Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Rabu, 06 Februari 2013

Let Show Our True Colors

Kadang tidak selalu ada orang lain yang dapat menghibur atau menyemangati diri kita. Maka sebaiknya kita mampu menyemangati dan membesarkan hati sendiri, supaya tetap bisa terus melangkah mengahadapi berbagai tantangan hidup. Caranya? Masing-masing individu pasti memiliki caranya tersendiri. Salah satunya mungkin mendengarkan lagu-lagu dengan nada dan lirik pemberi semangat, dan menjauhi berbagai jenis lagu melankolis nan sedih.

Salah satunya lagu yang cukup populer, terutama setelah dinyanyikan oleh para pemain drama musikal Glee. Saya sendiri kurang tahu pasti siapa penyanyi pertama yang menyanyikan lagu tersebut, tapi sepertinya termasuk lagu jadul alias jaman dulu. Judulnya "True Colors". Bukan hanya disuguhkan sebuah cerita, tetapi juga suara-suara keren para pemainnya. Banyak lagu yang menurutku lebih enak didengar versi Glee daripada penyanyi aslinya. Tapi, yang namanya selera kan relatif, mungkin itu hanya karena penulis kurang banyak wawasan lagu baratnya.



Diatas merupakan salah satu video gabungan lagu dan lirik True Colors versi Glee, yang didapat dari situs Youtube. Lirik lengkapnya penulis kutip dari Lirik True Colors, dan sekarang kita coba menelaah makna dari lagu tersebut. Let's move on, let's action, let's be spirit. Fighting ^_^.

*: "........." = terjemahan bahasa Indonesia

TRUE COLORS
"Warna yang Benar (Sesungguhnya)"

You with the sad eyes / don't be discouraged / oh I realize / it's hard to take courage / in a world full of people / you can lose sight of it all / and the darkness inside you / can make you feel so small

"Untukmu yang sedang bersedih / jangan berkecil hati / oh, kusadari / bahwa sulit untuk memiliki keberanian / di dunia yang penuh dengan orang-orang / kamu dapat kehilangan segalanya / dan kegelapan di dalam dirimu / dapat membuatmu merasa sangat kecil"

Ulasan: Jangan berkecil hati, walau di saat-saat buruk atau tersedih dalam hidup kita. Memang benar butuh keberanian yang kuat untuk membuat diri kita mampu bertahan di dunia ini. Dunia yang dipenuhi berbagai macam karakter manusia, yang bukan tidak mungkin ada yang sengaja atau tidak sengaja, membuat kita jatuh, kalah, kehilangan segalanya, dan merasa sangat minder. Memang sekedar memulai untuk berani juga tidak mudah, tetapi ingat satu hal. Tidak perlu berkecil hati.


But I see your true colors / shining through / I see your true colors / and that's why I love you / so don't be afraid to let them show / your true colors / true colors / are beautiful like a rainbow

"Tetapi kulihat warnamu yang sebenarnya / tetap bersinar / kulihat warnamu yang sesungguhnya / dan karena itulah kumencintaimu/menyayangimu / jadi jangan takut untuk menunjukkan kepada mereka / warnamu yang sesungguhnya /  warna sebenarnya / yang indah seperti pelangi"

Ulasan: Tapi sesungguhnya kulihat dirimu yang sebenarnya. Dengan warna (karakter) khas, yang sesungguhnya juga bersinar. Karena itulah Aku peduli, sayang, dan memiliki maksud baik padamu (orang yang disemangati). Jangan ragu, takut, atau malu, untuk menunjukkan diri kita yang sebenarnya pada orang lain. Tunjukkan dirimu yang sebenarnya, jadilah diri sendiri. Karena berbagai jenis warna-warna yang ada (karakter manusia yang berbeda-beda), adalah suatu keindahan seperti halnya pelangi.


Show me a smile / then don't be unhappy, can't remember / when I last saw you laughing / if this world makes you crazy / and you've taken all you can bear / you call me up / because you know I'll be there

"Tersenyumlah padaku / janganlah menjadi tidak bahagia, ku tak dapat mengingat / kapan terakhir kali kulihat dirimu tertawa / jika dunia ini membuatmu gila / dan jika kamu telah mengambil semua yang kautanggung / kamu dapat menghubungiku / karena dirimu tahu, Aku akan berada di sana"

Ulasan: Entah sejak kapan kau/kita berhenti tertawa, senyumlah pada dunia, pada orang lain, siapa pun itu. Jika segala yang terjadi di hidup kita mebuat kita gila/tertekan, atau jika sudah tidak mampu lagi menangguang semuanya, hubungilah orang lain. Bisa teman, saudara, orang tua, sahabat, dll. Karena sesungguhnya mereka akan selalu siap menerima kita, dengan apa adanya diri kita. Jadilah diri sendiri. Itu akan lebih indah, dibanding berpura-pura menjadi pribadi yang berbeda.


Mari beranikan diri, tunjukkan diri kita sebenarnya tanpa takut akan pandangan orang lain. Jadilah apa adanya diri kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar