Jumat, 14 Juni 2013

Aneka Buah Obat (Lengkeng)


25.
LENGKENG

Lengkeng atau yang dikenal dengan nama Kelengkeng, berasal dari daratan Cina. Buah ini masih satu famili dengan Rambutan dan Leci. Dimocarpus longan atau Euphoria longan adalah nama ilmiah untuk buah yang disebut dengan mata kucing, dan long yan rou (mata naga yang tajam) dalam Bahasa Cina. Lengkeng dapat diolah menjadi buah yang dikalengkan atau dijadikan campuran dalam minuman atau makanan seperti es buah, agar-agar, dan puding.

Lengkeng memiliki khasiat 3M, yaitu Menyegarkan, Menyehatkan, dan Menyembuhkan. Selain buahnya, bagian biji, daun, dan akar tanaman Lengkeng memiliki manfaat untuk menyembuhkan beberapa penyakit dan gangguan kesehatan tertentu, di antaranya yaitu:

1)      Obat penenang alami (mengatasi gelisah, sulit konsentrasi, dan insomnia).
Saraf yang tegang akibat stres dan tekanan yang dialami, seringkali menyebabkan seseorang menjadi gelisah, sulit berkonsentrasi, dan gangguan tidur (insomnia) yang dapat menurunkan produktivitas dan kesehatan. Tidak sedikit mereka yang tergantung pada obat penenang untuk mengatasi masalah tersebut. Padahal penggunaan obat penenang dalam jangka waktu yang lama bukan mengatasi masalah, tetapi berdampak buruk pada kesehatan. Buah Lengkeng dapat menjadi penenang alami. Hal ini dikarenakan fungsi berbagai senyawa fitokimia dalam Lengkeng yang dapat mengendurkan saraf.

2)      Mengobati luka bakar.
Kulit Lengkeng dibakar sampai menjadi arang, kemudian ditumbuk dan campurkan dengan minyak tung (sejenis minyak dalam pengobatan Cina). Bubuhkan campuran obat tersebut pada bagian yang sakit (terbakar).

3)      Mengobati luka luar.
Kecelakaan atau terluka pada bagian luar (kulit) terkadang tidak kunjung sembuh, bahkan terkadang menjadi luka yang disebut borok. Bagian kulit dan biji Buah Kelengkeng bisa membantu mengobatinya. Caranya dengan membakar sedikit kulit atau biji Lengkeng, sampai gosong seperti arang, Kemudian tumbuk hasil pembakaran tersebut, lalu dicampur dengan minyak zaitun dan dibubuhkan di bagian yang luka.
Sedangkan di Vietnam gigitan ular berbisa dapat diatasi dengan bagian bijinya. Biji Lengkeng yang dimemarkan diyakini dapat menyerap bisa ular, sehingga dapat menyelamatkan seseorang dari kematian. Lain lagi di Cina, untuk menghentikan perdarahan, biji Lengkeng dibuat menjadi minyak.

4)      Mencegah anemia.
Buah Lengkeng mengandung 0,5 mg zat besi dalam setiap 100 gram daging buahnya. Zat besi dapat mencegah seseorang terkena Anemia akibat defisiensi zat besi (Fe).

5)      Mengatasi rasa lemah/pemulihan dari sakit.
Kandungan air dan vitamin C yang tinggi pada Lengkeng dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini sangat cocok untuk seseorang yang sedang sakit atau dalam masa penyembuhan. Selain itu karbohidrat yang didapat dari 100 gram daging buahnya mencapai 93% dari total keseluruhan zat gizi yang dikandungnya. Oleh karena itu mengkonsumsi Buah Lengkeng akan memberikan tenaga yang cukup sehingga lemah dan lesu akan hilang.
Caranya sangat mudah, hanya dengan memakan 250 gram daging buah lengkeng atau sekitar 25 – 30 butir setiap harinya. Mengkonsumsinya dapat dibagi ke dalam tiga kali waktu makan.

6)      Penambah nafsu makan.
Nafsu makan dapat ditingkatkan dengan memakan 60 gram buah Lengkeng (± 6 – 8 butir), dua kali sehari yaitu saat pagi dan malam hari.

7)      Membersihkan rambut.
Mengandung senyawa saponin dan lemak, yang menyerupai sabun sehingga dapat dijadikan bahan pembuat sampo.

Setiap buah dan sayur memiliki kandungan ethanol (salah satu unsur alkohol), meski kadar alkoholnya berbeda-beda. Lengkeng termasuk salah satu buah yang mengandung kadar alkohol tinggi (ukuran  buah-buahan), maka sebaiknya tidak mengkonsumsinya secara berlebihan karena akan memabukkan. Buah lainnya yang juga mengandung alkohol cukup tinggi adalah Durian dan Nangka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar