entah kita atau ibu yang mendahului) memisahkan. Aamiin Yaa Rabb.
read more »

Rabu, 25 Desember 2013

Just 4 Months.

Four months? Yeah, yesterday just 4 months. Just remember it.
read more »