Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Juni 2020

Sensasi Nulis di Blog Lebih Bebas Bukan?

Siapa yang kalau bikin status di medsos suka bablas panjang kayak saya?

Maafkan daku ya fren. Emang biasa nulis minimal 3 paragraf juga sih di blog. Tapi enggak tahu kenapa kalau pas nge-blog itu lebih plong. Merasa batasan nulis itu lebih luas dibandingkan pas mau nyetatus di medsos.

Mungkin ya ini, karena blog bagaikan rumah digital kita. Semua yang mampir baca adalah mereka yang ketik kata kunci di situs pencarian. Jadi pas nge-blog lebih plong di hati, bebas dari pikiran apa yang baca akan keganggu?

Karena medsos kan meski ybs tidak ingin baca status kita, selama notifikasi pembaruan tidak dibisukan atau meng-unfollow kita ya otomatis status kita terbaca ya. Sedangkan blog hanya dibaca oleh yang saat itu 'sengaja' cari tulisan yang ada kata kunci sesuai kebutuhan mereka. Jadi kita enggak merasa mendzalimi orang dengan tulisan kita🤭

Tapi lama-lama sejak bakulan, makin cuek juga sih. Namanya juga ikhtiar. Mereka yang merasa terganggu pun bisa klik bisukan atau unfollow. Beres bukan? Gitu aja kok repot?

*Maaf curcol, belum nemu keputusan hati mau review produk MSI yang mana🙏
read more »

Rabu, 17 Juli 2013

Lomba Membantu Penyusutan Angka Alexa Rank

Biar saja orang mau berkata apa. Selama ada lomba menarik minat, syarat-syaratnya masih bisa dipenuhi, tanpa dipungut biaya pendaftaran, dan penilaian tidak berdasarkan jumlah vote atau jempol dari para facebookers, maka dengan kenekatan level 10 (kok jadi mirip keripik pedes ya?) akan saya ikuti lomba itu.

Ya, boleh lah menyebut saya banci lomba, sekedar ikut-ikutan meski pengalaman minim, tapi setidaknya mengoleksi pengalaman kalah sebelum suatu saat menang kan? Kalau pun tidak menang atau mendapat penghargaan sebagai blogger ter-eksis di setiap lomba menulis, setidaknya makin banyak yang mampir di blog saya. Terbukti selama hampir satu tahun blog ini ada, jumlah pengunjung (semoga saja mereka juga tahan untuk membaca tulisan saya) selalu meningkat setiap kali ada event lomba yang diikuti. Jika bukan dari para juri, tentu saya tebak pengunjungnya adalah sesama blogger sekaligus peserta lomba itu juga. Sama seperti saya yang lebih sering mampir di blog peserta lain, setelah saya menyelesaikan tulisan saya sendiri. Hanya ingin melihat seberapa beragam tulisan para peserta lomba yang sedang berlangsung.

Keuntungan lainnya yaitu menyusutnya angka peringkat di Alexa, hehe walaupun sering setelah lomba usai  Alexa Rank blog ini kembali menggendut, dan bukan tidak mungkin segera menghilang alias tidak lagi terdeteksi sama si Alexa. Tapi angka paling mengejutkan yang pernah saya raih adalah sekarang alias beberapa hari ini setelah saya resmi berpartisipasi dalam sebuah lomba yang diadakan oleh Viva.co.id dan EnjoyJakarta. Pengunjung blog yang mampir di artikel bertema Keindahan Kepulauan Seribu, mencapai jumlah lebih dari seratus dalam sehari. Wajar, karena lomba ini masih memiliki batas waktu yang cukup panjang, dan mengingat Viva.co.id termasuk salah satu media online yang pasti banyak pembaca setianya. Jadi para peserta atau bahkan calon peserta lomba, yang sedang mencari inspirasi tulisan, mampir ke blog para peserta yang telah mempublikasikan artikelnya lebih dulu.

Padahal saya cukup tahu diri, isi artikel saya agak memaksa untuk diikutsertakan dalam lomba. Intinya sih hanya ingin mencoba, dan ingin menambah pengalaman (pengalaman kalah sebelum suatu saat menang) mengikuti berbagai tema menulis di blog. Untuk lomba kali ini memang hadiahnya amat sangat menggiurkan, bisa dapat kursus menyelam (gratissss) bersama presenter terkenal, Mbak Riyanni Djangkaru, pantas saja jika banyak yang berminat. Saya sendiri tidak berharap banyak untuk menang, toh kalaupun menang, jika sesuai rencana, saya tidak akan dapat menggunakan hak saya sebagai pemenang. Kenapa? Ada deeehhh... Intinya semoga Alexa Rank blog ini tidak menggendut lagi, terus saja menyusut hingga dibawah 10 jutaan (yakin? Masih 17 jutaan loh).
read more »

Jumat, 28 Juni 2013

Without Music

Dulu saya sempat berpendapat bahwa blog yang menarik adalah blog yang mengiringi pembacanya dengan alunan musik instrumental. Tetapi kali ini saya berpikiran lain, tepatnya demi menjaga kenyaman pembaca (baik pengunjung blog atau saya sendiri ketika membaca ulang setiap tulisan) saat koneksi internet tidak begitu lancar.

Sayang kan kalau ada yang ingin membaca tulisan di sini, lalu merasa terganggu dengan musiknya, baik karena masalah selera atau karena loading yang lemot sehingga musiknya terdengar putus-putus seperti saat kita memutar CD yang kotor. 

Orang yang sabar dengan koneksi lemot lebih sedikit daripada mereka yang memutuskan segera pergi supaya tidak lagi merasa terganggu saat membaca tulisan saya. Apalagi jika informasi yang diinginkan masih dengan mudah bisa didapatkan dari blog atau portal media online lain yang sudah terkenal di jagad dunia maya.

Selain alasan di atas, pasti tujuan seseorang mengunjungi blog adalah untuk membaca isi tulisan yang diterbitkan. Jadi saya sebagai admin tunggal blog ini, sudah sepatutnya mengutamakan kenyamanan kita saat membaca. Semoga keputusan menghilangkan alunan musik instrumental yang telah lama terpasang di sini, sudah tepat. Semoga loading lama saat kita membuka halaman blog ini, tidak pernah lagi dialami. Dan paling penting adalah semoga blog ini berumur panjang sesuai umur adminnya. Aamiin.
read more »

Senin, 17 Juni 2013

Road To 10000 Pageviews & First Anniversary.

Setelah dicek, artikel pembuka yang hanya terdiri dari satu kalimat sapaan pertama saya di blog ini, tertanggal 31 Juli 2012. Ternyata usia blog ini hampir satu tahun. Sungguh saya sendiri tidak menyangka masih bertahan untuk merawat, menengok, dan sesekali memperbarui tulisan di sini. Bukan apa-apa, nilaamalia14888.blogspot.com ini adalah akun ketiga yang saya miliki dalam dunia blog. Blog pertama juga beralamat di blogspot, tapi karena lama tidak dibuka saya akhirnya sukses melupakan username dan password-nya. Jadi hanguslah akun tersebut, saya katakan demikian karena sama sekali tidak terdeteksi oleh Google.

Selang beberapa tahun kemudian, tanpa sengaja saya menemukan blogdetik.com yang memang memperbolehkan siapa pun bergabung di dalamnya. Iseng-iseng mendaftar, jadilah satu akun di blogdetik.com atas nama nila14888. Lumayan beberapa bulan sempat aktif diisi dengan tulisan baru, tapi lama-kelamaan menyerah juga. Tidak pernah ditengok sampai akhirnya password lagi-lagi terlupakan.

Sempat lama tidak terbesit niat menulis di blog lagi. Dan akhirnya tanggal 31 Juli 2012 mencoba membuat akun blogspot lagi, itu pun hanya aji mumpung saat baru memiliki akun surat elektronik di gmail. Awalnya hanya menargetkan minimal satu bulan satu tulisan, lalu meningkat menjadi satu minggu satu tulisan, tanpa ada niat mencoba peruntungan mengikuti berbagai lomba menulis di blog. Tapi karena blogwalking ke berbagai jenis blog milik para blogger senior, jadi iri dan ingin mencoba satu atau dua jenis lomba yang diselenggarakan secara online.

Salah satunya adalah kompetisi Liga Blogger Indonesia, yang setidaknya memacu para pesertanya untuk membuat minimal dua atau tiga artikel per minggunya. Meski kadang agak memaksakan diri untuk menulis dan isinya tidak nyambung, pokoknya menulis saja. Hasil menang atau kalah belakangan, yang terpenting adalah pengalaman. Ya iya dong, saya cukup sadar siapa saya di jagat per-blog-an ini. Anak baru, bau kencur, masih ingusan, dan dengan sotoy belajar segala hal terkait blog, secara otodidak mengandalkan tips-tips yang banyak dibagi oleh para blogger senior di blog mereka masing-masing.

Liga Blogger Indonesia membuat saya terpacu rutin menulis. Setelah event tersebut usai, dan saya memang tidak mampu memenangkan pertandingan, satu hal baru muncul di dalam pikiran. Yaitu ingin menulis dan mempublikasikan minimal satu tulisan per harinya. Tapi manusia punya rencana, dan berbagai kendala ada saja yang membuat niat itu tidak terealisasi. Namun, setidaknya saya berusaha tetap menulis dan saya kembali menurunkan target. Setidaknya kalau sebulan ada empat minggu, dan saya menargetkan satu minggu ada tiga tulisan, maka minimal dalam sebulan saya harus menghasilkan dua belas tulisan. Ya, 12 buah tulisan baru setiap bulan, di waktu yang tidak ditentukan. Terserah, mau dicicil tiga tulisan per minggu atau dituntaskan sekaligus selama dua minggu berturut-turut.

Akhirnya, sungguh tidak menyangka blog ini masih bertahan sampai detik ini, dengan total kunjungan sebanyak  9.689 pageviews. Kalau jumlah pengunjungnya stabil, maka saya harap di akhir pekan ini sudah mencapai angka ke 10.000. Memang tujuan utama dari memiliki blog bukan semata-mata ingin dikunjungi banyak orang. Tetapi setidaknya, jumlah pengunjung bisa terus memacu semangat untuk terus menulis. Memang kita tidak tahu siapa saja yang membaca tulisan kita, siapa yang suka atau justru muak dengan deretan kata yang kita susun. Tapi setidaknya saya akan tetap berusaha berbagi, dan terus menulis di blog ini sampai saya tidak mampu lagi menulis, sampai jatah usia saya telah habis. This is it, road to 10.000 pageviews ^_^.


read more »

Senin, 20 Mei 2013

Lebih Dari Sekedar Hadiah Pertama

Dari sekian banyak lomba menulis yang pernah saya ikuti, belum pernah sekalipun berhasil sekedar menjadi juara harapan atau lolos sebagai finalis, jika lombanya terdiri dari beberapa tahapan penyeleksian naskah. Sampai akhirnya, penantian panjang itu menunjukkan hasil walau nama saya berada di urutan terakhir di antara puluhan nama blogger yang tulisannya terpilih untuk mendapatkan kenang-kenangan dari pihak penyelenggara. Ya, sebuah thumbler berlogo dblogger (penyelenggara lomba blog dengan tema komunitas blogger), yang sedang berulang tahun di usia keempat. Sekelumit kisahnya dapat dibaca di sini.

Sebagai lomba pertama yang menghasilkan 'sesuatu', mungkin yang pernah mengalami hal tersebut tahu rasanya. Mungkin hampir sama dengan perasaan haru dan senang ketika pertama kalinya mendapatkan gaji atau honor hasil kerja keras sendiri, atau ketika pertama kalinya melihat bukunya mejeng di toko buku. Tidak melihat seberapa besar atau seberapa mahal nilai hadiahnya, tapi ada kepuasan batin tersendiri, walau tetap harus berusaha meningkatkan kualitas tulisan lagi dan lagi.

Lebih dari itu semua, hadiah yang saya dapatkan ini memiliki nilai plus untuk sedikit perubahan pola hidup saya terkait kesehatan. Khususnya perilaku minum air putih, yang sebelumnya bisa dikatakan di bawah batas minimal kebutuhan air per harinya. Ya, apalagi kalau bukan karena alasan malas. Jika belum benar-benar merasa sangat haus atau badannya lemas, rasanya enggan beranjak untuk mencari/membeli air putih (hehe sebenarnya air bening ya?) atau yang biasa dikenal dengan air mineral, yang harga minimumnya masih Rp 500,00.

Nah, semenjak mendapatkan thumbler dari dblogger inilah kebiasaan jelek tersebut mulai terkikis perlahan. Walau tidak bepergian keluar rumah, thumbler itu tidak pernah absen terisi air dan selalu berada di area yang mudah terjangkau. Sekarang malah rasanya selalu ingin minum air putih saat sadar isi thumbler-nya sudah kosong. Kadang merasa seperti anak kecil, yang baru semangat melakukan hal baik dengan peralatan makan atau alat tulisnya bergambar tokoh kartun favoritnya. Tapi, biarlah yang penting sekarang saya tidak malas lagi memperbanyak minum air putih.

Padahal sebelum mendapat hadiah itu pun, di rumah sudah ada beberapa wadah serupa yang harusnya tidak menjadikan saya malas minum air putih. Mungkin rasanya beda saja, saat memakai barang yang berhasil didapat dari usaha sendiri ya? Jadi semangatnya lain. 

Hal yang terpenting lagi adalah, setiap kali minum dengan thumber itu, menjadi pemicu semangat untuk terus menulis dan tidak berhenti mencoba setiap kali ada lomba kepenulisan.  Karena sebelum memutuskan ikut lomba blog dari dblogger, saya sempat mengalami keraguan dan menganggap tidak mungkin terpilih jadi blogger yang beruntung karena pasti pesertanya banyak sekali. Tapi dengan kenekatan tingkat tinggi ditambah usaha untuk menghasilkan tulisan jujur dari lubuk hati terdalam (eits, lebay-nya kumat), tidak disangka itulah kali pertamanya saya mendapat hadiah dari sebuah event lomba menulis. Again thanks for dblogger ^_^.

Kesimpulannya, hadiah yang saya dapat pertama kali dari suatu lomba kepenulisan tersebut, benar-benar bermanfaat. Lebih dari sekedar pemicu semangat menulis, tapi juga meningkatkan kesehatan (Aamiin).
read more »

Senin, 22 April 2013

Ini Museum Digitalku, Mana Museum Digitalmu?

Museum. Apa yang terlintas di pikiran kita saat kata tersebut kita baca atau dengar? Saya pribadi akan mengingat masa-masa sekolah dulu, saat mengikuti kegiatan study tour, yang seringkali mengunjungi berbagai museum, dan mengerjakan tugas terkait mata pelajaran tertentu di museum yang dikunjungi. Intinya museum secara sederhana menurut  saya, adalah suatu tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, baik sejarah yang bersifat nasional, internasional, serta didirikan dan dikelola oleh pemerintah atau oleh pihak swasta yang memiliki dana untuk memamerkan koleksi pribadinya pada masyarakat.

Namun, tidak harus menjadi orang terkenal atau memiliki harta melimpah terlebih dahulu, untuk memiliki semacam museum pribadi. Ini menurut saya loh, karena setelah beberapa bulan belakangan aktif nge-blog, ternyata blog itu bisa dikatakan sebagai sebuah museum digital milik pribadi atau kelompok jika sebuah blog dibuat untuk suatu komunitas atau kelompok tertentu. Terutama sebuah blog pribadi, yang sedikit banyak menceritakan tentang kisah hidup Sang Blogger. Menceritakan berbagai pengalaman hidup yang mungkin saat ini belum tampak manfaatnya, tapi suatu saat jika diperlukan maka kisah itu bisa dijadikan rujukan untuk orang lain yang ingin mengetahuinya. Juga dokumentasi ingatan kalau suatu saat kita mengalami amnesia alias lupa ingatan (waduh, korban sinetron nih).

Contohnya, saat ini saya bukanlah siapa-siapa, dan belum bisa dikatakan menjadi orang yang hebat, atau berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Tapi siapa tahu di masa depan, saya bisa melakukan beberapa hal yang memancing banyak orang ingin mengetahui sekelumit kisah hidup atau karya apa saja yang pernah saya buat. Maka, tidak perlu susah-susah mencarinya dan tanpa memerlukan biaya banyak untuk transportasi dan pulsa telepon. Cukup bermodalkan internet, yang sudah semakin murah (katanya) atau bahkan gratis dengan beberapa ketentuan, kemudian berselancar di internet dan temukanlah blog ini. Maka orang-orang akan tahu sedikit gambaran tentang siapa saya di masa lalunya. Kalau pun belum ada hal bermanfaat yang bisa saya lakukan, setidaknya saat nanti saya sudah tiada mereka yang belum sempat mengenal lebih dekat dengan diri ini, bisa membaca beberapa tulisan sebagai warisan yang bisa ditinggalkan untuk mereka yang memerlukannya.

Jadi, untuk memiliki sebuah mueseum pribadi, tidak perlu memiliki modal banyak. Tidak harus menemukan lokasi tanah atau bangunan yang akan disulap menjadi museum. Tidak perlu bingung memutuskan berapa tarif yang akan dikenakan pada para pengunjungnya, karena proses pembuatan museum digital ini juga bisa gratis. Kalaupun ingin memiliki website pribadi yang berbayar pun, tidak memerlukan biaya sebanyak museum fisik.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, kita buat museum pribadi kita, walaupun masih berbentuk digital dan gratisan. Walaupun tidak setiap hari bisa memperbarui tulisan atau berbagi hal menarik dari hidup kita, tapi setidaknya kalau dilakukan rutin terus menerus seumur hidup, salah satu manfaatnya adalah mengurangi risiko dari kepikunan. Karena proses menulis, akan membuat otak kita terus terasah mengingat suatu hal, memikirkannya, dan selanjutnya mengeluarkannya dalam sebuah tulisan.

Ini Museum Digitalku, Mana Museum Digitalmu?
read more »

Kamis, 11 April 2013

Feeling Comfortable With Blogspot

Tidak banyak akun media sosial yang saya punya, saat ini cukup Facebook dan Twitter. Keduanya pun sudah termasuk jarang digunakan, kecuali sesekali untuk mempublikasikan tulisan baru dari blog. Dulu sewaktu zaman tren Friendster juga pernah punya akunnya, tapi sejak kemunculan Facebook dengan tampilan yang lebih menarik, maka akun Friendster pun terlupakan begitu saja.

Tidak dapat dipungkiri Facebook sampai saat ini, amat sangat membantu dalam menjalin silaturrahim, khususnya antar teman atau saudara yang sudah lama tidak bertemu. Bahkan pernah ada kisah keluarga yang belasan atau puluhan tahun terpisah, akhirnya bertemu kembali berkat Facebook.

Kali ini bukan membahas salah satu dari media sosial tersebut. Tapi lebih kepada kecenderungan kecocokan diri saya, yang baru disadari belum lama ini. Apakah itu? Ternyata saya cenderung lebih cocok atau nyaman menjadi seorang blogger di Blogspot. Karena tidak ada batasan karakter yang akan saya publikasikan. Seperti saat awal membuat akun Twitter, dan masih lumayan aktif 'berkicau' tentang beberapa hal yang saya pikirkan. Ternyata seringkali saya harus kembali menghapus banyak huruf saking melebihi batasan yang telah ditetapkan Twitter. 140 karakter per 'kicauan.'

Facebook pun sebenarnya memungkinkan untuk kita update status dengan banyak karakter, atau menulisnya di kolom 'Note' jika ingin menulis sebanyak apa pun yang kita inginkan. Tapi rasanya mulai kurang nyaman ketika harus menulis panjang-panjang di Facebook. Karena mungkin saja ada orang yang merasa terganggu dengan update status kita yang super panjang, di halaman beranda Facebook-nya. Menulis di kolom 'catatan' Facebook pun, akan jarang yang membacanya terkecuali jika kita menandai nama seseorang di tulisan tersebut. Padahal, lagi-lagi belum tentu yang ditandai itu berkenan untuk membacanya atau beberapa mungkin tidak sempat sekedar meng-klik-nya karena terlalu banyak 'Notifications' di akunnya.

Maka, kesimpulan saya bagi kita yang suka berbagi kisah atau sekedar tulisan pendek (menurut kita, tapi menurut orang lain termasuk tulisan panjang), marilah beralih ke blog. Apapun domainnya, gratis atau pun berbayar. Tapi untuk yang masih pemula dan belum punya banyak waktu nge-blog seperti saya sih, mulai dulu dengan yang gratis. Apalagi belum bisa menjadikan blog sebagai sumber penghasilan.

Di blog, saya bisa berbagi hal apa pun, tanpa mengganggu orang lain. Syukur-syukur ada yang merasa senang dengan tulisan yang saya buat. Apalagi jika dapat membantu para pencari informasi di Google, mendapatkan jawaban dari segala macam pertanyaan mereka. Kemudian satu keuntungan lagi dari nge-blog, adalah kelak tulisan kita bisa abadi di dunia maya. Walaupun diri kita sudah tidak update tulisan lagi, atau bahkan jika masa hidup kita sudah habis sekalipun, orang lain dari berbagai penjuru dunia masih dapat membaca hasil buah pikiran kita. Keep blogging all ^_^.
read more »

Senin, 08 April 2013

Dipilih, Dipilih, Dipilih Tulisannya!

Punya halaman blog itu, layaknya para pedagang yang buka toko dengan berbagai jenis barang dagangan. Bedanya, di blog tidak semua hasil akhirnya selalu dinilai dengan uang. Tapi apapun jenis blognya, kepuasan seorang blogger adalah saat mengetahui tulisannya masih memiliki pembaca. Minimal setiap hari ada satu pengunjung blog. Syukur-syukur jika pengunjungnya mencapai jumlah puluhan, ratusan, bahkan ribuan per harinya.

Seperti blog ini, pada awalnya sama sekali tidak terbayangkan akan mendapat kunjungan setiap harinya, apalagi dengan jumlah yang fantastis. Karena niat awal memiliki blog pribadi, hanya untuk mengamankan tulisan-tulisan yang semula tersimpan di laptop, dari risiko terhapus atau terinfeksi virus. Tujuan lainnya untuk menuntaskan rasa penasaran apa itu blog, terutama setelah sekian lama berselancar di internet, dan menemukan bahwa banyak sekali penduduk bumi yang membuka "lapak" blog pribadinya.

Ternyata seiring berjalannya waktu, ditambah kekonsistenan untuk meng-update tulisan dan blogwalking ke "lapak" blogger lain (beberapa waktu terakhir memang jarang update dan blogwalking sih), sekitar 30 pengunjung sudah menjadi jumlah minimal per harinya. Sedangkan jumlah maksimalnya pernah mencapai angka 95. Ya, pasti tidak semuanya benar-benar membaca karena bisa saja hanya terpaksa meng-klik, dan segera pergi karena informasi yang disajikan tidak sesuai harapan. Beberapa di antaranya ada yang kembali lagi membaca tulisan lainnya, dan banyak juga yang memutuskan tidak pernah datang lagi mengunjungi blog ini karena merasa isinya tidak menarik.

Begitulah, seperti pembeli yang jumlahnya tidak menentu, baik sekedar mampir atau benar-benar membeli barang yang dijual. Ada yang merasa puas dengan barang yang dibeli, dan suatu saat kembali lagi ke toko tersebut, biasa disebut juga pelanggan. Ada pula yang kecewa dengan kualitas barangnya, dan tidak akan pernah lagi belanja di toko itu.

Bagaimana pun itu, kembali pada selera masing-masing individu. Ada pengunjung yang menyukai tulisan kita atau merasa terbantu mendapatkan informasi penting, ada juga yang merasa bosan dan muak pada tulisan kita karena berbagai alasan. Itu sah-sah saja, apalagi untuk ukuran blog pribadi yang sudah tentu empunya blog, bebas menuangkan segala pendapatnya di halaman "lapak"-nya sendiri. 

Jadi, sedikit atau banyak jumlah pengunjungnya, bukan hal terpenting meski memang menjadi salah satu nilai sebuah blog di dunia maya. Yang terpenting adalah kesungguhan kita sebagai blogger untuk melakukan aksi di berbagai bidang, dengan memulainya lewat tulisan, foto, video, atau apapun yang dapat dibagi melalui sebuah blog. Keep blogging ^_^!
read more »

Selasa, 02 April 2013

It's Me, alaNila.

Dear blogger, apa kabar? Kalau saya sejujurnya dalam keadaan kurang baik, karena sedang mengalami radang tenggorokan sejak kemarin sore. Walau perut lapar dan ingin mengonsumsi berbagai jenis makanan, tetap saja ujung-ujungnya hanya bisa makan sedikit. Itu pun disertai rasa sakit saat berusaha menelan makanan atau minuman. Semoga anda semua dalam keadaan sehat wal'afiat. Aamiin.

Sudah lama sepertinya tidak meng-update tulisan di sini. Karena ada beberapa hal yang cukup menyita tenaga dan pikiran saya sehingga mood nge-blog pun agak terganggu. Kali ini saya akan mencoba kembali berceloteh di blog, yang belum lama ini saya edit judulnya dengan penambahan kalimat yang dirangkai oleh seorang alaNila.

Siapa tuh alaNila? Bisa dikatakan itu adalah nama pena saya, setelah beberapa tahun memikirkan nama pena apa yang cocok, tapi belum ada yang sesuai. Sebenarnya sih, enggak terlalu spesial, karena hanya ditambahkan kata "ala", yang menunjukkan ke-khas-an milik seseorang. Tapi kata tersebut saya sambungkan dengan nama Nila, supaya agak terlihat seperti sebuah kata yang menunjukkan satu nama tertentu.

Kalau dipikir-pikir alaNila juga bisa dijadikan singkatan dari nama alamat email saya di Yahoo, "amalianila". Hehe bingung kah? Atau berpikir saya terlalu maksa? Enggak masalah, karena saya sendiri juga tidak mengalami proses yang ter-amat serius saat memikirkan nama tersebut. Tiba-tiba saja seperti ada bisikan dari nurani untuk mulai memakai nama tersebut dalam beberapa kalimat atau tulisan utuh yang saya buat. Setidaknya saat ini saya sudah punya satu nama pena, yaitu alaNila. Bukan tidak mungkin kedepannya akan ada nama pena lain yang saya gunakan.

Walaupun sudah beberapa lama saya gunakan nama pena tersebut, tapi hari ini, di blog ini, saya resmikan nama tersebut sebagai milik saya. Hehe semoga saja belum ada yang memakainya, kalau pun ada, ya tidak apa-apa. Toh, saya belum menjadi seorang penulis terkenal. Hanya seorang blogger yang berusaha menghasilkan tulisan orisinal di setiap artikel yang dipublikasikan di sini. Maka alaNila adalah saya, Nila Amalia Husna. Terima kasih :).
read more »

Jumat, 15 Maret 2013

Some of My Facebook's Notes

Salam blogger :), tulisan kali ini terserah kalian mau sebut apa. Dikatakan promosi, ada benarnya walau bukan tujuan utama, dibilang kurang kerjaan, enggak juga sih. Dan alasan utamanya adalah, saya sedang mengalami kebuntuan untuk menulis dengan tema baru, atau mengutak-atik tema lawas dengan tampilan baru menjadi sebuah tulisan berbeda. 

Untuk mengatasi kebuntuan itu, ya tetap dengan menulis. Memaksakan diri menulis, walau hanya satu atau dua kalimat (minimal berkicau di Twitter atau memperbarui status Facebook). Dari beberapa kata itulah, biasanya ada saja ide baru bermunculan minta dijadikan bintang utama dalam tulisan kita.

Nah, sambil menunggu ide-ide itu bermunculan, sekarang saya memilih untuk menulis beberapa kalimat enggak jelas-sebagai pengantar ke inti dari tulisan kali ini. Yaitu, menampilkan beberapa link menuju ke tulisan-tulisan yang hanya dipublikasi lewat akun Facebook. Tuh kan? Promosi nih ye.... *_^ Sambil menyelam minum kopi. Sembari membaca lagi tulisan-tulisan jadul, sekaligus promosi. Siapa tahu ada yang berminat membaca.

Berikut ini beberapa link-nya, check these out:
  1. You May Try This At Home
  2. PULANG KAMPUNG NIH… 
  3. Pengakuan Seorang Pembunuh 
  4. SALAM KENAL DARI OKSI 
  5. Bekas Luka di Dahi itu... 
  6. LOMBA FLASH TRUE STORY (FTS): IMPIANKU MENJADI PENULIS "Penulis Seumur Hidup" 
  7. SEBUAH JAWABAN (Coretan Zaman Dulu) 
  8. Good Night 
  9. MYSTERY OF LIFE 
  10. Di Serambi Masjid Aku Menulis 
  11. Maaf... Kursi ini untuk Orang Dewasa  
  12. DI TERAS MASJID ITU. . . (cerpen yang ditulis sebelum divonis menderita cacar air) 
  13. 30 September 2009 
  14. Sedang iseng --> meng-upload beberapa coretanku 
  15. YANG UP TO DATE TEKNOLOGI, YANG PEDULI KESEHATAN 
  16. JUST IN MY DREAM (sebuah cerpen yg memang sangat pendek) 
  17. INSOMNIA 
  18. TANGGUL SITU GINTUNG JEBOL 
  19. [KKDH] PROKLAMASI KEMERDEKAAN HATI 
  20. THE STORY OF “ODONG-ODONG”

Thank you for visiting my blog. Have a nice day all ^_^.
read more »

Senin, 04 Maret 2013

Terima Kasih Dblogger ^_^.

Sampai rumah di waktu petang menjelang malam, dengan tampang kucel dan pikiran kusut. Tiba-tiba Mama bertanya padaku, "Kamu dapet kiriman apa?" Seketika langsung ingat kalau beberapa minggu yang lalu, membaca pengumuman bahwa tulisanku terpilih dan berhasil membuatku menjadi salah satu blogger yang beruntung mendapat kenang-kenangan dari dblogger. Sebuah komunitas para blogger, yang Januari kemarin genap berusia empat tahun, dan mengadakan lomba menulis di blog dengan tema "Aku dan Dblogger." Berikut ini tulisanku, yang super singkat dan pastinya jauh lebih banyak tulisan lain yang lebih menarik.

Awalnya sama sekali tidak terbayang akan menjadi salah satu blogger yang beruntung. Karena selama belasan atau puluhan kali berpartisipasi dalam berbagai lomba menulis (dengan atau tanpa media blog), belum pernah sekalipun menjadi pemenang. Apalagi statusku yang belum menjadi anggota dblogger, maka tentu saja tulisanku itu hanya sebatas memperkenalkan dblogger (itu juga masih nyontek dari halaman dblogger), disertai sedikit opiniku tentang komunitas tersebut, dan sama sekali tidak ada pengalaman nyata sebagai anggota komunitas tersebut.

Saat mengetahui tulisanku termasuk salah satu pilihan para juri, bukan main senang rasanya. Sekalipun tidak mendapat hadiah apapun juga sudah senang. Apalagi mendapat kenang-kenangan berupa thumbler berlogo dblogger. Hehe agak norak sih diriku, karena sebelumnya belum tahu apa itu thumbler (maklum kosakata English-nya sangat minim), dan sore ini pun kuketahui wujud hadiah yang kuterima dari dblogger. Walau tampang kucel setelah seharian beraktivitas di luar rumah, tetap semangat foto bareng hadiah, yang juga menjadi hadiah pertamaku dalam kompetisi menulis. Terutama menulis sebuah artikel di blog pribadi. Terima kasih dblogger, terima kasih para juri, semoga dblogger makin jaya ^_^.


read more »

Minggu, 17 Februari 2013

Salah, Sadar, dan Perbaiki!

Setelah sekian lama menulis di blog tercinta ini, ada satu hal yang baru saya sadari. Tepatnya setelah dua hari ini tidak sempat meng-update tulisan, karena dilanda dismenore. Selain jungkir balik, duduk salah, berbaring salah, hibernasi setelah hari sebelumnya hanya tidur 3 jam, dan kemarin malam begadang menonton Perahu Kertas 2, kegiatan lainnya adalah kembali membaca buku-buku yang lama tak tersentuh.

Akhirnya, saya pun menemukan sebuah kesalahan yang selama ini dilakukan dalam setiap tulisan terdahulu. Yaitu menggunakan huruf kapital untuk penggunakan kata "saya" atau "aku", di tengah kalimat. Dari sekian buku yang saya baca, ternyata tidak perlu menggunakan huruf kapital ketika menyebut "saya" atau "aku" jika terletak di tengah kalimat. Rasanya tidak sempat untuk kembali mengedit setiap tulisan yang sudah terlanjur salah itu. Tapi untuk kali ini dan seterusnya, kesalahan tersebut harus diperbaiki. Dan biarlah kesalahan di tulisan terdahulu, menjadi sebuah pengingat dan pembanding antara setiap tulisanku dari masa ke masa.

Benar ternyata, saat saya pernah mengikuti pelatihan menulis dari FLP Ciputat, beberapa tahun silam. Kami diberitahu oleh para senior, bahwa kegiatan menulis tidak terlepas dari kegiatan membaca. Saat bingung mencari ide tulisan, maka kita bisa membaca buku-buku favorit, dan sesaat kemudian maka ide tulisan pun bisa datang bertubi-tubi. Selain membaca, kita juga bisa memperhatikan kejadian, atau segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Dari sanalah kita bisa memikirkan suatu ide untuk dikembangkan menjadi sebuah artikel, opini dari sudut pandang pribadi, puisi, cerpen, atau bahkan novel.

Saya sendiri, masih sebatas mencoba aktif di blog sebagai tempat melatih diri untuk terus produktif menulis. Dan jika ada yang membaca atau berkenan memberikan komentar, saya akan sangat berterima kasih. Karena dari komentar itulah, saya bisa mengukur apa saja yang perlu ditingkatkan dari setiap tulisan. Apa yang harus dikurangi atau diperbaiki, supaya bisa menghasilkan tulisan yang tidak hanya memuaskan batin sendiri akan hasrat menulis. Tetapi juga bisa memberi manfaat kepada siapa pun yang membacanya.

Terkadang tidak selalu harus menguasai suatu bidang terlebih dahulu, baru berani menuliskan tentang hal tersebut. Tetapi, karena sudah ada keberanian menulis itulah, kita bisa mempelajari banyak hal. Dan bukan mustahil jika suatu saat bisa menguasainya, dari setiap proses menulis yang kita lewati.

Bertahun-tahun mempelajari Bahasa Indonesia di bangku sekolah, tidak akan cukup membuat kita paham dan mengaplikasikan EYD dengan baik, tanpa adanya sebuah praktik menulis. Jika saya boleh jujur, rasanya ingin kembali mengulang belajar Bahasa Indonesia dari nol. Tapi, setelah dipikir-pikir justru kebalikannya. Saya menulis, menulis, dan menulis, kemudian dari proses itulah saya bisa sekaligus mempelajari materi Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Terutama bahasa tulisan, yang menjadi latihan awal untuk dapat berkomunikasi secara lisan dengan baik. Salam semangat untuk semua ^_^.
read more »

Senin, 11 Februari 2013

Antara Perasaan dan Tulisan Kita.

Jika ada yang bertanya tentang gaya penulisan, maka Saya masih berada di area kebingunan untuk menjawabnya. Soalnya selama ini cenderung berlatih menulis apa saja, walaupun seringnya nonfiksi. Seperti yang pembaca temukan di blog ini. Warna-warni dan nyaris tidak ada tema khusus yang diutamakan. Karena memang targetnya adalah "Yang Penting Menulis (YPM)." Tapi bukan tidak mungkin suatu saat, setelah kutemukan di genre apa yang paling membuatku nyaman, maka di situlah Aku akan terus berkarya.

Seringkali saat berhasil menyelesaikan sebuah tulisan, dan berusaha ingin menulis hal lain dengan gaya tulisan yang sama, Saya mengalami kesulitan. Karena sebenarnya setiap tulisan, dan proses pengerjaannya memiliki suatu sensasi rasa tersendiri, yang akan mempengaruhi hasil akhirnya. Setiap tulisan kita, sedikit banyak mencerminkan perasaan/emosi yang kita rasakan saat itu.

Mungkin saat sedang bahagia, tulisan yang dihasilkan cenderung berhasil menyampaikan pesan optimisme kepada pembaca. Lain lagi ketika kita sedang marah, kecewa, atau bersedih. Sekalipun tulisan yang sedang dikerjakan, memiliki unsur semangat/kebahagiaan, maka kata-kata yang dipilih cenderung dapat menyiratkan bahwa si penulis dalam keadaan sebaliknya.

Mungkin hal seperti itu tidak kita temukan dalam sebuah karya tulis yang dikerjakan dalam waktu lama (berminggu-minggu atau berbulan-bulan). Tapi jika sekedar tulisan singkat seperti tulisan yang dipublikasikan di blog pribadi, biasanya dapat terlihat akan emosi penulisnya saat itu. Terutama jika blog yang dikelola bersifat personal blog, yang cenderung mengisahkan sebagian besar pengalaman hidup empunya blog.

Kadang kita tidak menyadarinya saat proses pengerjaan tulisan sedang berlangsung. Tapi setelah membaca ulang sekaligus mengedit tulisan itu, saat itulah kita menyadarinya. Tersadar bahwa secara tidak langsung perasaan yang terpendam, ikut muncul di dalam tulisan. Meski awalnya kita tidak berniat menunjukkan pada para pembaca, atau berusaha sekuat tenaga menyembunyikan kondisi hati yang sedang buruk saat menulis. Dan kadang tulisan itu menjadi pelampiasan sisi lain hati nurani, yang ingin menghibur bagian hati yang sedang terluka.

Kira-kira, tampak kah emosi apa yang sedang mendominasi diri Saya dalam tulisan ini? Atau ada yang mulai membaca ulang seluruh tulisannya, untuk memastikan kebenaran teori ngaco dari Saya? Hehe kalau memang benar, semoga bisa memberikan tambahan wawasan. Jika pendapat Saya ini salah, ya berarti hal ini hanya terjadi pada pengalaman menulis Saya pribadi. Have a nice Monday ^_^.


read more »

Minggu, 03 Februari 2013

Sedikit Perubahan

Setelah agak lama merenungkan dan mengamati dengan seksama (beuh bahasanya -_-), ternyata ada sedikit keganjalan dengan tampilan blog ini. Kemana saja selama ini? Baru menyadari kalau background alias latar belakang di bagian tempat memuat tulisan agak menyakitkan mata. Awalnya latarnya berwarna hijau, dengan warna judul tulisan biru tua.

Sebenarnya pemilihan warna tersebut tanpa maksud apa-apa selain mencoba menggabungkan beberapa warna kontras tapi yang tidak ngejreng. Setelah mencoba melihat dari sudut pandang pembaca, maka kuputuskan untuk mengubah sedikit tampilan blog. Tujuannya adalah supaya tidak ada mata yang tersakiti, atau lebih parahnya membuat pengunjung kapok mampir di sini.

Akhirnya latar belakang di bagian tulisan, kupilih warna abu-abu pucat supaya bisa menampilkan tulisan lebih jelas, dan nyaman di mata. Awalnya ingin pakai yang transparan, tapi hati kecilku mengatakan lebih baik tetap diberikan warna khusus background, demi memisahkan batas antara bagian artikel/tulisan dengan bagian tempat arsip dan lain-lain.

Semoga para pembaca sependapat dengan pandanganku ya. Dan semoga tidak ada lagi mata yang sakit akibat membaca tulisan-tulisan di blog ini. Jika suka jangan sungkan untuk kembali mengunjungi blog ini ya. Jika kecewa, tidak suka, atau mungkin muak dengan segala isi blog ini, saya ucapkan terima kasih. Karena adanya respon ketidaksukaan pun berarti blog ini dibaca dengan baik dan teliti, sampai menemukan hal yang dianggap salah atau aneh. Kalau mengutip kata-kata para public figure yang punya haters disamping para fans, bisa dibilang mereka yang anti/tidak suka dengan kita kadang bisa jadi pengamat dan kritikus yang paling baik (jujur).

Wish you'll be happy to visit my blog, and happy reading :).
read more »

Minggu, 20 Januari 2013

My Top 10 Posts

Sekedar iseng melihat daftar peringkat postingan yang sering dikunjungi oleh para peselancar internet yang mampir kemari. Dan ada 10 tulisan yang paling sering dikunjungi, setidaknya sampai detik ini di hari Minggu, tanggal 20 Januari 2013. Bukan untuk pamer, tetapi penulis sebagai admin tunggal blog ini, hanya ingin melakukan brainstroming mencari ide untuk tulisan-tulisan selanjutnya. Mudah-mudahan saat ada yang membaca postingan kali ini, ada juga yang mendapatkan ide baru buat tulisannya (semoga). Walaupun mungkin banyak yang membaca kesepuluh tulisan tersebut merasa terjebak karena ternyata tulisan yang ada tidak sesuai harapan. Setidaknya sedikit banyak kuketahui tren atau kecenderungan kata kunci apa yang banyak diketik oleh semua peselancar dunia maya dari berbagai penjuru dunia. Nah, kalau sudah tahu kata kunci yang banyak dicari, kemungkinan besar kalau kita membuat tulisan menggunakan kata kunci tersebut, pengunjung blog akan meningkat. Alexa rank juga makin bagus (hehe masih newbie, jadi masih penasaran sama si Alexa yang kadang membengkak atau menyusut tanpa kita tahu sebab pastinya). Baiklah, berikut 10 peringkat teratas di http://nilaamalia14888.blogspot.com/. 

213 pageviews. Sesekali mencoba membuat review dari sebuah lagu, dan ternyata tidak semudah saat membaca hasil review dari blogger lain. Nyaris setiap hari ada saja yang mampir ke tulisan yang satu ini, berarti entah dramanya atau lagunya memang disukai banyak orang. Terutama saat demam Korea sedang mewabah seperti sekarang ini. Penulis tidak bisa dikategorikan seorang K-popers atau fanatik dengan musik dari negeri gingseng tersebut. Hanya menyukai K-drama (itu pun belum sampai tahap fanatik) yang ceritanya menarik dan mengajarkan banyak hal positif. Setelah menonton dramanya, barulah menyukai lagu temanya yang biasanya benar-benar mengandung arti cukup dalam sesuai jalan cerita drama. So, it's start from the story to the song.

147 pageviews. Berawal dari sikap heran dan penasaran bagaimana sebuah girlband (itu dulu, sebelum tahu kalau istilah untuk JKT48 bukan girlband tapi Idol Group) beranggotakan lebih dari 20 orang, dan punya begitu banyak fans yang didominasi kaum Adam. Ternyata lirik lagunya cukup membuatku tertarik, dan mengakui kualitas mereka dari segi lagu dan suara (not to their fashion style *_*). Seperti dugaanku, banyaknya jumlah pengunjung di tulisan ini, tidak terlepas dari banyaknya jumlah fans JKT48 yang selalu ingin mengetahui perkembangan idola mereka. Tapi apa mau dikata, Aku bukanlah seorang yang fanatik berlebihan jika menyukai sesuatu hal, jadi belum bisa menghasilkan tulisan lagi berkaitan dengan JKT48. Maybe next time. or maybe never write it again. Who knows?

94 pageviews. Diawali dari sebuah tema yang diberikan oleh panitia penyelenggara kompetisi blog. Pada masa kompetisi berlangsung, kemungkinan besar pengunjung adalah sesama peserta kompetisi yang ingin sekedar mengetahui tulisan peserta lainnya. Sama sepertiku yang selalu ingin tahu tulisan blogger lain yang menulis dengan tema sama, untuk mengetahui kekurangan dari tulisanku, dan belajar dari tulisan orang lain. Seiring dengan berakhirnya kompetisi tersebut, ternyata tidak membuat tulisan ini kehilangan pembaca. Karena kita ketahui bahwa batik merupakan salah satu aset budaya Indonesia, yang tidak akan lekang tergerus zaman. Selalu akan ada yang ingin mencari tahu dan mempelajari semua tentang batik, meski hanya lewat media internet. Jadi inilah sebabnya tulisan bertema batik ini menempati urutan ketiga dari seluruh total tulisan yang ada di blogku.

59 pageviews. Ini hanya sedikit coretan hati sekaligus opini yang terinspirasi dari sebuah drama Korea (lagi-lagi masih tentang Korea ^_^) berjudul New Heart. Begitu pentingnya sebuah organ tubuh bagi mereka yang membutuhkan, di saat organ tubuh kita dianggap sudah tidak berarti jika kita meninggal kelak. Tentang bagaimana sebuah organ bisa membuat seseorang mendapat kesempatan hidup dengan baik. Berdasarkan informasi dari traffic source di statistik blog, mereka yang mampir ke tulisan ini mencari informasi dengan kata kunci berkaitan dengan: donor organ, dunia kedokteran, dan drama korea.

45 pageviews. Sekedar ingin menulis sedikit tentang telepati, yang ternyata tidak jarang peselancar dunia maya yang juga tertarik dengan telepati. Mungkin sekedar penasaran, iseng, atau mereka yang benar-benar ingin mempelajarinya untuk berbagai kebutuhan. Kalau ada yang merasa itu sesuai yang Anda pikirkan, jangan khawatir. Daku tidak mampu melakukan telepati kok, cuma sotoy alias sok tahu :).

35 pageviews. Memang zaman sudah moderen, tetapi namanya orang Indonesia yang terkenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kata orang tua atau nenek moyangku seorang pelaut (ngawur deh), berbagai mitos pun tidak benar-benar hilang sepenuhnya dari kehidupan saat ini. Hanya mencoba membahas keterkaitan mitos dengan apa-apa yang pernah kualami dalam hidup. Percaya tidak percaya. Believe it or not? It's up to you.

28 pageviews. Ternyata kreatifitas itu bukan mutlak dikatakan sebagai bakat bawaan lahir. Buktinya keadaan terdesak mampu membuatku mendadak (terpaksa) mengkreatifkan diri semaksimal mungkin. Terlebih saat itu jika menghadapi seorang balita (sedangkan diri belum berpengalaman menjadi seorang ibu) anak orang lain (bukan anak ibu sendiri alias adik kandungku).

18 pageviews. Menceritakan sedikit tentang salah satu hobiku, dan belajar menuliskan resep suatu hasil karya memasak. Ternyata tidak gampang menceritakan urutan proses memasak, karena salah sedikit bisa membuat orang salah paham dan akhirnya makanan atau minuman yang dihasilkan nanti tidak sesuai harapan. Biasanya sih (berdasarkan kebiasaanku juga), banyak orang yang searching resep masakan di akhir pekan atau masa-masa liburan. Jadi kalau di akhir pekan bingung mau update tulisan apa di blog, coba saja menuliskan tentang resep favorit Anda. Apalagi kalau resepnya punya sesuatu yang lain daripada yang lain, jangan ragu untuk berbagi lewat blog.

18 pageviews. Siapa sih yang tidak kenal dengan Mbak Asma Nadia? Buat yang suka dunia membaca dan menulis, pasti mengetahui dan menggemari karya-karya beliau. Bahkan beberapa cerpenya sudah diangkat ke layar lebar. Beliau adalah sosok penulis yang menginspirasiku untuk belajar menulis, menulis, dan menulis. Banyak amat kata menulis-nya? Bukan apa-apa, karena memang pada dasarnya kalau ingin menjadi seorang penulis, ya itu tadi langsung praktek menulis, menulis, dan menulis. Jadi kuawali dari sebuah blog inilah, media tempatku menulis, menulis, dan menulis (hehe ngeles nih, bilang aja udah bingung mau nulis apa lagi).

16 pageviews. Keberadaan tulisan ini di peringkat 10, sangat diluar dugaan. Karena ini hanya sebuah cerita aneh yang berefek traumatis padaku di masa lalu. Mungkin karena ada kata-kata lipstik ya, sebagai salah satu benda yang identik dengan kecantikan wanita. Dari zaman Cleopatra sampai zamannya Kate Middleton (apa hubungannya ya?), kecantikan fisik selalu dianggap penting oleh mayoritas wanita di seluruh dunia. Sekalipun ada seorang cewek tomboy nan cuek sama penampilannya, suatu saat bisa saja menjadi manusia yang paling khawatir sama penampilannya. Terutama kalau sudah terserang si virus merah jambu tapi jelas bukan jatuh hati kepada Marmut Merah Jambu (hehe peace ya Bang Raditya Dika...), tetap suka sesama manusia.

Itulah kesepuluh postingan paling sering dikunjungi (selama enam bulan umur si blog) di sini. Mau lanjut ke lokasi, ya silahkan... Tidak dipungut biaya kok. Mau langsung keluar dari blog ini karena udah mual baca tulisanku, jangan ragu-ragu muntahin aja sekarang (ga bakal ngotorin halaman "rumah blogku" kan?). Terima kasih sudah mau mampir dan membaca tulisan-tulisan aneh nan (memaksa) unik ini. Have a nice day ^_^.
read more »

Kamis, 03 Januari 2013

5 Bulan 45 Posting 1001 Pageviews

Bagi para blogger profesional dan mereka yang sudah lama menjadi seorang blogger, bukan hal aneh untuk mencapai 1000 pageviews perbulannya. Bahkan untuk blog yang sudah terkenal di dunia maya, tidak mustahil jika ratusan atau ribuan kali halaman blognya dilihat orang lain hanya dalam waktu 24 jam alias sehari. Namun, bagi Saya angka 1001 pageviews dalam jangka waktu 5 bulan adalah suatu pencapaian yang cukup wah. Maaf bukan bermaksud narsis, hanya saja jika diingat masa lalu yang sempat dua kali memiliki akun blog tapi riwayatnya harus berakhir karena tidak pernah diurus, bahkan sudah tidak ingat lagi username dan passwordnya.

Sedangkan kali ini untuk pertama kalinya bisa tetap mempertahankan blog ini selama 5 bulan dengan jumlah posting yang lumayan banyak (Menurut Saya pribadi loh, mungkin menurut orang lain ini masih sangat sedikit.) meski dari segi kualitas tulisan memang masih abal-abal. Justru ke-abal-abal-an itu memang muncul karena niat diri yang ingin meminimalisir dan ingin suatu saat benar-benar mengeliminasi segala bentuk copy paste. Jadi sebisa mungkin hal-hal yang ingin diposting adalah hal yang benar-benar dialami sendiri, atau jika memerlukan referensi tertentu, ya wajib hukumnya untuk mencantumkan sumber referensi.

Terima kasih kepada para pengunjung blog ini, hehe maaf ya kalau ada yang merasa terjebak masuk ke sini dan kecewa jika informasi yang dicari tidak sesuai harapan. Tapi yang jelas terjebak atau tidak, Anda sekalian telah berkontribusi menaikkan jumlah statistik blog Saya. Terima kasih juga kepada http://dotsemarang.blogdetik.com/ yang telah mengadakan Liga Blogger Indonesia (LBI) di Bulan Oktober 2012 lalu. Dengan kegiatan tersebut memotivasi Saya untuk rutin menambah tulisan baik dengan tema yang ditentukan atau dengan tema yang Saya inginkan. Sedikit banyak membuat Saya belajar juga menemukan gagasan dan tema apa yang akan ditulis di posting selanjutnya. Mungkin peserta LBI lainnya juga merasakan hal yang sama dengan Saya, yaitu ada yang kurang ketika dalam satu minggu tidak memposting minimal 1 atau 2 tulisan. Soalnya selama LBI berlangsung, untuk mendapatkan poin minimal setiap minggunya saja kita jadi harus memposting satu tulisan dengan tema wajib, dan dua tulisan dengan tema bebas. Benar tidak ya? Kalau salah maaf ya, maklum sepertinya ingatan jangka panjangnya mulai melemah :). LBI juga secara tidak langsung membuat jumlah posting dan pengunjung blog kita meningkat.

Intinya, sekedar ingin berbagi dan mungkin ada blogger yang mengalami hal sama seperti Saya dulu, ketika mulai bingung mau posting tulisan apa lagi di blognya. Siapa tahu bisa menularkan semangat untuk tetap aktif mengurus dan menghidupkan blognya dengan tulisan-tulisan originalnya. Ada yang baca syukur, tidak ada yang baca juga tidak apa-apa. Tepatnya belum terbaca saja, karena menyimpan tulisan di blog, menurut Saya akan abadi selama belum ada kiamat internet. Meski pemilik akun blog-nya sudah meninggal, tulisannya memungkinkan dibaca oleh siapa pun dan kapan pun. Salam!
read more »

Kamis, 18 Oktober 2012

Blogger Nusantara 2012???

Subuh-subuh keingetan kalau ada yang terlupakan yaitu tantangan untuk nulis antara pukul 00.00 sampai pukul 06.00. Di sisa menit terakhir ini baru tahu temanya tentang Blogger Nusantara 2012. Hmm, apa ya? Mungkin itu sejenis acara berkelanjutan yang diadakan oleh @dotsemarang setelah Liga Blogger Indonesia mendapat sambutan cukup baik (melihat dari daftar klasmen yang diupdate beberapa kali dalam seminggu) dari para pesertanya.

Pastinya pesertanya adalah para blogger asli Indonesia yang sama-sama mempunyai minat untuk menulis dan berbagi kisah pada dunia, hehe meski baru jagad dunia maya tapi suatu saat mungkin para blogger ini akan dipertemukan dalam suatu tempat dan waktu yang sama dan bertemu di dunia nyata. Melihat timeline di @dotsemarang juga kabarnya akan ada kelanjutan dari LBI, lalu para peserta akan diundang ke Semarang layaknya liga olahraga yang pada hari penutupan atau penyerahan piala, semua pesertanya diundang untuk merayakan sportifitas yang telah mereka berikan selama pertandingan berlangsung. Keren... Semoga di ajang LBI berikutnya bisa terus ikutan, dan akhirnya blog ini dipenuhi oleh tulisan-tulisan yang mungkin tahun depan saat membuka blog, hati ini bertanya-tanya "Beneran ni semua tulisan gue sendiri?"

Sip lah, meski hati masih juga penasaran seperti apa Blogger Nusantara 2012 itu, tapi kuyakin ini berhubungan dengan dunia tulis menulis di blog. Dan pastinya ada yang memotivasi untuk nge-blog itu rasanya senang sekali, tidak merasa aneh sendirian lagi ketak-ketik di dunia maya, yang pada awalnya mungkin dianggap tidak ada yang membaca tulisan kita. Toh, bukankah tulisan itu akan abadi sampai kapan pun? jadi tidak dibaca sekarang pun tak apa, akan ada masanya nanti, entah hitungan bulan, tahun, atau bahkan abad sekalipun, saat kita tidak lagi mampu meng-update tulisan, akan ada orang yang membaca tulisan kita.

Blogger Nusantara 2012??? I'll waiting for you ^_^
read more »