Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Senin, 25 Maret 2013

Undangan Hitam

Silahkan datang, kalau sibuk tidak perlu memaksakan diri untuk hadir di hari tersebut. Mohon doanya saja ya.

Hari: Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at, Sabtu, atau Minggu.
Tanggal: .... Bulan ............ Tahun 20....
Lokasi: Info menyusul.
Waktu: 24 jam non stop.
Pakaian: Apa saja boleh, yang penting nyaman dan sopan.

*Tidak usah repot-repot bawa amplop atau kado. Doa saja sudah lebih dari cukup.

Maaf jika ada pihak yang belum mendapat undangannya, karena semua sibuk mencari kaveling kosong untuk peristirahatan terakhir nanti. Terima kasih atas waktunya untuk datang/mendoakan saya.
read more »

Rabu, 20 Maret 2013

One of Life's Mystery

"Afgan - Jodoh Pasti Bertemu"
 
Andai engkau tahu
Betapa kumencinta
Selalu menjadikanmu
Isi dalam doaku

Kutahu tak mudah
Menjadi yang kauminta
Kupasrahkan hatiku
Takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Kuberhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu

Jodoh pasti bertemu...

Andai engkau tahu
Betapa kumencinta
Kupasrahkan hatiku
Takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Kuberhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu

Jodoh pasti bertemu...*

*Kalau ada kata-kata yang salah, maaf ya... Maklum suara lagunya agak kalah sama gemuruh hujan.


Dengan sok tahu tingkat tinggi, saya tebak bahwa lirik lagu tersebut nyaris sesuai dengan pengalaman hidup mayoritas manusia di dunia ini. Baik yang berujung pada kebahagiaan atau 'memaksakan' bahagia dengan melepaskan seseorang apapun alasannya. Intinya adalah sebuah kata yang terdiri dari lima huruf. J-O-D-O-H.

Satu hal yang misteri dan sudah ada ketetapannya dari Sang Maha Kuasa, disamping maut dan rezeki. Sesuatu yang katanya tidak hanya sekedar ditunggu tapi juga harus dicari. Tapi ujung-ujungnya juga kembali pada Kuasa Ilahi. Yang tidak semua keputusan finalnya dapat diterima mentah-mentah dengan hati lapang. Beberapa sempat terpuruk, jika sosok yang diharapkan menjadi jodohnya, ternyata bukanlah jodoh yang ditentukan Tuhan. Tapi beberapa di antaranya juga bisa bangkit dan mulai menyadari bahwa Tuhan akan memberikan ganti jodoh yang sebenarnya sudah tercatat di "buku khusus" yang tersimpan di "langit."

Sekuat apa pun usaha, dan walaupun berjuta kali kita sebut nama seseorang dalam setiap doa, tidak akan tercapai apa yang diharapkan jika Tuhan berkehendak lain. Lalu jika keinginan itu tidak sesuai dengan keputusan Sang Maha Kuasa, bagaimana? Lepaskan harapan itu.

Saya tidak mengatakan hal itu mudah untuk dilakukan. Bahkan kadang kita memerlukan waktu lebih untuk menyembuhkan hati. Wajar jika sempat merasa sedih, namun berusaha tetap bangkit dari keterpurukan juga harus.

Kembali lagi tentang misteri jodoh. Misteri adalah sesuatu yang tidak bisa dengan cepat kita temukan jawabannya. Kadang hasil akhirnya tidak pernah bisa kita prediksikan. Relakan, lepaskan, dan perlahan kikis harapan yang mungkin saat ini seolah hanya angan semu. Pasrahkan segalanya pada Sang Maha Cinta. Jika memang suatu waktu yang entah kapan itu, kita masih berjodoh dengan sosok itu, Tuhan akan memberikan jalan untuk bertemu. Jika tidak, maka takdir itulah yang dihadiahkan Tuhan untuk kita. Semoga hati kita bisa lapang menerima segala ketentuan-Nya.

Berikut ini salah satu kisah nyata, yang membuktikan bahwa "jodoh tak akan lari kemana" itu benar. Walaupun awalnya tidak direstui keluarga, tapi mereka tidak bertindak konyol dengan memaksakan cinta dan melawan orang tua. Pada akhirnya mereka bertemu kembali dalam keadaan sudah sama-sama 'sendiri' dan memutuskan kembali melanjutkan kisah cinta pertama yang terputus, menjadi cinta yang terakhir. Langsung saja ke lokasi ya: Berpisah 60 Tahun, Pasangan Romantis Ini Akhirnya Menikah
read more »

Senin, 18 Maret 2013

Masih Tentang Masa Itu.

Katanya mimpi hanya sekedar bunga tidur. Tapi jika berulang kali mimpi yang bertema sama mucul dalam tidur, apakah hanya sekedar penghias malam tanpa makna? Sudah beberapa bulan terakhir ini, setiap kali bermimpi selalu kutemui hal yang sama. Lokasi dan waktunya, serta orang-orang yang muncul di mimpi-mimpiku berasal dari masa itu. Masa remajaku, masa saat bersekolah di sebuah asrama, dan penggalan-penggalan aktivitas kami di masa lampau pun seolah kualami lagi.

Di satu sisi, kusadari itu hanya mimpi. Tapi di sisi lain, diri ini tidak bisa menyangkal bahwa sangat menikmati setiap alurnya, seperti bernostalgia ke masa lalu dengan mesin waktu. Dengan kisah yang bisa saja berbeda dengan kenyataan di masa lalu. Setiap kali hampir terbangun, selalu saja kurasakan sebuah rasa kehilangan. Misalnya saat seseorang yang tiba-tiba menghilang dari pandanganku, saat itu kucoba mencarinya, walau hasilnya nihil. Dan saat terbangun, rasa itu seolah nyata. Merasa kehilangan dan sedih.

Entah apa maksud semua ini. Apa yang sebenarnya ada di dalam alam bawah sadarku? Apakah ini sebuah isyarat, pertanda, firasat, atau hanya sekedar wujud kerinduanku pada masa itu? Entahlah.

Mengapa setiap mimpiku masih berputar-putar dengan tema dan para pelaku dari masa itu?
read more »

Jumat, 15 Maret 2013

Some of My Facebook's Notes

Salam blogger :), tulisan kali ini terserah kalian mau sebut apa. Dikatakan promosi, ada benarnya walau bukan tujuan utama, dibilang kurang kerjaan, enggak juga sih. Dan alasan utamanya adalah, saya sedang mengalami kebuntuan untuk menulis dengan tema baru, atau mengutak-atik tema lawas dengan tampilan baru menjadi sebuah tulisan berbeda. 

Untuk mengatasi kebuntuan itu, ya tetap dengan menulis. Memaksakan diri menulis, walau hanya satu atau dua kalimat (minimal berkicau di Twitter atau memperbarui status Facebook). Dari beberapa kata itulah, biasanya ada saja ide baru bermunculan minta dijadikan bintang utama dalam tulisan kita.

Nah, sambil menunggu ide-ide itu bermunculan, sekarang saya memilih untuk menulis beberapa kalimat enggak jelas-sebagai pengantar ke inti dari tulisan kali ini. Yaitu, menampilkan beberapa link menuju ke tulisan-tulisan yang hanya dipublikasi lewat akun Facebook. Tuh kan? Promosi nih ye.... *_^ Sambil menyelam minum kopi. Sembari membaca lagi tulisan-tulisan jadul, sekaligus promosi. Siapa tahu ada yang berminat membaca.

Berikut ini beberapa link-nya, check these out:
  1. You May Try This At Home
  2. PULANG KAMPUNG NIH… 
  3. Pengakuan Seorang Pembunuh 
  4. SALAM KENAL DARI OKSI 
  5. Bekas Luka di Dahi itu... 
  6. LOMBA FLASH TRUE STORY (FTS): IMPIANKU MENJADI PENULIS "Penulis Seumur Hidup" 
  7. SEBUAH JAWABAN (Coretan Zaman Dulu) 
  8. Good Night 
  9. MYSTERY OF LIFE 
  10. Di Serambi Masjid Aku Menulis 
  11. Maaf... Kursi ini untuk Orang Dewasa  
  12. DI TERAS MASJID ITU. . . (cerpen yang ditulis sebelum divonis menderita cacar air) 
  13. 30 September 2009 
  14. Sedang iseng --> meng-upload beberapa coretanku 
  15. YANG UP TO DATE TEKNOLOGI, YANG PEDULI KESEHATAN 
  16. JUST IN MY DREAM (sebuah cerpen yg memang sangat pendek) 
  17. INSOMNIA 
  18. TANGGUL SITU GINTUNG JEBOL 
  19. [KKDH] PROKLAMASI KEMERDEKAAN HATI 
  20. THE STORY OF “ODONG-ODONG”

Thank you for visiting my blog. Have a nice day all ^_^.
read more »

Senin, 11 Maret 2013

Diam Saja.

Mengapa mereka sok tahu? Menganggap diam sebagai wujud persetujuan? Tanpa memberikan jeda waktu untuk berpikir lebih lama. Menganggap diam sebagai ketiadaan perlawanan. Padahal diam mungkin saja memiliki berjuta makna.

Saat ragu masih ada, bukankah kita terdiam?
Saat memikirkan sesuatu, juga lebih bisa konsentrasi dalam kondisi diam kan?
Saat terkejut dan tidak tahu harus berbuat apa dalam waktu singkat, diam seolah menjadi respon refleks yang ditunjukkan tubuh kita.
Saat merasa tahu diri, tidak ingin mengecewakan orang lain, atau merasa tiada daya lagi untuk melawan, juga hanya mampu diam. Bukankah demikian?

Mungkin benar jika kita sebut, kebahagiaan dari sepuluh, dua puluh, atau bahkan lima puluh orang lebih baik, daripada sekedar untuk mencapai kebahagiaan satu orang.
read more »

Senin, 04 Maret 2013

Terima Kasih Dblogger ^_^.

Sampai rumah di waktu petang menjelang malam, dengan tampang kucel dan pikiran kusut. Tiba-tiba Mama bertanya padaku, "Kamu dapet kiriman apa?" Seketika langsung ingat kalau beberapa minggu yang lalu, membaca pengumuman bahwa tulisanku terpilih dan berhasil membuatku menjadi salah satu blogger yang beruntung mendapat kenang-kenangan dari dblogger. Sebuah komunitas para blogger, yang Januari kemarin genap berusia empat tahun, dan mengadakan lomba menulis di blog dengan tema "Aku dan Dblogger." Berikut ini tulisanku, yang super singkat dan pastinya jauh lebih banyak tulisan lain yang lebih menarik.

Awalnya sama sekali tidak terbayang akan menjadi salah satu blogger yang beruntung. Karena selama belasan atau puluhan kali berpartisipasi dalam berbagai lomba menulis (dengan atau tanpa media blog), belum pernah sekalipun menjadi pemenang. Apalagi statusku yang belum menjadi anggota dblogger, maka tentu saja tulisanku itu hanya sebatas memperkenalkan dblogger (itu juga masih nyontek dari halaman dblogger), disertai sedikit opiniku tentang komunitas tersebut, dan sama sekali tidak ada pengalaman nyata sebagai anggota komunitas tersebut.

Saat mengetahui tulisanku termasuk salah satu pilihan para juri, bukan main senang rasanya. Sekalipun tidak mendapat hadiah apapun juga sudah senang. Apalagi mendapat kenang-kenangan berupa thumbler berlogo dblogger. Hehe agak norak sih diriku, karena sebelumnya belum tahu apa itu thumbler (maklum kosakata English-nya sangat minim), dan sore ini pun kuketahui wujud hadiah yang kuterima dari dblogger. Walau tampang kucel setelah seharian beraktivitas di luar rumah, tetap semangat foto bareng hadiah, yang juga menjadi hadiah pertamaku dalam kompetisi menulis. Terutama menulis sebuah artikel di blog pribadi. Terima kasih dblogger, terima kasih para juri, semoga dblogger makin jaya ^_^.


read more »

Senin, 25 Februari 2013

Donat Ubi Ungu alaNila

Rasanya sudah lama sekali tidak bereksperimen di dapur. Siang tadi, tanpa direncanakan sebelumnya, saya kembali melakukan hobi lama itu. Ceritanya begini, saat perut sudah keroncongan di jam makan siang, saya segera menuju dapur. Di sana lah saya menemukan ubi kuning dan ubi ungu kukus, yang disajikan oleh Mama sebagai kudapan hari ini.

Awalnya sama sekali tidak kepikiran untuk "main" masak-masakan. Tapi tiba-tiba ingat pada sisa ragi instan, yang saya pakai minggu lalu untuk membuat martabak manis. Ya, pertama kalinya membuat martabak manis, sekalian mencoba si Happy Call Jumbo Double Pan punya Mama. Hehe soalnya menu lain yang ada di buku resep masakannnya, kebanyakan rumit-banyak memakai rempah-rempah. Jadi hanya martabak manis yang membuat saya penasaran untuk mencobanya. Hasilnya? Terlalu padat untuk disebut sebagai martabak manis, tapi masih bisa diterima lidah dan perut kok *_^.

Kembali lagi ke sisa ragi instan, yang akhirnya menuntun saya untuk kembali membuat donat goreng (entah sudah berapa kali, tapi memang sudah lama sekali tidak membuatnya lagi). Kali ini mumpung ada ubi ungu, maka saya berinovasi membuat donat ubi ungu. Biasanya untuk membuat donat goreng, bahan campuran yang digunakan adalah kentang atau ubi kuning, yang akan menghasilkan warna cenderung kuning kecokelatan setelah matang. Sekarang warna donatnya jadi cenderung cokelat di luar, tetapi ungu di bagian dalam. Lain dari yang sebelumnya kan? Ini dia penampakannya, baru matang dan masih panas jadi sengaja di letakkan di baskom berlubang supaya cepat dingin, sekaligus mengurangi kandungan minyak yang terserap saat proses menggoreng.

Sengaja, buat ukuran mini biar kelihatan banyak *_^.

Walaupun sudah beberapa kali membuat donat goreng, tetapi terakhir kali membuatnya kira-kira pertengahan tahun 2012. Jadi agak ragu juga dengan takaran resepnya, hanya mengandalkan feeling. Alhamdulillah, tidak gagal. Jadilah 20 buah donat ukuran mini berwarna ungu kecokelatan. Kira-kira berikut ini resep dan tahapan pembuatan Donat Ubi Ungu alaNila.

Bahan-bahan:
100 gr ubi ungu kukus (haluskan)
150 gr tepung terigu protein tinggi (Cakra Kembar)
1 sdt ragi instan
100 gr gula pasir (sesuai selera, sepertinya akan lebih baik pakai gula halus)
garam (sedikit saja)
1 butir telur ayam
1 sdm mentega
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
  1. Campur tepung terigu, gula, ragi, dan garam, aduk rata. Masukkan telur, aduk rata langsung menggunakan tangan. Campur dengan ubi yang sudah dihaluskan, uleni sampai tercampur rata. Kemudian tambahkan mentega, selanjutnya terus uleni sampai kalis (tidak lengket). Tutupi adonan dengan lap atau plastik kedap udara, diamkan selama 50 - 60 menit.
  2. Setelah adonan mengembang, kempiskan adonan dengan tangan terkepal. Tambahkan sedikit tepung terigu jika masih agak lengket. Ambil sedikit demi sedikit adonan, bentuk menjadi bulatan-bulatan sebesar bola pingpong (besar ukurannya bebas). Diamkan kira-kira 10 - 15 menit.
  3. Bentuk adonan dengan membuat lubang di tengahnya, sampai menyerupai donat, diamkan kembali 5 - 10 menit. Cara yang saya gunakan ini manual, kalau punya cetakan donat tentu akan lebih memudahkan proses pengerjaannya.
  4. Panaskan minyak untuk menggoreng, apinya sedang cenderung kecil supaya adonan tidak menjadi hangus di bagian luar tapi kurang matang dalamnya. Masukkan perlahan adonan, ke dalam penggorengan, dengan sesekali memutar adonan dengan sumpit, supaya lubangnya tidak menjadi rapat. Bolak-balik supaya matangnya merata. Saat warnanya mulai kecokelatan, dan lapisan luarnya mulai menjadi garing, angkat dan tiriskan.
  5. Sajikan dengan topping gula, cokelat, krim, meises, dll. Buat yang tidak terlalu suka manis, dimakan tanpa topping juga sudah enak ^_^.

Berdasarkan pengalaman pribadi, resep memang penting. Tapi lebih penting lagi adalah feeling. Jadi saat kita mengikuti suatu resep masakan tertentu, tidak selalu hasilnya seperti yang diharapkan, meskipun sudah 100% mengikuti resep yang ada. Jadi resep yang saya paparkan di atas, jangan dipercaya sepenuhnya ya. Soalnya bisa jadi saya agak sedikit keliru mengira-ngira takaran bahannya, atau memang ada teknik lain yang lebih T.O.P untuk membuat donat super empuk dan lezat. Jadi, cukup jadikan resep saya ini sebagai gambaran kasar resep, yang bisa Anda kombinasikan dengan resep donat dari sumber lainnya. Semoga tulisan kali ini bisa bermanfaat. Terima kasih sudah mampir :).
read more »

Lee Min Ho Goes To Jakarta

Kabar baik bagi para penggemar drama Korea, Boys Before Flowers, Personal Taste, dan City Hunter. Khususnya para ladies yang nge-fans banget sama aktor utamanya, Lee Min Ho. Mungkin saya termasuk orang yang telat mengetahui kabar ini, tapi tidak ada salahnya juga kan berbagi info siapa tahu ada yang membutuhkan.

Beberapa hari yang lalu menonton acara Top K-Pop di salah satu channel TV swasta. Di acara tersebut pula diinformasikan bahwa rencananya Lee Min Ho akan mengadakan jumpa fans di Jakarta pada tanggal 23 Maret 2013. Sebelumnya aktor sekaligus penyanyi Lee Seung Gi menggelar acara serupa beberapa waktu lalu, kali ini giliran Lee Min Ho akan menyapa fans-nya di Indonesia.

Saya sendiri bukan penggemar fanatiknya. Jadi tidak mengetahui detail acara tersebut akan diadakan di mana atau berapa harga tiketnya. Mungkin situs berikut ini bisa membantu Anda yang memerlukan informasi lebih lengkapnya: http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00030450.html.

Buat para Minoz (kalau tidak salah sebutan untuk fans Lee Min Ho oppa) yang sudah bertahun-tahun menabung untuk bertemu sang idola, it's your time. Buat yang baru tahu, silahkan segera cari infonya kalau memang berniat untuk menghadiri acara tersebut. Buat yang sudah pesan tiketnya, selamat menanti kedatangan sang idola pada 23 Maret 2013 mendatang.
read more »