Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Rabu, 23 Januari 2013

When K-Drama Affect Me

Entah tahun berapa pastinya ketika drama Korea mulai masuk ke Indonesia, dan mendadak secara perlahan meraih banyak penggemarnya sampai saat ini. Sekilas dapat dikatakan tahun 2012 merupakan tahun puncaknya demam Korea, khususnya untuk penyanyi K-Pop yang nyaris setiap bulan selalu mengadakan konser di Jakarta. Sebut saja 2PM, Super Junior, SNSD, 2EN1 (baru nyadar kalau cara bacanya To Anyone), Big Bang, Tim Hwang, Lee Seung Gi, dan masih banyak lagi (bilang aja kalau udah enggak tahu lagi *_*). Memang tidak terlalu mengikuti perkembangan K-Pop, cuma sekedar tahu lagu-lagu yang dipakai sebagai lagu tema dramanya.

Pertama kali mendengar tentang drama Korea itu malah masih mondok di pesantren. Waktu itu sedang heboh-hebohnya kisah Han Ji Eun dan Lee Young Jae di Full House. Sebenarnya saat itu penulis belum menontonnya, hanya sekedar mendengar cerita dari teman yang menonton. Loh kok bisa? Katanya serba dibatasi kalau di pesantren? Sabar, jelas saja bukan menonton di dalam area pesantren, tapi di rumah salah seorang teman, yang berada di belakan pesantren. Mereka bisa menonton karena memang setiap sore (waktu itu jadwal pemutaran drama Korea masih sore hari) ada kegiatan di aula pesantren yang letaknya tidak jauh dari rumah teman kami itu. Dan sesekali pasti bisa mampir ke sana untuk menonton. Meski sempat diajak, tetapi rasanya aneh jika Saya yang tidak ada kegiatan di aula tiba-tiba ikut, kalau ketahuan kan enggak bisa ngeles :) *bukan anak patuh, tapi penakut sama hukuman*. Alhasil hanya jadi pendengar cerita mereka yang menonton, dan memahami cerita berdasarkan imajinasi sendiri (belum ngeh wajahnya Song Hye Kyo dan Rain).

Ada salah seorang teman (dia juga yang menginspirasiku untuk menulis setelah Mbak Asma Nadia) yang sangat menyukai tokoh Han Ji Eun, sampai rajin membuat cerita bersambung (cerbung) yang boleh dibaca oleh teman-teman (gratis ^_^). Saya salah satu pembaca setia cerbungnya setiap kali ada penambahan cerita. Memang tokoh Han Ji Eun diceritakan sebagai seorang penulis cerita untuk film (ga tahu pasti naskah atau sudah dalam bentuk skenario). Dan itu tidak hanya menjadikan temanku sebagai penonton drama, tapi juga menghasilkan karya karena pengaruh drama. Sayang, kami sudah lama sekali tidak bertemu. Semoga dia dan keluarganya baik-baik saja.

Saya sendiri baru beberapa tahun terakhir ini mulai menjadi penggemar drama Korea, yang menceritakan tentang perjuangan seseorang di bidang atau profesi masing-masing. Yang membedakan dari sinetron Indonesia adalah totalitas penggambaran karakter dengan profesinya. Misalnya saat berperan sebagai dokter bedah, maka sedetail mungkin segala informasi terkait kedokteran dimasukkan dalam dialog atau ada foot note-nya seperti drama Surgeon Bong Dal Hee dan New Heart. Lain lagi jika tokoh utama berperan sebagai koki masakan Italia (drama Pasta) dan koki pembuat roti yang konon diangkat dari kisah nyata perjuangan owner bakery ternama (drama Bread, Love, and Dreams). Sepatah dua patah kalimat yang ada dia adegannya malah Saya ingat-ingat sebagai referensi saat memasak. Berasa kursus masak lewat drama.

Tidak aneh kalau saat masih mengikuti alur drama Bread, Love, and Dreams (BLAD), saat itu juga mulai rajin mencoba membuat adonan donat atau roti goreng. Soalnya melihat Kim Tak Gu dan koki lainnya mengolah adonan roti, kelihatan sangat menyenangkan (ternyata berat juga ya adonan roti itu). Apalagi saat melihat hasilnya cukup bagus dan menggoda selera. Rasanya tiap menonton BLAD jadi ingin makan roti terus. Meski pemainnya bukan seorang koki beneran, tapi adegan demi adegan dilakukan secara totalitas, nyaris kita percaya kalau mereka benar-benar seorang koki bukan sekedar aktor dan aktris semata.

Walaupun tidak semua dari hasil eksperimen Saya berhasil (ada yang keras, kebanyakan ragi, kebanyakan mentega, dll) tetapi selalu ada hal-hal baru yang dipelajari. Cuma ya itu tadi, belum bisa konsisten. Sekali hasilnya bagus dan empuk, eh ketika mencoba buat lagi malah aneh. Kadang membuat dua kali lebih banyak dari takaran resep awal, malah kacau. Dari percobaan berkali-kali itu, hanya satu yang pernah diabadikan dengan kamera HP, karena yang satu itu dapat disebut sebagai inovasi terbaru (menurut Saya sendiri sih). Berikut penampakan dari ROJO Isi Cokelat. Asal sih menamakannya, ROJO itu singkatan dari Roti Ijo :).

 ROJO ISI COKELAT *_^

read more »

Pentingya Setetes Air Bersih



Air identik dengan masih adanya kehidupan yang berlangsung di suatu tempat. Manusia, binatang, dan tumbuhan, semua makhluk hidup memerlukan air walaupun dengan tingkat kebutuhan yang berbeda-beda. Terutama manusia sebagai makhluk yang paling mendominasi segala hal yang ada di muka bumi. Tentu saja karena manusia diberikan kelebihan berupa akal, sehingga dapat berusaha berpikir dan bertindak untuk tetap menjaga kelestarian alam dan ketersediaan air bersih untuk berbagai keperluan.

Akhir-akhir ini masalah yang menjadi sorotan utama di negara kita adalah banjir di Jakarta dan beberapa daerah di propinsi lainnya. Semakin berkembangnya kemajuan informasi, membuat masalah ini tidak hanya menjadi sorotan penduduk Indonesia, tapi juga dari negara lain. Apalagi status Jakarta sebagai ibu kota negara dan pusat pemerintahan, yang memunculkan isu untuk memindahkan ibu kota. Masalah isu tersebut sejenak kita kesampingkan terlebih dahulu. Karena ada hal yang lebih penting yaitu tentang ketersediaan air bersih, kesehatan dan produktivitas masyarakat.

Walaupun bumi ini sebagian besar terdiri dari air, tetapi yang banyak adalah air laut (air asin). Bukan air tawar, air permukaan, air tanah, mata air pegunungan yang layak untuk dikonsumsi dan berbagai keperluan terkait Mandi Cuci Kakus (MCK). Banjir yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia menunjukkan alam sudah mulai rusak, dan beberapa sebabnya juga karena ulah kita para manusia. Tidak bermaksud menyalahkan siapa pun, hanya ingin mengajak melihat fakta yang ada. Daerah pegunungan dan dataran tinggi yang normalnya banyak tumbuh pepohonan untuk menyerap air permukaan di akarnya, semakin berkurang lahannya. Banyak yang menjadikannya lahan bisnis di berbagai bidang, penebangan pohon secara besar-besaran, diubahnya tanah perkebunan menjadi villa atau tempat wisata yang dianggap penting untuk sektor pariwisata. Di daerah perkotaan juga demikian, nyaris tidak ada lagi daerah resapan air, setiap tahun selalu ada gedung tinggi yang baru dibangun. Daya tarik rezeki melimpah (katanya) di kota membuat banyak orang rela berbondong-bondong datang ke kota meski harus tinggal di lokasi ilegal, misal Daerah Aliran Sungai (DAS).

 Katanya banjir besar seperti ini pernah dialami beberapa tahun silam. Kalau begitu bukankah dampak yang ditimbulkan oleh banjir sudah pernah dirasakan sebelumnya. Tetapi mengapa masih saja ada pembangunan villa atau gedung di tanah rawan longsor masih diizinkan, beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta dengan cepatnya terus bertambah dengan alasan memenuhi kebutuhan pasar. Stop! Tolong hentikan itu semua, dan sebaiknya kita memfokuskan pada upaya untuk pencegahan banjir, melakukan penanaman pohon yang lebih banyak, dan menghentikan sejenak pembangunan gedung-gedung yang dapat mempengaruhi kerusakan alam. Setelah itu barulah menindak tegas terhadap kebiasaan membuang sampah sembarangan, yang sepertinya sudah mendarah daging di masyarakat.

Kekurangan air bersih dapat menimbulkan berbagai masalah, terutama kesehatan. Tidak akan produktif dan bisa maju jika manusianya tidak memiliki kondisi kesehatan yang baik. Berbagai penyakit dapat muncul dari masalah ketersediaan air bersih. Meski saat bencana banyak yang memberikan sumbangan berupa air mineral kemasan, tetapi penulis tidak yakin kecukupan air putih mereka terpenuhi setiap harinya. Kalaupun mencukupi, kondisi lingkungan yang kurang bersih, tetap memungkinkan tercemarnya air yang akan dikonsumsi.

Orang dewasa dalam keadaan normal (tidak sakit, suhu lingkungan normal, bukan ibu hamil dan menyusui, serta melakukan aktivitas tidak terlalu berat) minimal membutuhkan sekitar 2 liter (8 gelas @ 250 ml) air putih untuk diminum setiap harinya. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka akan terjadi kondisi kekurangan cairan (dehidrasi). Untuk mengetahui apakah diri kita kekurangan cairan atau tidak, dapat dilihat dari warna/kejernihan urine. Ada tabel PURI (Periksa Urine Sendiri), dengan  delapan warna yang dapat dibandingkan dengan warna urine. Untuk kategori warna di kelompok 1, 2, dan 3, menunjukkan bahwa kita terhidrasi dengan baik (sudah cukup mengkonsumsi air putih). Di kategori dengan nomor 4, 5, dan 6, berarti bahwa kita kurang terhidrasi dengan baik (membutuhkan sedikit tambahan air putih lebih banyak dari kebiasaan). Sedangkan dengan nomor 7 dan 8, menunjukkan bahwa kita sudah mengalami kekurangan cairan, yang mengharuskan menambah sangat banyak jumlah air putih yang diminum dalam sehari.


Tabel PURI

Maka untuk yang sedang tidak mengalami kesusahan mendapatkan air bersih, manfaat kesempatan sebaik-baiknya tanpa harus memboroskannya penggunaan air bersih. Gunakan seperlunya tanpa mengesampingkan kebutuhan yang harus kita penuhi. Dimulai dari kebiasaan kecil tapi rutin, minum air putih sebelum benar-benar merasa haus. Terkadang kesibukan membuat kita malas beranjak untuk sekedar minum air putih. Yuk, rajin minum air putih supaya tidak mengalami dehidrasi, tubuh semakin sehat, dan produktivitas meningkat. Eh, lupa belum minum air putih sejak satu jam lalu. Mari minum air putih minimal 8 gelas sehari.


Nila Amalia Husna
23 Januari 2013

*Referensi: Kurniasih, dkk. 2010. Sehat & Bugar Berkat Gizi Seimbang. Kompas Gramedia: Jakarta.
read more »

An Impossible Love

Perahu Kertas merupakan salah satu novel (sekaligus film) yang memberikan kesan mendalam di hati banyak orang. Mungkin karena masing-masing tokohnya (tidak hanya tokoh utama) mewakili isi hati setiap orang, terutama dalam memaknai sebuah kata berjuta makna, cinta. Tidak ada yang mampu mendeskripsikan definisinya secara pasti, tetapi semua yang ada di alam ini bisa merasakan cinta, dengan caranya masing-masing. 

Seperti kisah tentang Luhde di Perahu Kertas. Tidak perlu lagi dibahas bagaimana detail karakter dan konflik yang dialami Luhde (kalau ada yang belum tahu, bisa googling saja). Ternyata pemeran Luhde (Elyzia Mulachela) menyanyikan sendiri salah satu lagu tema di Perahu Kertas, tentu saja yang menggambarkan kisahnya Luhde. And this lyric will tell us the story.


Cinta yang Tak Mungkin (Elyzia Mulachela)

Kupejamkan mata ini / kutertidur tanpa lelap
Tapi kubermimpi / kau jadi milikku

Suaramu tetap bernyanyi / walau sadar ku kian tak ada
Namun ku bahagia / lagumu milikku

Indah senyumanmu / tak kan bisa pudar
Makin indah di hatiku 
Walau kusadari
Cinta yang tak mungkin jadi

Apapun yang kau ciptakan / ku akan berjuang dapatkan
Jika kau bahagia / Aku s'makin bahagia

Indahnya wajahmu / tak kan bisa pudar
Makin indah di hatiku 
Walau kusadari
Cinta yang tak mungkin jadi

Meski ku tak kan bisa memiliki dirimu 
Tak kan ku berpaling pergi.....

Indah senyumanmu / tak kan bisa pudar
Makin indah di hatiku (walau kusadari...)
Walau kusadari itu
Cinta yang tak mungkin jadi (cinta yang tak mungkin jadi...)

Meski ku tak bisa memiliki dirimu 
Tak kan ku berpaling pergi.....

Makin kumencintai / kulepas kau kekasih
Biar terbang tinggi / cinta yang tak mungkin
Terbang tinggi





read more »

Plong Is Lega

Rahasia. Rasanya tidak mungkin ada seseorang yang tidak menyimpan satu pun rahasia dalam hidupnya. Bahkan menurutku banyak yang menyimpan begitu banyak rahasia, dengan berbagai alasan. Dan tahukah kalian, terkadang diri kita akan sampai suatu batas di mana ingin sekali meluapkan rahasia supaya melegakan sedikit beban di hati. Terlebih jika rahasia yang dulu kita putuskan untuk memendamnya ini, berkaitan dengan orang lain. 

Jika rahasia ini hanya masalah diri sendiri, maka kita bisa mendiskusikannya (lebih tepatnya memohon petunjuk) kepada Tuhan saat berdoa. Sedangkan jika kita menyimpan rahasia terkait orang lain, tidak semua dari kita akan cukup merasa lega hanya dengan menceritakan rahasia itu kepada Tuhan. Inilah yang mungkin membuat seseorang merasa plong saat satu saja rahasia hidupnya dapat dibagi dengan orang lain. Kita semua (orang Indonesia aja kali bu...) tahu kan, kalau plong itu artinya..... Lega ^_^.

Lega tidak selalu identik dengan happy ending, bisa juga dengan akhir yang tidak diharapkan. Tapi setidaknya saat rasa lega itu didapatkan, kita dapat melangkah lagi tanpa harus merisaukan atau menjadi galau berkepanjangan hanya karena sebuah rahasia atau sesuatu hal yang ingin (terpaksa) dirahasiakan itu.

Tidak semua orang mampu mengungkapkan isi hatinya secara terang-terangan, dan tetap memilih untuk bungkam sampai waktu yang tidak ditentukan. Silahkan bagi mereka yang benar-benar yakin mampu mengalahkan perasaannya dengan logika. Tetapi jika merasa tidak mampu, dan telah dikalahkan oleh perasaan selama bertahun-tahun, ungkapkan saja walau hanya sebagian kecil potongan dari rahasia itu.

Setidaknya perlahan perasaan yang mendominasimu itu akan mampu dinetralisir dengan logika yang sudah dikuatkan oleh fakta yang sudah terlihat. Fakta yang menegaskan bahwa tidak ada gunanya lagi tetap merisaukan rahasia itu, karena diri kita yang masih bimbang. Memutuskan mengungkap rahasia itu atau terus memendamnya. Toh, kita tidak tahu kapan Izrail menjemput. Setidaknya dengan menegaskan hati ini, membuat kita bisa mengisi sisa waktu dengan hal yang lebih baik dan penting.

Dan yang terpenting, munculnya setitik rasa lega dan kekuatan untuk meyakinkan diri untuk bisa move on (eh...). Jangan tanya apa yang membuatku sedikit lega, dan jangan penasaran juga bagaimana endingnya? Intinya yakin bisa move on -_^.



read more »

Selasa, 22 Januari 2013

Maafkan Summer ^_^

Sekarang mencoba lagi posting lirik salah satu lagu yang kusuka. Masih diketik dengan usaha sendiri mendengarkan lagunya berulang-ulang. Diketiknya sih sudah dari kapan tahu, tapi cuma tersimpan di file notepad. Mumpung belum muncul ide baru buat menulis lagi, ya lebih baik memancing ide dengan cara menulis, walau hanya satu paragraf pembuka sebelum lirik Summer dari JKT48 muncul di sini. Sengaja memakai garis miring, supaya lebih jelas pemenggalan kalimatnya. Mari bernyanyi :).

Summer (JKT48)

Dirimu/ duduk memeluk lutut / di pinggiran geladak
Menghitung banyaknya ombak / datang mendekat
Diriku/ ada di sampingmu / seakan mau mengganggu
Saat sengaja ajak bicara / kau memukul bahuku
Laut yang sangatlah biru / menyerupai kasih sayang
Yang mempelajari / suatu arti / garis keabadian

Maafkan summer / menyilaukan
Saat tatap wajahmu dari samping / dalam hatiku ingin menyentuhmu lembut / keisenganku saja
Maafkan summer / cinta ini
Meskipun hanya teman / terasa sedih
Hanya angin laut yang sejak dari dulu / bertiup menujuku
Maafkan summer.....

Burung / layang-layang putih / mengelilingi langit
seperti memanasi / ayo cepat katakan
Aku pun diseling bercanda / melepas sepatu sneakers
Ketika lari sekuat tenaga / bagai melarikan diri

Bersama habisnya napas / debaran ini menyedihkan
Walau kuhitung deburan ombak / tak akan ada habisnya

Tetaplah summer / kita berdua / disinari cerahnya / matahari
Perasaanku ini akan terus berlanjut / apapun yang terjadi
Tetaplah summer / lebih jauh / menuju cakrawala / ujung sana
Aku pun sendirian menapak langkah kaki / tak mampu bilang suka
Tetaplah summer.....

Pasir pantai putih bersih / seperti perasaan jujur
Yang memaksaku tuk minta maaf / sayang yang terlalu dalam

Maafkan summer / menyilaukan
Saat tatap wajahmu dari samping / dalam hatiku ingin menyentuhmu lembut / keisenganku saja
Maafkan summer / cinta ini
Meskipun hanya teman / terasa sedih
Hanya angin laut yang sejak dari dulu / bertiup menujuku
Maafkan summer...
read more »

Senin, 21 Januari 2013

Tahu Dirikah Aku? ;(

Tiba-tiba ingat pelajaran Imla' (mendengarkan kata-kata bahasa Arab, kemudian menuliskannya di buku tulis) yang semacam tes pendengaran sekaligus kemampuan menulis dalam huruf Arab. Jadi ingat dulu pertama kali belajar mengetik di komputer, ada satu cara belajar unik yang pernah kulakukan setiap kali iseng di rumah. Yaitu mengetikkan lirik suatu lagu berdasarkan pendengaran kita saat lagu tersebut diputar di winamp atau windows media player. Memang sih seperti tidak hal lain saja yang lebih penting, tapi lumayan melatih mengetik cepat, walaupun masih sering mengulangi lagunya berkali-kali.

Belakangan ini ada satu lagu yang lumayan menusuk ke hati, yaitu Tahu Diri-nya Maudy Ayunda. Selain liriknya yang agak dalem, penyusunan nadanya juga unik dan tidak mudah dihapal dalam sekejap. Coba sekilas googling liriknya, ternyata kurang pas karena ada bagian yang dilompati. Sejenak nostalgia sama kebiasaan aneh zaman dulu, jadilah ini dia hasil ketikan lirik lagu berdasarkan pendengaranku (mudah-mudahan masih normal).

Tahu Diri (Ost. Perahu Kertas 2)
Maudy Ayunda

Hai...
Selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini

Sungguh tak mudah bagiku
Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak berdiri... Di depanmu kini
Sakitnya... Menusuki jantung ini
Melawan... Cinta yang ada di hati

Dan...
Upayaku tahu diri
Tak s'lamanya berhasil
'Pabila... kau  muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah... Menghilang sajalah lagi

Bye...
Selamat berpisah lagi
Meski masih ingin memandangimu
Lebih baik kau tiada di sini

Sungguh tak mudah bagiku
Menghentikan s'gala khayalan gila
Jika kau ada, dan ku cuma bisa
Meradang... Menjadi yang di sisimu
Membenci... Nasibku yang tak berubah

Dan...
Upayaku tahu diri
Tak s'lamanya berhasil
'Pabila... kau  muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah... Menghilang sajalah lagi

Berkali-kali kau berkata
Kau cinta tapi tak bisa
Berkali-kali ku t'lah berjanji
Menyerah...

Dan...
Upayaku tahu diri
Tak s'lamanya berhasil

Dan...
Upayaku tahu diri
Tak s'lamanya berhasil

'Pabila... kau  muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah... Menghilang sajalah
 Pergilah... Menghilang sajalah
Pergilah... Menghilang sajalah... Lagi



read more »

Lagu-Lagu Dari Jepang Itu...

Pernah suatu ketika tanpa sengaja membaca komentar seseorang yang heran dengan larangan pacaran untuk anggota JKT48, tetapi mengapa mereka banyak menyanyikan lagu tentang cinta? Meski tidak terlibat langsung dengan pembicaraan di suatu forum tersebut, tapi menurut Saya hal tersebut masih dikatakan wajar. Mengapa? Karena normalnya sejak usia remaja, semua orang akan merasakan hal tersebut walau tidak semuanya menjadi pelaku pacaran.

Coba perhatikan lirik-lirik pada lagu yang bertemakan cinta (karena masih ada lagu yang memotivasi semangat dalam bekerja keras), mayoritas sekedar ingin mengungkapkan isi hati ala ABG atau remaja kan? Bukan lirik lagu cinta ala orang dewasa yang rumit, penuh konflik, atau membuat galau berkepanjangan. Jadi lirik lagu mereka justru mau memberitahu dunia, supaya tidak terlalu galau nan mellow kalau sudah terjangkit virus merah jambu. Kalau suka sama seseorang katakan jika berani, atau memilih diam pun boleh. Jika hanya merasa cinta sepihak juga tidak perlu terlalu menjadikannya sebuah beban, karena "Cinta itu suara yang tak mengharapkan jawaban, tapi dikirimkan satu arah" (Karena Kusuka Dirimu, JKT48).

Awalnya sempat bingung dengan lirik-lirik lagu JKT48, karena tempo lagu yang cepat dan beberapa pelafalan bahasa Inggris dengan aksen Jepang yang masih asing di telinga. Ternyata setelah mengetahui lirik-liriknya, menyadari suatu fakta bahwa mayoritas lagu Jepang (berbahasa Jepang atau sudah diterjemahkan ke bahasa lain) memiliki makna yang tersirat. Pemilihan kata-kata agak tingkat dewa, jadi kalau hanya mendengar satu kali masih sedikit bingung maksud dari lagunya. Misalnya di lagu Bunga Sakura dari JKT48 pada lirik "...Sampai tujuan yang Aku ingin, langit biru menunggu diriku, mana yang lebih dulu memutuskan kita, bagaimana pun juga boleh..." Maksud dari penggalan lirik itu, kurang lebih kita harus mengusahakan berbagai cara untuk meraih impian. Kalau tidak salah lagu itu menceritakan seseorang yang bertekad bisa menyusul orang yang sudah sukses lebih dulu. Hanya dianalogikan dengan sekolah, kelulusan kakak kelas, yang lagu tersebut cocok dinyanyikan pada hari perpisahan.

Kemudian kalau ingat lirik lagu dari film kartun Kobo Chan, "Di dunia ini semua hal bisa terjadi, dan apa yang akan terjadi kita tak akan pernah mengetahui... Marilah kita hadapi pasti ada jalan keluar, hari ini entah siapa yang akan bahagia..." Enggak tahu karena level pemikiran anak-anak di Jepang yang lebih dewasa dari kita, atau memang orang Jepang memiliki ciri khas nyiptain lagu dengan lirik yang tidak mudah ditebak maknanya ya? Tapi itu yang menjadi daya tarik dari lagu-lagu yang berasal dari Jepang. Pendengarnya seolah diajarkan memikirkan makna tersirat dari sebuah lagu. Berikut ini lirik lagu yang  berkesan unik dari segi pemilihan kata-katanya.

"....Mungkin seperti perasaan sekuntum bunga saat dia akan mekar..." (Heavy Rotation, JKT48). Tidak terbayang sebelumnya kalau bisa menganalogikan perasaan hati dengan bunga yang mau mekar.

"Bila berjalan, di jalanan panjang adakalanya mobil cipratkan lumpur, kotoran burung tiba-tiba jatuh, adakalanya juga menumpahkan jus..." "....Daripada menangisi kesialan, ayo tertawa..." (Shiroi Shirt, JKT48). kecipratan genangan air, ketiban kotoran burung, numpahin minuman di depan orang banyak, its' real happened in my past time (curcol deh), dan segala jenis hal lain yang membuat kita merasa jadi manusia sial . Tidak perlu malu atau menangisi kesialan, cukup ganti baju (baca: bangkit), tidak usah memperdulikan tatapan/omongan orang lain, tetap semangat meraih masa depan. Ganbatte!

Satu lagi keunikan yang menurut Saya menjadi ciri khas lagu-lagu asal Jepang. Yaitu meminimalkan pengulangan kalimat, kecuali di bagian reff. Jadi misalnya lagunya berdurasi 4 menit, maka bait yang diulang sama persis kata-katanya hanya di bagian reff, dan memungkinkan sekitar tiga sampai empat bait lirik yang berbeda dengan notasi nada sama. Jika kurang yakin silahkan cek di google ya. Sebenarnya masih banyak lagu yang Saya temukan memiliki pemilihan lirik lagu bermakna dalam, tapi tersirat di balik kata-kata yang tidak sembarangan dipilih oleh penciptanya. Tapi sekarang ada yang harus Saya kerjakan jadi cukup sekian ya pembahasan kita tentang keunikan dari lirik lagu-lagu made in Japan. Konnichiwa ^_^.




read more »

Minggu, 20 Januari 2013

My Top 10 Posts

Sekedar iseng melihat daftar peringkat postingan yang sering dikunjungi oleh para peselancar internet yang mampir kemari. Dan ada 10 tulisan yang paling sering dikunjungi, setidaknya sampai detik ini di hari Minggu, tanggal 20 Januari 2013. Bukan untuk pamer, tetapi penulis sebagai admin tunggal blog ini, hanya ingin melakukan brainstroming mencari ide untuk tulisan-tulisan selanjutnya. Mudah-mudahan saat ada yang membaca postingan kali ini, ada juga yang mendapatkan ide baru buat tulisannya (semoga). Walaupun mungkin banyak yang membaca kesepuluh tulisan tersebut merasa terjebak karena ternyata tulisan yang ada tidak sesuai harapan. Setidaknya sedikit banyak kuketahui tren atau kecenderungan kata kunci apa yang banyak diketik oleh semua peselancar dunia maya dari berbagai penjuru dunia. Nah, kalau sudah tahu kata kunci yang banyak dicari, kemungkinan besar kalau kita membuat tulisan menggunakan kata kunci tersebut, pengunjung blog akan meningkat. Alexa rank juga makin bagus (hehe masih newbie, jadi masih penasaran sama si Alexa yang kadang membengkak atau menyusut tanpa kita tahu sebab pastinya). Baiklah, berikut 10 peringkat teratas di http://nilaamalia14888.blogspot.com/. 

213 pageviews. Sesekali mencoba membuat review dari sebuah lagu, dan ternyata tidak semudah saat membaca hasil review dari blogger lain. Nyaris setiap hari ada saja yang mampir ke tulisan yang satu ini, berarti entah dramanya atau lagunya memang disukai banyak orang. Terutama saat demam Korea sedang mewabah seperti sekarang ini. Penulis tidak bisa dikategorikan seorang K-popers atau fanatik dengan musik dari negeri gingseng tersebut. Hanya menyukai K-drama (itu pun belum sampai tahap fanatik) yang ceritanya menarik dan mengajarkan banyak hal positif. Setelah menonton dramanya, barulah menyukai lagu temanya yang biasanya benar-benar mengandung arti cukup dalam sesuai jalan cerita drama. So, it's start from the story to the song.

147 pageviews. Berawal dari sikap heran dan penasaran bagaimana sebuah girlband (itu dulu, sebelum tahu kalau istilah untuk JKT48 bukan girlband tapi Idol Group) beranggotakan lebih dari 20 orang, dan punya begitu banyak fans yang didominasi kaum Adam. Ternyata lirik lagunya cukup membuatku tertarik, dan mengakui kualitas mereka dari segi lagu dan suara (not to their fashion style *_*). Seperti dugaanku, banyaknya jumlah pengunjung di tulisan ini, tidak terlepas dari banyaknya jumlah fans JKT48 yang selalu ingin mengetahui perkembangan idola mereka. Tapi apa mau dikata, Aku bukanlah seorang yang fanatik berlebihan jika menyukai sesuatu hal, jadi belum bisa menghasilkan tulisan lagi berkaitan dengan JKT48. Maybe next time. or maybe never write it again. Who knows?

94 pageviews. Diawali dari sebuah tema yang diberikan oleh panitia penyelenggara kompetisi blog. Pada masa kompetisi berlangsung, kemungkinan besar pengunjung adalah sesama peserta kompetisi yang ingin sekedar mengetahui tulisan peserta lainnya. Sama sepertiku yang selalu ingin tahu tulisan blogger lain yang menulis dengan tema sama, untuk mengetahui kekurangan dari tulisanku, dan belajar dari tulisan orang lain. Seiring dengan berakhirnya kompetisi tersebut, ternyata tidak membuat tulisan ini kehilangan pembaca. Karena kita ketahui bahwa batik merupakan salah satu aset budaya Indonesia, yang tidak akan lekang tergerus zaman. Selalu akan ada yang ingin mencari tahu dan mempelajari semua tentang batik, meski hanya lewat media internet. Jadi inilah sebabnya tulisan bertema batik ini menempati urutan ketiga dari seluruh total tulisan yang ada di blogku.

59 pageviews. Ini hanya sedikit coretan hati sekaligus opini yang terinspirasi dari sebuah drama Korea (lagi-lagi masih tentang Korea ^_^) berjudul New Heart. Begitu pentingnya sebuah organ tubuh bagi mereka yang membutuhkan, di saat organ tubuh kita dianggap sudah tidak berarti jika kita meninggal kelak. Tentang bagaimana sebuah organ bisa membuat seseorang mendapat kesempatan hidup dengan baik. Berdasarkan informasi dari traffic source di statistik blog, mereka yang mampir ke tulisan ini mencari informasi dengan kata kunci berkaitan dengan: donor organ, dunia kedokteran, dan drama korea.

45 pageviews. Sekedar ingin menulis sedikit tentang telepati, yang ternyata tidak jarang peselancar dunia maya yang juga tertarik dengan telepati. Mungkin sekedar penasaran, iseng, atau mereka yang benar-benar ingin mempelajarinya untuk berbagai kebutuhan. Kalau ada yang merasa itu sesuai yang Anda pikirkan, jangan khawatir. Daku tidak mampu melakukan telepati kok, cuma sotoy alias sok tahu :).

35 pageviews. Memang zaman sudah moderen, tetapi namanya orang Indonesia yang terkenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kata orang tua atau nenek moyangku seorang pelaut (ngawur deh), berbagai mitos pun tidak benar-benar hilang sepenuhnya dari kehidupan saat ini. Hanya mencoba membahas keterkaitan mitos dengan apa-apa yang pernah kualami dalam hidup. Percaya tidak percaya. Believe it or not? It's up to you.

28 pageviews. Ternyata kreatifitas itu bukan mutlak dikatakan sebagai bakat bawaan lahir. Buktinya keadaan terdesak mampu membuatku mendadak (terpaksa) mengkreatifkan diri semaksimal mungkin. Terlebih saat itu jika menghadapi seorang balita (sedangkan diri belum berpengalaman menjadi seorang ibu) anak orang lain (bukan anak ibu sendiri alias adik kandungku).

18 pageviews. Menceritakan sedikit tentang salah satu hobiku, dan belajar menuliskan resep suatu hasil karya memasak. Ternyata tidak gampang menceritakan urutan proses memasak, karena salah sedikit bisa membuat orang salah paham dan akhirnya makanan atau minuman yang dihasilkan nanti tidak sesuai harapan. Biasanya sih (berdasarkan kebiasaanku juga), banyak orang yang searching resep masakan di akhir pekan atau masa-masa liburan. Jadi kalau di akhir pekan bingung mau update tulisan apa di blog, coba saja menuliskan tentang resep favorit Anda. Apalagi kalau resepnya punya sesuatu yang lain daripada yang lain, jangan ragu untuk berbagi lewat blog.

18 pageviews. Siapa sih yang tidak kenal dengan Mbak Asma Nadia? Buat yang suka dunia membaca dan menulis, pasti mengetahui dan menggemari karya-karya beliau. Bahkan beberapa cerpenya sudah diangkat ke layar lebar. Beliau adalah sosok penulis yang menginspirasiku untuk belajar menulis, menulis, dan menulis. Banyak amat kata menulis-nya? Bukan apa-apa, karena memang pada dasarnya kalau ingin menjadi seorang penulis, ya itu tadi langsung praktek menulis, menulis, dan menulis. Jadi kuawali dari sebuah blog inilah, media tempatku menulis, menulis, dan menulis (hehe ngeles nih, bilang aja udah bingung mau nulis apa lagi).

16 pageviews. Keberadaan tulisan ini di peringkat 10, sangat diluar dugaan. Karena ini hanya sebuah cerita aneh yang berefek traumatis padaku di masa lalu. Mungkin karena ada kata-kata lipstik ya, sebagai salah satu benda yang identik dengan kecantikan wanita. Dari zaman Cleopatra sampai zamannya Kate Middleton (apa hubungannya ya?), kecantikan fisik selalu dianggap penting oleh mayoritas wanita di seluruh dunia. Sekalipun ada seorang cewek tomboy nan cuek sama penampilannya, suatu saat bisa saja menjadi manusia yang paling khawatir sama penampilannya. Terutama kalau sudah terserang si virus merah jambu tapi jelas bukan jatuh hati kepada Marmut Merah Jambu (hehe peace ya Bang Raditya Dika...), tetap suka sesama manusia.

Itulah kesepuluh postingan paling sering dikunjungi (selama enam bulan umur si blog) di sini. Mau lanjut ke lokasi, ya silahkan... Tidak dipungut biaya kok. Mau langsung keluar dari blog ini karena udah mual baca tulisanku, jangan ragu-ragu muntahin aja sekarang (ga bakal ngotorin halaman "rumah blogku" kan?). Terima kasih sudah mau mampir dan membaca tulisan-tulisan aneh nan (memaksa) unik ini. Have a nice day ^_^.
read more »